Bandara dan Tol Bali Tutup Selama Nyepi

Penutupan Fasilitas Publik Selama Hari Raya Nyepi di Bali

Sejumlah fasilitas publik di Bali akan ditutup selama perayaan Hari Raya Nyepi. Salah satu yang terkenal adalah Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Bandara ini akan menghentikan sementara operasional penerbangan dan kebandarudaraan selama 24 jam.

"Seluruh aktivitas penerbangan komersial reguler di bandara akan dihentikan mulai Kamis, 19 Maret 2026 pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA," kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, pada hari Kamis, 12 Maret 2026.

Selama periode tersebut, tidak akan ada penerbangan reguler yang berangkat maupun mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Notice to Airmen (Notam) nomor A0096 telah diterbitkan oleh Perum LPPNPI/AirNav Indonesia. Penghentian operasional ini telah dikoordinasikan dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan, termasuk maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, serta instansi terkait.

Penghentian sementara operasional bandara selama Nyepi telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Tujuannya adalah untuk mendukung umat Hindu di Pulau Bali dapat melaksanakan rangkaian catur brata penyepian dengan khidmat.

Namun demikian, sejumlah personel bandara tetap bersiaga untuk mendukung kebutuhan operasional penerbangan yang bersifat darurat, seperti penerbangan medis medical evacuation atau penerbangan yang bersifat khusus apabila diperlukan dan telah mendapatkan persetujuan dari otoritas terkait.

Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 440 jadwal penerbangan komersial reguler tidak beroperasi, dengan rincian 231 penerbangan rute domestik dan 209 rute internasional. Selama periode penghentian operasional penerbangan tersebut, direncanakan terdapat 19 pesawat yang akan melakukan remain over night (Ron) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Sesuai jadwal, penerbangan keberangkatan terakhir sebelum penghentian operasional adalah pada Rabu, 18 Maret pukul 23.10 WITA untuk rute domestik, dan Kamis, 19 Maret pukul 01.30 WITA untuk rute internasional. Untuk penerbangan kedatangan terakhir adalah pada pukul Rabu, 18 Maret pukul 23.05 WITA untuk rute domestik, dan pada Kamis, 19 Maret pukul 00.30 WITA untuk rute internasional.

Penerbangan keberangkatan pertama setelah pembukaan kembali operasional dijadwalkan pada Jumat, 20 Maret pukul 07.00 WITA untuk rute domestik dan pukul 08.15 WITA untuk rute internasional. Sementara itu, untuk penerbangan kedatangan pertama adalah pada pukul 08.20 WITA untuk rute domestik, dan pada pukul 07.05 WITA untuk rute internasional.

Penutupan Tol dan Taman Nasional

Selain bandara, beberapa fasilitas publik lainnya juga akan ditutup. Salah satunya adalah Jalan Tol Bali Mandara. Penutupan operasional akan diberlakukan mulai Rabu, 18 Maret pukul 23:00 WITA hingga Jumat, 20 Maret pukul 07:00 WITA.

"Namun demikian, akses jalan tol tetap dapat digunakan untuk kepentingan darurat, seperti kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, maupun kendaraan operasional penting lainnya," kata Direktur Utama PT JBT, I Ketut Adiputra Karang.

Penggunaan jalur tol untuk keperluan tersebut harus disertai pendampingan dari pecalang atau instansi terkait sesuai dengan prosedur yang berlaku. Selama penutupan, petugas tol akan tetap siaga guna memastikan layanan tetap berjalan sesuai standar operasional.

Penutupan Kebun Wisata Alam

Sementara itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Provinsi Bali menginformasikan penutupan sementara kunjungan ke kawasan hutan konservasi pada masa libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

"Penutupan sementara diberlakukan pada empat kawasan Taman Wisata Alam (TWA)," kata Kepala BKSDA Bali, Ratna Hendratmoko.

Empat kawasan TWA yang ditutup sementara, di antaranya TWA Danau Buyan- Danau Tamblingan, di Kabupaten Tabanan, TWA Panelokan, di Kabupaten Bangli, TWA Gunung Batur Bukit Payang, di Kabupaten Bangli, dan TWA Sangeh, Kabupaten Badung, Bali.

Kunjungan di kawasan tersebut ditutup selama 3 hari, yakni sejak Hari Rabu hingga Jumat atau dari tanggal 18 hingga 20 Maret 2026. Kawasan akan dibuka kembali pada Sabtu, 21 Maret 2026 pukul 09.00 WITA.

0 Komentar