Babinsa dan Forkopimca Situbondo Tanam Bibit Padi, Uji Pupuk Biotron untuk Perkuat Ketahanan Pangan


SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id
- Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan di Kabupaten Situbondo melalui kolaborasi lintas sektor. Babinsa Koramil 0823/01 Kota, Serda Riko, bersama unsur Forkopimca dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) melaksanakan penanaman bibit padi sekaligus uji coba pupuk Biotron di area persawahan Dusun Lugundang, Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, Kamis (26/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara aparat TNI, pemerintah kecamatan, dan tenaga penyuluh pertanian dalam mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian. Selain penanaman padi, uji coba penggunaan pupuk Biotron juga dilakukan sebagai langkah inovatif untuk meningkatkan kualitas hasil panen petani.

Dalam kegiatan itu, Babinsa bersama petani turun langsung ke sawah melakukan proses tanam padi secara manual. Kehadiran aparat TNI di tengah petani menjadi bentuk nyata dukungan terhadap sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat desa.

Serda Riko mengatakan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami hadir untuk mendampingi petani sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi pertanian yang lebih modern. Dengan begitu, diharapkan hasil panen bisa meningkat dan kesejahteraan petani juga ikut terangkat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan penyuluh pertanian sangat penting dalam menghadapi tantangan sektor pertanian, termasuk perubahan iklim dan keterbatasan lahan.

Sementara itu, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) menjelaskan bahwa pupuk Biotron yang diuji coba dalam kegiatan tersebut memiliki sejumlah keunggulan. Selain mampu meningkatkan kesuburan tanah, pupuk ini juga diklaim dapat mempercepat pertumbuhan tanaman serta meningkatkan kualitas hasil panen.

“Melalui uji coba ini, petani bisa melihat langsung perbandingan hasil penggunaan pupuk Biotron dengan metode konvensional. Harapannya, jika terbukti efektif, penggunaan pupuk ini bisa diterapkan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Para petani yang terlibat dalam kegiatan tersebut menyambut baik inovasi yang diperkenalkan. Mereka berharap adanya pendampingan berkelanjutan dari Babinsa dan penyuluh pertanian agar mampu meningkatkan hasil produksi secara signifikan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi petani dalam mengenal teknologi pertanian yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan pupuk yang tepat diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjaga kualitas tanah dalam jangka panjang.

Selain itu, langkah ini dinilai strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah. Dengan peningkatan produktivitas pertanian di tingkat desa, diharapkan ketersediaan pangan dapat terjaga secara berkelanjutan.

Peran aktif Tentara Nasional Indonesia melalui Babinsa dalam mendampingi petani juga menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di sektor nonmiliter, khususnya di bidang pertanian.

Melalui kegiatan penanaman bibit padi dan uji coba pupuk Biotron ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan hasil pertanian di wilayah Situbondo. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan pertanian yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.

Dengan sinergi yang terus terjalin antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, sektor pertanian di Situbondo diharapkan semakin maju dan mampu menjadi penopang utama ketahanan pangan di daerah.

0 Komentar