Batuud Koramil Mangaran Hadiri Haul dan Haflatul Imtihan Ponpes Misykatul Ulum, Perkuat Silaturahmi TNI dan Ulama

SITUBONDO – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kehadiran Batuud Koramil 0823/04 Mangaran, Peltu Sukardi, dalam kegiatan Haul dan Haflatul Imtihan Yayasan Pondok Pesantren Misykatul Ulum. Kegiatan keagamaan tersebut digelar di Desa Sekarputih, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, pada Minggu malam (1/2/2026).

Acara yang berlangsung khidmat di halaman Yayasan Ponpes Misykatul Ulum ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi keagamaan antara aparat kewilayahan, ulama, santri, dan masyarakat. Kegiatan dimulai pukul 18.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 22.30 WIB, dengan dihadiri kurang lebih 200 jamaah dari berbagai unsur masyarakat.

Haul dan Haflatul Imtihan tersebut dipimpin oleh penanggung jawab kegiatan, Nur Salim Sabar, S.Pd.I. Selain menjadi ajang mengenang jasa para pendiri dan leluhur pesantren, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus syukuran atas capaian pendidikan santri Pondok Pesantren Misykatul Ulum.

Sejumlah tokoh ulama dan habaib turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya KHR. Ach. Azaim Ibrahimy, S.Sy., M.H, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo. Hadir pula para kiai, habaib, tokoh agama, unsur Forkopimcam Mangaran, aparat kepolisian, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta jamaah pengajian dari Desa Sekarputih dan wilayah sekitarnya.

Kehadiran Peltu Sukardi dalam kegiatan tersebut mencerminkan peran aktif TNI AD, khususnya aparat teritorial, dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Melalui pendekatan yang humanis dan dialogis, TNI terus berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen bangsa, termasuk kalangan ulama dan pesantren.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan sholawat yang dilantunkan oleh Jami’atul Hadrah Nasimil Washli. Suasana religius semakin terasa saat acara dilanjutkan dengan pembukaan, pembacaan Surah Yasin dan tahlil, serta penampilan santri dan dewan guru Madrasah Tsanawiyah Misykatul Ulum yang menampilkan kreativitas dan capaian pendidikan para santri.

Puncak acara diisi dengan mauidlotul hasanah yang disampaikan oleh KHR. Ach. Azaim Ibrahimy. Dalam tausiah yang disampaikannya, beliau menekankan pentingnya keikhlasan dalam menuntut ilmu serta istiqomah dalam mengamalkannya. Ia juga mengingatkan para santri tentang pentingnya adab kepada guru dan orang tua sebagai fondasi utama keberkahan ilmu.

“Ilmu yang bermanfaat lahir dari niat yang lurus, adab yang dijaga, dan kesungguhan dalam mengamalkannya. Santri harus memiliki tekad kuat untuk menjadi pribadi yang berakhlak dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesan KHR. Ach. Azaim Ibrahimy di hadapan para jamaah.

Secara terpisah, Peltu Sukardi menyampaikan bahwa kegiatan Haul dan Haflatul Imtihan ini memiliki makna strategis dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, pesantren memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan cinta tanah air.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya mengenang jasa para pendiri pesantren, tetapi juga memperkuat ukhuwah islamiyah dan persatuan. Bagi kami sebagai aparat kewilayahan, ini sejalan dengan tugas TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjalin kedekatan dengan seluruh komponen bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI, ulama, santri, dan masyarakat merupakan modal sosial yang penting dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah, khususnya di Kabupaten Situbondo yang dikenal dengan kehidupan sosial dan religius yang kuat.

Kegiatan Haul dan Haflatul Imtihan Ponpes Misykatul Ulum ditutup dengan doa bersama. Selama acara berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Antusiasme jamaah mencerminkan kuatnya nilai religius dan semangat kebersamaan masyarakat Desa Sekarputih dalam menjaga tradisi keagamaan dan pendidikan pesantren. (*)

0 Komentar