BONDOWOSO, GUBUKINSPIRASI.id – Suasana akademik terasa semarak di kampus Pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso pada Jumat–Sabtu, 19–20 September 2025. Kegiatan Matrikulasi Mahasiswa Baru Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Tahun Akademik 2025/2026 resmi digelar dan diikuti penuh antusias oleh para mahasiswa baru.
Selama dua hari, mereka mendapatkan pembekalan akademik dan wawasan visi kampus langsung dari jajaran pimpinan dan dosen. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen penyambutan, tetapi juga gerbang awal kesiapan intelektual untuk menghadapi perkuliahan pascasarjana.
Acara hari pertama dimulai dengan registrasi peserta yang berjalan tertib, dilanjutkan sambutan pembuka oleh Nikmatul Khusna, S.Kom. Sorotan utama datang dari paparan Selayang Pandang Pascasarjana oleh Direktur Pascasarjana, Dr. H. Akhmadi, M.Pd.I, yang menegaskan pentingnya matrikulasi bagi kesiapan mahasiswa.
“Matrikulasi bukan sekadar orientasi, melainkan proses pembekalan awal agar mahasiswa siap secara mental dan akademik menempuh perkuliahan magister,” tegas Dr. Akhmadi, yang disambut tepuk tangan peserta.
Suasana semakin hidup saat Rektor IAI At-Taqwa Bondowoso, Dr. Suheri, S.Pd.I., M.Pd.I, memberikan arahan dengan tema “IAI At-Taqwa: Kampus Santri, Kampus Ber-ISI”. Ia menekankan bahwa studi pascasarjana harus menghasilkan kontribusi nyata.
“Studi pascasarjana bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi tentang kontribusi nyata untuk pendidikan Islam dan masyarakat luas,” pesan Rektor, yang memantik semangat mahasiswa baru.
Materi selanjutnya diisi oleh Dr. Abdul Haq, M.Pd.I, yang mengupas Sistem Perkuliahan Pascasarjana secara detail. Kemudian Dr. Agus Fawait, M.Pd.I, mengajak peserta berdiskusi seputar isu-isu kontemporer dalam Manajemen Pendidikan Islam, memancing antusiasme mahasiswa untuk berpendapat.
Hari kedua matrikulasi tak kalah dinamis. Dr. Wafi Ali Hajjaj, M.Pd.I, membuka sesi dengan pemaparan Dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam, kemudian dilanjutkan oleh Dr. Abdul Goffar, M.Pd.I, yang mengupas konsep kepemimpinan pendidikan Islam disertai contoh-contoh nyata di lapangan.
Sebagai penutup, Joko Sugiarto, M.Pd, memperkenalkan Sistem Pelayanan dan Informasi Terintegrasi (SIPINTER) yang menjadi tulang punggung layanan akademik Pascasarjana IAI At-Taqwa. Para mahasiswa juga diminta memutakhirkan data akademik mereka secara langsung melalui sistem tersebut.
Prosesi shalat dhuhur berjamaah dan pengukuran jas almamater menjadi simbol resmi bergabungnya mahasiswa baru dalam keluarga besar Pascasarjana IAI At-Taqwa Bondowoso. Momen tersebut menandai awal perjalanan mereka sebagai calon pemimpin pendidikan Islam yang tangguh.
Kegiatan matrikulasi ini diharapkan mampu membekali mahasiswa baru dengan pemahaman yang komprehensif tentang sistem perkuliahan, riset, pengabdian masyarakat, dan nilai kepemimpinan. Dengan bekal tersebut, Pascasarjana IAI At-Taqwa terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Islam dan masyarakat global. (*)
*) Pewarta: Miftahorrahman

0 Komentar