Kepala TNI Lantik 796 Perwira Karier di Cilangkap

Pelantikan 796 Perwira TNI Angkatan Baru

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melantik dan mengambil sumpah sebanyak 796 perwira prajurit karier (Pa PK) TNI reguler dan program khusus (Progsus) tahun anggaran 2026 di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Pelantikan ini dilakukan setelah para perwira menyelesaikan pendidikan pertama perwira prajurit karier (Dikma Pa PK) TNI. Dari jumlah tersebut, terdapat 624 orang perwira prajurit karier (Pa PK) reguler dan 172 orang Pa PK program khusus. Para lulusan ini berasal dari berbagai latar belakang, termasuk lulusan dokter militer Universitas Pertahanan, dokter spesialis, atlet SEA Games, dan PSDP penerbang.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menekankan bahwa para perwira harus memegang jati diri TNI sebagai landasan moral dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia menyampaikan bahwa para perwira telah dididik dan dilatih dengan dasar-dasar keprajuritan untuk menjadi perwira TNI yang memiliki jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional.

Tantangan TNI di Lingkungan Strategis yang Dinamis

Jenderal bintang empat itu juga menyampaikan bahwa dinamika lingkungan strategis menuntut prajurit TNI untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan. "Tantangan tugas TNI saat ini dan ke depan tak lagi terbatas pada ancaman konvensional. Namun juga mencakup berbagai bentuk ancaman baru yang bersifat multidimensi. Termasuk di dalamnya ancaman siber maupun ancaman biologis," ujar dia.

Panglima TNI Ingatkan Sumpah Perwira adalah Komitmen Moral

Lebih lanjut, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengingatkan bahwa komitmen moral dan tanggung jawab yang besar harus dijalankan dengan penuh integritas dan dedikasi. Ia menyatakan bahwa sumpah perwira yang telah diucapkan bukan sekadar kata-kata, melainkan mengandung arti bahwa para perwira dituntut untuk memenuhi kewajiban sebagai perwira kepada bangsa dan negara sesuai dengan bidang kemampuan yang dimiliki.

Arahan Wakasau untuk Perwira Remaja TNI AU

Sementara itu, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Wakasau), Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi, mengingatkan para perwira remaja agar menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan pengabdian sebagai bagian dari TNI AU. Ia memberikan pengarahan kepada 173 lulusan perwira Prajurit Karier (PaPK) TNI Reguler, PaPK TNI Khusus, dan Pa PSDP Penerbang TNI Program Khusus Tahun Anggaran 2026 di Mabes Cilangkap.

Tedi menyampaikan selamat kepada para perwira yang resmi bergabung ke dalam keluarga besar TNI AU. Ia menekankan bahwa menjadi perwira bukan sekedar kebanggaan tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh komitmen, integritas, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia juga menegaskan bahwa setiap prajurit harus terus meningkatkan kualitas diri seiring dengan perkembangan lingkungan strategis yang menuntut setiap prajurit untuk semakin profesional dan adaptif dalam melaksanakan tugas.

Selain itu, perwira tinggi di TNI AU itu juga menegaskan bahwa setiap prajurit harus menjaga etika, kehormatan, dan nama baik TNI AU dengan menjunjung tinggi disiplin, integritas, dan tanggung jawab.

Pandangan KSAL untuk Perwira Remaja TNI AL

Sementara itu, kepada perwira remaja TNI AL, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali meminta agar perwira muda menanamkan tekad yang kuat, berpedoman kepada nilai-nilai Sapta Marga, sumpah prajurit, dan kode etik keprajuritan serta siap menjaga kedaulatan seluruh wilayah perairan dan pesisir Indonesia dari Sabang hingga Merauke demi mewujudkan AL yang profesional serta berkelas dunia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, mengatakan bahwa pengarahan yang disampaikan oleh Ali merupakan pembekalan awal sebelum mereka ditugaskan di satuan masing-masing. "Ini sekaligus momentum untuk memahami visi dan kebijakan pimpinan TNI AL serta memperkuat komitmen pengabdian," ujar Tunggul.

Penugasan Anggota TNI untuk Bantu Amankan Lebaran 2026

Panglima TNI juga telah mengerahkan sebanyak 105.365 anggota TNI untuk membantu mengamankan perayaan Lebaran 2026. Hal ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama momen penting tersebut.

Selain itu, Panglima TNI menyatakan bahwa peradilan militer tetap dibutuhkan sebagai bagian dari sistem hukum yang mendukung tugas-tugas TNI. Dukungan dari Kementerian Pertahanan juga diberikan terhadap kebijakan Panglima TNI dalam menerapkan status siaga I guna memastikan kesiapan operasional TNI dalam menghadapi berbagai tantangan.

0 Komentar