
gubukinspirasi.id,
BANDA ACEH — Menjelang Ramadan, doa ziarah kubur kerap dilakukan umat Islam sebagai pengingat kematian sekaligus mendoakan keluarga yang telah wafat.
Perbedaan Pandangan antara Muhammadiyah dan NU dalam Bacaan Doa Ziarah Kubur
Bacaan doa ziarah kubur memiliki rujukan yang berbeda di masing-masing organisasi keagamaan. Hal ini mencerminkan perbedaan pandangan dalam menafsirkan ajaran agama. Dalam konteks ini, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) memiliki pendekatan yang berbeda terhadap bacaan doa ziarah kubur.
Pandangan Muhammadiyah tentang Ziarah Kubur
Menurut Muhammadiyah, ziarah kubur tidak termasuk sunnah Nabi dalam pengertian tradisi yang rutin dilakukan. Mereka menyatakan bahwa Rasulullah SAW tidak tercatat rutin menziarahi makam keluarga, termasuk makam Abdul Muthalib dan ayahnya.
Muhammadiyah menekankan bahwa tujuan utama ziarah kubur adalah mengingat kematian, memohon rahmat dan ampunan bagi ahli kubur, sekaligus mendoakan kebaikan bagi yang masih hidup.
Berikut beberapa doa yang diajarkan oleh Muhammadiyah:
-
Salam, Rahmat, dan Mengingat Kematian
السَّلَامُ علَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ المُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ، وإنَّا إنْ شَاءَ اللَّهُ بكُمْ لَلَاحِقُونَ
Artinya: Salam (kesejahteraan) atas penghuni pemukiman yang terdiri dari orang-orang Mukminin dan Muslimin. Semoga Allah merahmati orang-orang terdahulu dari kita dan orang-orang belakangan. Sungguh kami insya Allah benar-benar akan menyusul kamu. -
Doa Selamat dan Ingat Kematian
السَّلَامُ عَلَيْكُم دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِيْنَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ
Artinya: Semoga keselamatan terlimpah kepada kalian, wahai penghuni kuburan dari kaum mukmin, dan insya Allah kami akan menyusul kalian. -
Permohonan Ampunan untuk Ahli Kubur
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ القُبُورِ يَغْفِرُ اللَّهُ لَنَا وَلَكُمْ، أَنْتُمْ سَلَفْنَا وَنَحْنُ بِالْأَثَرِ
Artinya: Semoga keselamatan terlimpah kepada kalian, wahai ahli kubur. Semoga Allah SWT mengampuni kami dan kalian, kalian adalah pendahulu kami dan kami akan menyusul kalian. -
Permohonan Afiat (Kesehatan) di Alam Sana
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ المُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وإنَّا إنْ شَاءَ اللَّهُ بكُمْ لَلَاحِقُونَ، أسألُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُم العَافِيَةَ
Artinya: Salam atas kamu wahai penghuni pemukiman yang terdiri dari kaum Mukminin dan kaum Muslimin, dan sungguh kami Insya Allah benar-benar akan menyusul kamu. Aku mohon kepada Allah untuk kami dan kamu afiat.
Pandangan NU tentang Ziarah Kubur
Berbeda dengan Muhammadiyah, NU menjelaskan bahwa ziarah kubur adalah amalan yang dianjurkan. Di Indonesia, ziarah kubur lazim dilakukan dengan membaca tahlil, dzikir, serta menghadiahkan pahala bacaan kepada almarhum.
Ziarah kubur ini juga dilakukan untuk mengingat kematian, memohon ampunan bagi orang yang telah meninggal, dan mengingat akhirat.
Berikut bacaan tahlil lengkap dengan doa ziarah kubur merujuk dari NU:
- Surah Al-Fatihah
- Surah Al-Ikhlas (3 kali)
- Tahlil dan Takbir
لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ
Artinya: Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Allah maha besar. - Surah Al-Falaq
- Tahlil dan Takbir yang sama
- Surat An-Nas
- Tahlil dan Takbir yang sama
- Surat Al-Fatihah
- Awal Surat Al-Baqarah
- Surat Al-Baqarah ayat 163
وَاِلَهُكُمْ اِلَهٌ وَّاحِدٌ لاَ اِلَهَ اِلاَّ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ
Artinya: Dan Tuhan kalian adalah Tuhan yang maha esa. Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Dia yang maha pengasih lagi maha penyayang. - Ayat Kursi (Surat Al-Baqarah ayat 255)
- Surat Al-Baqarah ayat 284-286
- Istighfar (3 kali)
3x اَسْتَغْفِرُاللهَ الْعَظِيْمَ
Artinya: Saya mohon ampun kepada Allah yang maha agung (3 kali) - Tahlil 100 kali
- Dua kalimat syahadat
- Sholat Nabi 2x
- Tasbih
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ. 10 سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ*
Artinya: Maha suci Allah dan dengan memuji-Nya. Maha suci Allah dan dengan memuji-Nya. (10 kali). Maha suci Allah dan dengan memuji-Nya. Maha suci Allah yang maha agung dan dengan memuji-Nya. - Sholawat Nabi 3x
- Dilanjutkan dengan bacaan-bacan doa Tahlil
- Ditutup dengan Surat Al-Fatihah
Meski memiliki perbedaan dalam bentuk bacaan, kedua rujukan tersebut sama-sama menekankan tujuan ziarah kubur sebagai momen mengingat kematian, mendoakan orang yang telah wafat, serta menguatkan kesadaran tentang akhirat.
Masyarakat dapat memilih bacaan ziarah kubur sesuai rujukan yang diyakini, dengan tetap menjaga adab, kesopanan, dan tujuan utama ziarah sebagaimana tuntunan dalam Islam.
0 Komentar