Babinsa Jatibanteng Dampingi Posyandu Balita, Perkuat Sinergi TNI dan Warga Cegah Stunting di Situbondo
SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.com – Upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan anak terus dilakukan di berbagai wilayah Kabupaten Situbondo. Salah satunya melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Balita yang digelar di Desa Curahsuri, Kecamatan Jatibanteng, Senin (23/6/2025). Kegiatan ini mendapat dukungan langsung dari Babinsa Koramil 0823/14 Jatibanteng, Serda Anang Hudiono, yang aktif mendampingi proses pelayanan.
Bertempat di RT 02 RW 02 Kampung Curahsuri Atas, kegiatan Posyandu ini diikuti oleh puluhan balita beserta orang tua mereka. Layanan yang diberikan mencakup penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi, dan distribusi vitamin A, sebagai langkah penting untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.
Peran Aktif Babinsa dalam Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Keterlibatan Serda Anang dalam kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga dukungan moral dan motivasi kepada para kader kesehatan dan warga. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk mendeteksi secara dini masalah kesehatan balita, sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat di tingkat desa.
“Kami dari TNI, khususnya Koramil Jatibanteng, siap mendukung kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang menyangkut hajat hidup masyarakat. Posyandu ini adalah bagian dari ikhtiar kita semua untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat dan bebas dari stunting,” ujar Serda Anang Hudiono.
Posyandu Jadi Garda Terdepan Cegah Stunting
Kegiatan Posyandu telah lama menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Melalui keterlibatan berbagai unsur mulai dari kader desa, petugas Puskesmas, hingga TNI, kegiatan ini terus digalakkan demi mewujudkan generasi sehat, kuat, dan cerdas.
Menurut salah satu petugas kesehatan yang hadir, Posyandu rutin bukan hanya wadah pelayanan, tetapi juga edukasi bagi para ibu tentang gizi, imunisasi, dan pola asuh anak. Dengan pemantauan rutin, setiap perkembangan balita dapat dievaluasi dan diintervensi lebih awal jika ditemukan kelainan pertumbuhan.
“Cegah stunting itu dimulai dari langkah-langkah kecil seperti menimbang dan mengukur balita setiap bulan. Dukungan dari Babinsa tentu sangat membantu karena memperkuat semangat warga untuk datang dan mengikuti Posyandu,” kata petugas Puskesmas Curahsuri.
TNI dan Masyarakat Bersinergi untuk Masa Depan Anak Bangsa
Kehadiran TNI dalam program sosial seperti Posyandu menjadi bukti nyata peran Babinsa dalam membina wilayah binaan secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga aspek sosial dan kesehatan masyarakat.
Serda Anang berharap ke depan, semakin banyak masyarakat yang aktif datang ke Posyandu dan peduli terhadap perkembangan anak-anak mereka, agar kasus stunting bisa ditekan secara signifikan di Kabupaten Situbondo. (*)

0 Komentar