Dispora Kaltim Sosialisasi Pengelolaan Kepemudaan di Mahulu

Featured Image

Kegiatan Sosialisasi Peningkatan Manajemen Kepemudaan di Mahakam Ulu

Kegiatan sosialisasi peningkatan manajemen kepemudaan yang digelar di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapabilitas dalam manajemen kepemudaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong kualitas kepemudaan di daerah tersebut.

Yason Liah, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Dispora) Mahakam Ulu, menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan indeks pembangunan kepemudaan. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan langkah nyata untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Menurut Yason, kegiatan ini akan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk bersaing dan berkontribusi secara optimal dalam pembangunan daerah dan provinsi. Ia juga mengungkapkan harapan agar semangat peningkatan kepemudaan dapat dibawa ke Mahakam Ulu, sehingga daerah ini bisa ikut terdongkrak dalam indeks pembangunan pemudanya.

Potensi Besar Mahakam Ulu sebagai Agen Perubahan

Mahakam Ulu memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam pembangunan. Dengan meningkatkan kreativitas dan keterampilan pemuda, masyarakat Mahakam Ulu bisa diberdayakan secara positif. Ia menilai bahwa kualitas hidup masyarakat akan meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak pada Provinsi Kalimantan Timur dan Indonesia secara keseluruhan.

Melalui sosialisasi ini, peserta akan membahas berbagai strategi dan langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas diri. Pembahasan tersebut diharapkan berdampak langsung pada peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). Dispora Mahakam Ulu memiliki komitmen untuk mengatur program peningkatan wawasan dan pengetahuan pemuda yang berguna untuk diimplementasikan di daerah.

Diskusi dan sesi berbagi pengalaman bersama narasumber dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim menjadi salah satu agenda penting dalam kegiatan ini. Yason menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemuda untuk menciptakan perubahan nyata di masyarakat. Ia percaya bahwa pemuda Mahakam Ulu memiliki semangat besar untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Target 1.200 Pemuda di Seluruh Kalimantan Timur

Sub Koordinator Organisasi dan Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur, M. Fahrian Nur, menjelaskan bahwa kegiatan kepemudaan di Mahakam Ulu merupakan bagian dari rangkaian 10 kegiatan di 10 kabupaten/kota se-Kaltim. Setiap kegiatan dilaksanakan di ibu kota kabupaten/kota masing-masing, dan kali ini berlangsung di ibu kota Kabupaten Mahakam Ulu.

Fahrian menyebutkan bahwa target peserta dalam kegiatan ini adalah sebanyak 1.200 pemuda di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Namun hingga saat ini, target tersebut masih belum tercapai. Menurutnya, kendala tersebut disebabkan oleh perbedaan karakteristik di masing-masing daerah.

Peserta yang mendominasi kegiatan berasal dari organisasi kepemudaan PMII, MI, organisasi sekolah OSIS, serta Pramuka. Kehadiran narasumber yang berasal langsung dari pelaku organisasi menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta. Mereka bisa langsung bertanya dan berdiskusi tentang problem-problem yang mereka alami selama berorganisasi.

Pentingnya Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah

Fahrian menegaskan pentingnya peran anak muda dalam organisasi sebagai bagian dari upaya membangun daerah. Ia ingin menumbuhkan rasa ingin berorganisasi di kalangan pemuda Kaltim, karena para pemimpin besar negeri ini sebagian besar berasal dari organisasi.

Pihaknya berharap kegiatan ini dapat mendorong pemuda untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan melalui pembelajaran dan pelatihan manajemen organisasi kepemudaan. Pemuda adalah aset bangsa yang berharga, karena pemimpin di masa depan adalah anak-anak muda kita saat ini.

Dispora Kaltim membekali para pemuda dengan keterampilan dan wawasan yang diperlukan dalam organisasi kepemudaan. Tujuannya, mengembangkan kemampuan dan keterampilan kepemimpinan pemuda agar dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Selain itu, pihaknya mendorong terbentuknya organisasi kepemudaan yang solid dan berdaya saing tinggi, sehingga mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Fahrian juga menegaskan pentingnya mewujudkan kemampuan dan kemantapan dalam berorganisasi. Ia berharap dengan program ini, lahir generasi muda yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dan komitmen pada kemajuan Kalimantan Timur.

0 Komentar