Janice Tjen Kalahkan Petenis Brasil, Buka Toko Roti Jelang Hadapi Iga Swiatek di Qatar Open 2026


Petenis Indonesia, Janice Tjen, tidak menghadapi tantangan berarti di babak pertama Qatar Open 2026. Namun, dia harus waspada saat menghadapi Iga Swiatek yang dikenal dengan skor-skor yang sangat telak.

Iga Swiatek, petenis asal Polandia berusia 24 tahun, bukan hanya dikenal sebagai mantan pemain nomor satu dunia dan pemenang Grand Slam. Dia juga terkenal dengan kemampuannya memberikan skor yang sangat menekan kepada lawan-lawannya.

Julukan "bakery" atau tukang roti diberikan kepada Swiatek karena seringnya dia mencatatkan skor 6-0 dan 6-1 dalam pertandingan. Di dunia tenis, skor 6-0 disebut bagel karena bentuk angka 0 yang mirip dengan roti donat dari Polandia. Sementara itu, skor 6-1 disebut breadstick atau sistik karena bentuk angka yang mirip dengan batang roti.

Menurut laporan The Guardian, antara 2022 hingga 2024, Swiatek memberikan skor 6-0 atau 6-1 kepada lawannya hampir di setengah jumlah pertandingannya (49 persen). Gelar pertamanya di Wimbledon tahun lalu pun diraih dengan cara yang sangat brutal.

Petenis peringkat 13 dunia saat itu, Amanda Anisimova, dibantai Swiatek dengan skor 6-0, 6-0 alias dobel bagel di final. Ini adalah skor dobel bagel pertama di final Wimbledon selama 114 tahun. Anisimova bahkan sampai harus menahan air mata saat pertandingan masih berlangsung.

Sementara itu, kemenangan telak juga diraih oleh Janice Tjen saat memulai kiprahnya di Qatar Open 2026 yang berlevel WTA 1000. Dalam pertandingan babak 64 besar, Janice memberikan sepasang bagel dan sistik kepada petenis Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor 6-0, 6-1.

Pertandingan tersebut digelar di Khalifa International Tennis & Squash Complex, Doha, Qatar. Janice sendiri tidak asing dengan skor 'tukang roti'. Dalam perjalanan menuju gelar WTA pertamanya di Chennai Open WTA 250 pada awal November lalu, Janice mencatatkan skor 6-1 di perempat final.

Selain itu, semasa berkarier di level ITF, Janice pernah dua kali mencatatkan dobel bagel dalam satu ajang, yaitu saat menjuarai ITF Wellington dua tahun lalu.

Namun, kekalahan telak juga pernah dialami oleh Janice. Salah satunya adalah ketika ia dihentikan Iva Jovic, petenis peringkat 20 dunia, di babak 32 besar Hobart Open dengan skor 0-6, 1-6.

Kembali ke laga antara Janice dan Iga Swiatek, sang unggulan memiliki rekam jejak yang mentereng sebagai pemenang tiga gelar Qatar Open pada 2022-2024. Namun, perlu diingat bahwa Swiatek bukanlah tak terkalahkan.

Janice bisa belajar dari keberhasilan Alexandra Eala, seorang bintang muda ASEAN, yang pernah mengejutkan Swiatek di Miami Open 2025. Berstatus wild card, Eala berhasil menyingkirkan Swiatek dengan kemenangan 6-2, 7-5 untuk mencapai semifinal turnamen level WTA 1000 ini.

Janice menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di Qatar Open 2026. Sebelumnya, ganda putri Aldila Sutjiadi kalah di babak 32 besar saat tampil bersama petenis Rusia, Irina Kromacheva.

Duet Aldila/Kromacheva dihentikan oleh pasangan Kanada-Brasil, Gabriela Dabrowski/Luisa Stefani, dengan skor 7-5, 6-2.

Pertandingan antara Janice dan Swiatek di babak 32 besar Qatar Open 2026 akan menjadi partai kedua di lapangan utama pada Selasa (10/2/2026). Rangkaian pertandingan akan dimulai pukul 19.00 WIB dan dapat ditonton melalui live streaming di pelantar Vidio.

0 Komentar