Daftar Peringkat Jalur Pendakian Gunung Indonesia, Mulai dari Grade I hingga V!

Featured Image

Panduan Jalur Pendakian Gunung di Indonesia

Kementerian Kehutanan telah merilis panduan terkait jalur pendakian gunung di Indonesia. Panduan ini dibuat berdasarkan tingkat risiko masing-masing jalur pendakian yang ada di Taman Nasional (TN) dan Taman Wisata Alam (TWA). Tujuan dari panduan ini adalah untuk membantu para pendaki memilih jalur yang sesuai dengan pengalaman dan kemampuan mereka.

Pemeringkatan jalur pendakian dibagi menjadi lima kategori, mulai dari grade I hingga grade V. Setiap grade menunjukkan tingkat kesulitan dan risiko yang berbeda-beda. Berikut penjelasan lengkap mengenai setiap kategori:

Grade I: Sangat Mudah

Jalur ini cocok bagi pendaki pemula yang belum memiliki pengalaman mendaki. Beberapa jalur yang termasuk dalam grade I antara lain:

  • Gunung Bromo, Jalur Pura – Puncak (TN Bromo Tengger Semeru)
  • Gunung Permisan/Bukit Nenek, Jalur Desa Gudang (TWA Gunung Permisan)
  • Lembah Ramma, Jalur Lembanna (TWA Malino)
  • Danau Slank – Lembah Ramma, Jalur Lingkungan Panaikang (TWA Malino)

Grade II: Mudah

Grade ini juga cocok untuk pendaki pemula atau yang memiliki sedikit pengalaman. Contoh jalur dalam kategori ini meliputi:

  • Gunung Ambang, Jalur Bongkudai (TWA Malino)
  • Gunung Tandikat, Jalur Singgalang Ganting – Puncak (TWA Singgalang Tandikat)
  • Gunung Kondo, 7 Summits Sembalun (TN Gunung Rinjani)
  • Gunung Batur, Jalur Purijati – Puncak (TWA Gunung Batur Bukit Payang)
  • Gunung Ijen, Jalur Paltuding – Puncak (TWA Kawah Ijen)

Grade III: Menengah

Untuk jalur dengan tingkat menengah-sulit, pendaki diharapkan memiliki pengalaman mendaki di jalur dengan grade lebih rendah. Contoh jalur dalam kategori ini adalah:

  • Gunung Marapi, Jalur Aie Angek – Puncak (TWA Gunung Marapi)
  • Gunung Singgalang, Jalur Pandai Sikek – Puncak (TWA Singgalang Tandikat)
  • Gunung Kerinci, Jalur Kersik Tuo (TN Kerinci Seblat)
  • Gunung Merbabu, Jalur Wekas – Puncak (TN Gunung Merbabu)
  • Gunung Ciremai, Jalur Linggarjati – Puncak (TN Gunung Ciremai)

Grade IV: Sulit

Jalur dalam kategori ini membutuhkan pengalaman yang lebih tinggi dan persiapan yang matang. Beberapa contohnya adalah:

  • Gunung Rinjani, Jalur Tetebatu – Puncak (TN Gunung Rinjani)
  • Gunung Kerinci, Jalur Camping Ground Bukit Bontak Solok Selatan (TN Kerinci Seblat)
  • Gunung Semeru via Jalur Ranupane – Puncak (TN Bromo Tengger Semeru)
  • Gunung Argopuro, Jalur Baderan – Puncak – Bermi (Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang)

Grade V: Sangat Sulit

Jalur ini hanya disarankan bagi pendaki yang sangat berpengalaman. Contoh jalur dalam kategori ini meliputi:

  • Gunung Trikora, Jalur Habema – Puncak (TN Lorentz)
  • Gunung Carstensz Pyramid, Jalur Lembah Kuning – Puncak (TN Lorentz)
  • Gunung Leuser, Jalur Blangkejeren (TN Gunung Leuser)

Dengan adanya panduan ini, calon pendaki dapat memilih jalur yang sesuai dengan tingkat kemampuan mereka. Hal ini akan memastikan perjalanan pendakian berjalan lancar dan mengurangi risiko yang mungkin terjadi selama perjalanan. Pastikan untuk memperhatikan informasi yang diberikan sebelum memulai pendakian.

0 Komentar