
Kebaikan yang Ditinggalkan oleh Mpok Alpa
Mpok Alpa, seorang komedian yang dikenal dengan gaya bicaranya yang khas Betawi, meninggal dunia pada Jumat (15/8/2025) di usia 38 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman-teman dekat, serta para penggemarnya. Namun, kebaikan yang ia tinggalkan masih terasa hingga saat ini, terutama oleh warga sekitar tempat tinggalnya.
Sosok yang Ramah dan Dermawan
Warga sekitar rumah Mpok Alpa mengenalnya sebagai sosok yang sangat ramah dan dermawan. Meski bekerja sebagai artis, ia tetap meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Ia sering membantu orang-orang di sekitarnya, baik dalam bentuk uang maupun bantuan material.
Menurut Rani Widya, sepupu Mpok Alpa yang tinggal di Ciganjur, almarhumah adalah sosok yang sangat pemurah. “Dia baik banget. Duit semua dibagi rata. Semua juga orang lewat dia mah dibagiin semua,” kata Rani di rumah duka di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (15/8/2026).
Selain itu, tetangga lain seperti Rohani juga menyampaikan bahwa Mpok Alpa kerap membagikan sembako menjelang Lebaran. “Kalau mau Lebaran tuh dia ngasih di kardus. Bagi-bagi sembako, sekeluarga nganter-nganter juga. Lakinya, anaknya,” tutur Rohani.
Bantuan Nyata untuk Lingkungan
Salah satu bentuk kebaikan yang paling berkesan adalah ketika Mpok Alpa memberikan ambulans untuk masjid di lingkungan tempat tinggalnya. Rohani mengisahkan bahwa niat mulia ini sudah muncul sejak awal Mpok Alpa berkarier sebagai penyanyi dangdut dari panggung ke panggung.
“Emaknya ngomong begitu... 'Biarin Nina saja nyanyi apa kek, yang penting katanya nanti bisa beli ambulans.' Ya Allah, bener doa dia tuh,” kenang Rohani.
Tidak hanya itu, Mpok Alpa juga dikenal ramah dan tidak segan meminjamkan lahan di depan rumahnya untuk kepentingan warga, seperti acara 17 Agustus atau kegiatan RT. “Dia mah baik. Dia mah nggak sombong,” kata Anah, tetangganya.
Perjuangan Melawan Penyakit
Mpok Alpa meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker payudara. Menurut Irfan Hakim, kondisi kesehatan Mpok Alpa mulai menurun sejak dirinya hamil. Ia sempat mengeluh sakit dan setelah diperiksa, diketahui mengidap penyakit serius, yakni kanker.
Meski tengah mengandung, Mpok Alpa menjalani perawatan intensif, termasuk melakukan perjalanan bolak-balik ke Malaysia demi mendapatkan pengobatan. “Dalam kondisi hamil, Mpok Alpa mengeluh sakit. Setelah diperiksa, ternyata sakitnya parah, Pengobatan sudah dilakukan sejak hamil, bahkan sampai bolak-balik ke Malaysia,” ujar Irfan.
Perkenalan dengan Publik
Mpok Alpa dikenal publik lewat video curhatannya yang viral di media sosial. Video tersebut merujuk pada curhatan seorang istri yang ingin diajak ke salah satu minimarket, yakni Alfamart. Logat unik Melayu Betawi yang digunakan Mpok Alpa membuat video menarik dan mengundang tawa.
Sejak saat itu, kariernya di dunia hiburan Indonesia kian melambung. Ia tampil di banyak acara TV sebagai presenter. Karakteristiknya yang jenaka dan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos membuatnya menjadi favorit di kalangan penonton.
Persemayaman di Pemakaman Keluarga
Kini, jenazah Mpok Alpa telah dimakamkan di pemakaman keluarga di Kujaran, Kampung Setu, Ciganjur. Diketahui bahwa Mpok Alpa memiliki nama asli Nina Carolina. Ia lahir pada 12 Maret 1987 dan meninggal dunia di usia 38 tahun.
Para rekan artis dan penggemar pun ramai menyampaikan belasungkawa di media sosial. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia hiburan Indonesia. Namun, kebaikan yang ia tinggalkan akan selalu dikenang oleh siapa saja yang pernah berkenalan dengannya.
0 Komentar