
Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
Kementerian Perhubungan telah merilis prediksi mengenai puncak arus mudik Lebaran tahun 2026. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub melalui Baketrans, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 18 Maret 2026. Pada hari tersebut, jumlah pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai sekitar 21,97 juta perjalanan.
Total mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,60 persen dari total penduduk Indonesia. Angka ini menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyiapkan berbagai layanan transportasi selama periode mudik.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa angka ini menjadi acuan penting untuk memastikan kesiapan transportasi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta.
Daerah Asal dan Tujuan Pemudik Terbesar
Dari hasil survei nasional yang dilakukan BKT Kemenhub, provinsi dengan jumlah pemudik terbanyak diperkirakan berasal dari Jawa Barat dengan sekitar 30,97 juta orang. Di posisi berikutnya adalah DKI Jakarta dengan sekitar 19,93 juta orang, serta Jawa Timur dengan sekitar 17,12 juta orang.
Sementara itu, untuk daerah tujuan mudik, wilayah Jawa Tengah menjadi tujuan utama dengan perkiraan 38,71 juta orang. Disusul oleh Jawa Timur sebanyak 27,29 juta orang dan Jawa Barat sekitar 25,09 juta orang.
Pada tingkat kabupaten dan kota, daerah asal perjalanan banyak berasal dari kawasan dengan jumlah penduduk besar seperti Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi. Sedangkan daerah tujuan perjalanan sebagian besar terkonsentrasi di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.
Moda Transportasi Favorit Selama Mudik
Dari sisi moda transportasi yang digunakan, kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama masyarakat selama mudik Lebaran. Hasil survei menunjukkan sekitar 76,24 juta orang diperkirakan menggunakan mobil pribadi, menjadikannya moda transportasi paling dominan.
Selain itu, sekitar 24,08 juta orang diperkirakan menggunakan sepeda motor, sedangkan 23,34 juta orang lainnya memilih menggunakan bus. Untuk jalur perjalanan, pengguna mobil diperkirakan paling banyak menggunakan jalan tol dengan jumlah sekitar 50,63 juta orang.
Sementara itu, pengendara sepeda motor diprediksi lebih banyak memilih jalur alternatif di luar jalur utama, dengan jumlah sekitar 8,65 juta orang. Menhub Dudy mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan penggunaan transportasi umum selama mudik Lebaran.
Tempat-tempat yang Diprediksi Paling Padat
Kemenhub juga memetakan sejumlah simpul transportasi yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang selama musim mudik Lebaran 2026.
Untuk transportasi kereta api, Stasiun Pasar Senen diprediksi menjadi stasiun keberangkatan terpadat dengan sekitar 2,38 juta penumpang, sedangkan Stasiun Yogyakarta Tugu menjadi tujuan terpadat dengan sekitar 867 ribu penumpang.
Di sektor penerbangan, Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan menjadi bandara asal paling ramai dengan sekitar 2,13 juta penumpang, sekaligus menjadi bandara tujuan terpadat dengan sekitar 1,05 juta penumpang.
Untuk transportasi darat, Terminal Pulo Gebang diperkirakan menjadi terminal keberangkatan terpadat dengan sekitar 2,31 juta penumpang, sementara Terminal Tirtonadi diprediksi menjadi terminal tujuan terpadat dengan sekitar 1,44 juta penumpang.
Sementara itu, pada sektor transportasi laut, Pelabuhan Tanjung Priok diperkirakan menjadi pelabuhan asal terpadat dengan sekitar 214 ribu penumpang, sedangkan Pelabuhan Tanjung Perak menjadi tujuan terpadat dengan sekitar 158 ribu penumpang.
Adapun untuk jalur penyeberangan, lintasan Merak–Bakauheni diprediksi menjadi jalur tersibuk dengan sekitar 6,06 juta penumpang selama masa mudik Lebaran.
0 Komentar