Babinsa Koramil Besuki Turun ke Sawah Dampingi Petani, Perkuat Ketahanan Pangan di Situbondo

SITUBONDO – Peran TNI tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan wilayah. Di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, prajurit TNI dari Koramil 0823/11 Besuki turut ambil bagian dalam mendukung sektor pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Hal ini terlihat dari kegiatan yang dilakukan oleh dua Bintara Pembina Desa (Babinsa), yakni Serma Davik dan Serma Rohmadi, yang turun langsung ke sawah mendampingi petani dalam proses tanam padi di Dusun Randu, Desa Jetis, Kecamatan Besuki, Kamis (19/3/2026).

Dalam suasana penuh keakraban, kedua anggota TNI tersebut tampak berbaur dengan para petani. Mereka tidak hanya membantu proses tanam padi, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi agar para petani tetap konsisten mengelola lahan pertanian di tengah berbagai tantangan.

Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Tidak sekadar menjalankan tugas pengamanan wilayah, Babinsa juga berperan sebagai pendamping sekaligus mitra bagi para petani di lapangan.

Serma Davik menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas TNI Angkatan Darat melalui Babinsa dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Pertanian menjadi salah satu sektor penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, kami hadir untuk memberikan dukungan, baik secara moril maupun melalui pendampingan langsung di lapangan,” ujar Serma Davik.

Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa di sektor pertanian diharapkan mampu mendorong produktivitas petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Situbondo.

Sementara itu, para petani di Dusun Randu mengaku merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang aktif mendampingi mereka. Kehadiran aparat TNI di tengah aktivitas pertanian dinilai memberikan semangat tersendiri serta menciptakan rasa kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

Salah seorang petani setempat menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya membantu secara tenaga, tetapi juga memberikan dorongan moral agar para petani tetap optimis dalam meningkatkan hasil panen.

“Dengan adanya pendampingan seperti ini, kami merasa lebih semangat. Harapannya hasil panen ke depan bisa lebih baik,” ungkapnya.

Sinergi antara TNI dan masyarakat ini diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi tersebut, produktivitas pertanian di wilayah Besuki diharapkan meningkat, sehingga mampu berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Kegiatan pendampingan yang dilakukan Babinsa Koramil Besuki ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana peran TNI semakin dekat dengan masyarakat. Tidak hanya hadir dalam situasi darurat, tetapi juga aktif dalam mendukung sektor-sektor strategis yang berdampak langsung pada kehidupan warga.

Dengan adanya keterlibatan berbagai pihak, termasuk TNI, pemerintah, dan masyarakat, upaya mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Situbondo diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. (*)

0 Komentar