Kolaborasi Jason Ranti dan Dongker, Kecelakaan Artistik Jadi Album

Featured Image

Kolaborasi Unik antara Jason Ranti dan Dongker dalam Album 'I Don’t Know and I Dongker'

Kolaborasi yang tidak terduga antara solois Jason Ranti dan band punk Dongker akhirnya menghasilkan album yang dinantikan oleh banyak penggemar musik. Album berjudul "Jason Ranti: I Don’t Know and I Dongker" resmi dirilis setelah proses kreatif yang penuh dengan kejutan dan kekayaan seni.

Proyek ini awalnya diumumkan dua bulan lalu, dan sejak saat itu, kolaborasi lintas genre tersebut menarik perhatian publik. Banyak orang penasaran bagaimana Jason Ranti, yang dikenal dengan gaya folk-nya, bisa bekerja sama dengan Dongker, yang memiliki ciri khas musik punk dengan tempo cepat dan distorsi. Namun, ternyata, keunikan inilah yang menjadi daya tarik utama dari album ini.

Mimpimu Bertemu Dengan Mimpi Kami

Album ini bukan hanya sekadar karya musik, tetapi juga representasi dari mimpi, kegelisahan, dan cinta yang bertemu di Bandung. Kedua belah pihak tidak hanya menyatukan suara mereka dalam musik, tetapi juga memadukan visi dan filosofi seni yang saling melengkapi.

Menurut Arno dari Dongker, kolaborasi ini terjadi secara alami dan spontan. “Ini adalah kecelakaan artistik yang akhirnya menjadi album,” ujar Arno saat berbicara di Jakarta Selatan. Proses pembuatan album ini pun berlangsung tanpa rencana yang matang, tetapi justru melalui jamming di studio kecil yang membuat karya-karya baru muncul secara alami.

Sejarah Awal yang Menarik

Bagi personel Dongker, Jason Ranti sudah menjadi inspirasi sejak masa kuliah. Delpi, salah satu anggota Dongker, mengungkap bahwa ia pertama kali melihat Jason Ranti saat sedang syuting film Koboy Kampus. Saat itu, ia membantu mengurus izin ruangan untuk keperluan syuting. Sejak saat itu, nama Jason Ranti mulai masuk ke dalam kehidupan mereka, baik sebagai musisi maupun seseorang yang memberikan inspirasi.

Meskipun Jason Ranti pada masa itu belum mengenal Dongker, lagu-lagu mereka seperti "Bertaruh Pada Api" sempat viral di media sosial. Akhirnya, hubungan antara kedua belah pihak terjalin ketika Dongker tampil dalam sebuah festival. Dari sana, niat untuk bekerja sama muncul dan berkembang hingga akhirnya menghasilkan album ini.

Proses Pembuatan yang Unik

Selama proses pengerjaan album, Jason Ranti bahkan berhenti dari kebiasaan meminum alkohol dan menggunakan gawai selama tiga tahun. Hal ini membuat komunikasi antara Jason Ranti dan Dongker sedikit terganggu. Namun, bantuan dari istri Jason Ranti memastikan proyek ini dapat diselesaikan dalam waktu dua bulan.

Selama proses ini, Jason Ranti dan Dongker sering menghabiskan waktu berjam-jam di studio, bahkan dari pagi hingga pagi lagi. Hubungan personal mereka pun semakin kuat, layaknya keluarga atau saudara. “Sering ngobrol soal gambar dan seni,” kata Jason Ranti.

Lagu-Lagu yang Menggambarkan Perasaan

Dalam album ini, terdapat delapan lagu yang menggambarkan tentang seni rupa, kegelisahan, dan romantisme Bandung. Salah satu lagu yang menarik perhatian adalah "Merusak Kesenangan", yang menyematkan nama Jason Ranti dalam liriknya.

Sebelum album dirilis, dua single telah lebih dahulu dirilis, yaitu "Salah Display" dan "Aku Bosan". Kedua lagu ini mendapatkan respons positif dari publik, yang merasa bahwa Jason Ranti dan Dongker berhasil menyatu tanpa kehilangan identitas masing-masing.

Rencana Peluncuran dan Tour

Untuk merayakan peluncuran album "Jason Ranti: I Don’t Know and I Dongker", Jason Ranti dan Dongker akan menggelar showcase dan tur ke beberapa kota besar, termasuk Jakarta, Bandung, Medan, Singapura, dan Malaysia. Album ini akan tersedia di berbagai platform musik digital mulai 22 Agustus 2025.

0 Komentar