Bek Kiri Inter Milan Jadi Incaran Barcelona, Jersey Timnas Indonesia Terbaru

Bek Kiri Inter Milan Jadi Incaran Barcelona, Jersey Timnas Indonesia Terbaru

Berita Sepak Bola Terpopuler: Pemain Inter Milan Diincar Barcelona, Jersey Timnas Indonesia Dirilis, dan Iran Mundur dari Piala Dunia 2026

Bek Kaki Kiri Inter Milan Diincar Barcelona

Pemain belakang andalan Inter Milan, Alessandro Bastoni, kini menjadi incaran utama Barcelona. Klub asal Spanyol tersebut sedang mencari bek tengah yang memiliki kaki kiri untuk memperkuat lini pertahanan mereka menjelang musim panas mendatang.

Bastoni, seorang pemain Italia berusia 26 tahun, dinilai cocok dengan taktik yang diterapkan oleh pelatih Hansi Flick. Keunggulan yang dimiliki Bastoni termasuk kecepatannya, kemampuan membangun serangan dari lini belakang, pengalaman di level internasional, serta kaki kirinya yang ideal untuk peran bek tengah dalam sistem permainan modern.

Sebelumnya, banyak pihak menganggap bahwa merekrut Bastoni akan menjadi tugas yang sangat sulit karena Inter Milan diperkirakan tidak akan melepas salah satu pemain kunci mereka. Namun, laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa Inter kini bersedia mempertimbangkan tawaran untuk Bastoni mulai musim panas mendatang.

Hal ini terjadi karena Bastoni tidak lagi dianggap sebagai pemain yang benar-benar tak tersentuh dalam proyek jangka panjang klub. Saat ini, hanya dua pemain yang benar-benar dianggap tidak dapat dijual oleh Inter, yaitu striker muda Francesco Pio Esposito dan kapten tim Lautaro Martínez.

Sementara itu, Inter disebut terbuka untuk mengumpulkan dana melalui penjualan beberapa pemain bintang lainnya seperti Bastoni atau gelandang Nicolò Barella, tentu dengan syarat ada tawaran yang tepat dan para pemain tersebut juga bersedia untuk hengkang.

Timnas Indonesia Luncurkan Jersey Terbaru

Tim Nasional (Timnas) Indonesia resmi meluncurkan jersey terbarunya. Jersey tersebut diproduksi oleh Kelme dan diluncurkan di Gelora Bung Karno, Plaza Utara, Senayan, Jakarta Pusat, Indonesia, pada Kamis (12/3/2026).

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, turut hadir dalam peluncuran jersey tersebut. Untuk mengenalkan jersey anyar Skuad Garuda ke masyarakat, Kelme menggelar festival bertajuk Leave Your Mark Fest 2026 yang berlangsung pada 12–15 Maret 2026 di Plaza Utara Gelora Bung Karno.

Melalui festival tersebut, para pecinta Timnas Indonesia dapat langsung membeli jersey terbaru yang akan digunakan Skuad Garuda pada FIFA Series di SUGBK pada 27 dan 30 Maret 2026. Saat itu, Erick Thohir memesan delapan jersey Timnas Indonesia, baik jersey home warna merah maupun jersey away berwarna putih.

Erick Thohir baru pertama kali melihat langsung jersey terbaru Timnas Indonesia tersebut. Menurutnya, desain jersey ini merepresentasikan identitas bangsa Indonesia melalui perpaduan warna dan unsur budaya. "Dari perspektif saya, jersey ini mencerminkan warna bangsa kita, merah dan putih, ada nilai-nilai kebudayaan, merah itu kan seperti tenun, ada garis-garisnya," kata Erick Thohir.

Desain jersey merah juga tidak terlihat terlalu ramai sehingga kombinasi warna merah dan putih tetap terlihat seimbang. "Kualitasnya bagus karena ringan," ucapnya. Desain jersey away berwarna putih, menurutnya, juga memiliki detail motif batik yang unik. "Yang putih terlihat polos, tapi ada motif batiknya," ujar Erick Thohir.

3 Calon Pengganti Iran Usai Mundur dari Piala Dunia 2026

Iran memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam kontestasi Piala Dunia 2026. Situasi ini terjadi setelah serangan Amerika Serikat-Israel membuat Iran sedang tidak dalam kondisi ideal mengikuti Piala Dunia 2026.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Olahraga dan Pemuda Iran, Ahmad Donyamali. “Mengingat pemerintah korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak memiliki kondisi yang layak untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia,” ujarnya sebagaimana dilaporkan BBC, Rabu (11/3/2026), dikutip dari Kompas.com.

Ia juga menambahkan keamanan para pemain tidak terjamin. “Anak-anak kami tidak aman, dan kondisinya tidak ideal,” tambahnya. Donyamali mengatakan dalam delapan hingga sembilan bulan terakhir negaranya dipaksa menghadapi dua perang yang menewaskan ribuan orang. “Karena itu, jelas kami tidak punya kemungkinan untuk berpartisipasi,” katanya.

Tim nasional Iran sebenarnya dijadwalkan memainkan tiga laga fase grup dalam turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni. Iran direncanakan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles pada 15 dan 21 Juni, serta melawan Mesir di Seattle pada 26 Juni.

Namun, keikutsertaan Iran menjadi diragukan setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke negara tersebut yang dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Teheran kemudian membalas dengan meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel serta sejumlah negara yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.

0 Komentar