
Imbauan Kepolisian untuk Pemudik Selama Lebaran
Kepolisian Resor Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengajak masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran untuk memanfaatkan layanan darurat 110 jika menghadapi kendala selama perjalanan. Layanan ini disediakan untuk memberikan respons cepat terhadap berbagai situasi yang membutuhkan bantuan kepolisian, mulai dari gangguan keamanan hingga kecelakaan lalu lintas.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk menghubungi layanan tersebut. Jika menghadapi masalah di jalan, baik terkait gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, maupun kendala lainnya selama perjalanan mudik, layanan 110 siap bekerja 24 jam sehari, gratis, dan bebas pulsa.
“Kami juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat, apabila ada kendala di jalan di manapun berada saat mudik, silakan hubungi layanan kami di 110,” ujarnya.
Menurutnya, layanan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. Terutama selama periode Idulfitri tahun 2026. Ia menegaskan, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan cepat oleh petugas di lapangan. Kepolisian akan berupaya mendatangi lokasi kejadian untuk memberikan bantuan maupun solusi terhadap permasalahan yang dialami masyarakat.
Operasi Ketupat Menumbing 2026
Seiring dengan pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026 yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Bangka Selatan. Operasi ini melibatkan puluhan personel yang disiagakan di sejumlah pos pengamanan dan pelayanan. Selain itu, masyarakat dapat menghubungi nomor ini untuk melaporkan tindak kejahatan, kecelakaan lalu lintas, kebakaran, atau gangguan keamanan lainnya. Agar segera mendapatkan respons cepat dari petugas polisi terdekat.
“Insya Allah dalam waktu cepat kami akan mendatangi dan memberikan solusi terbaik bagi masyarakat,” jelas Kapolres.
Pos Pengamanan yang Disiapkan
Dalam Idulfitri tahun ini, Polres Bangka Selatan telah mendirikan empat pos pengamanan yang tersebar di beberapa titik strategis. Pos tersebut terdiri dari dua pos pengamanan, satu pos pelayanan, serta satu pos terpadu yang ditempatkan di jalur-jalur dengan potensi mobilitas tinggi. Dua pos pengamanan berada di Desa Air Bara Kecamatan Airgegas, dan Kecamatan Payung.
Pos Pelayanan berada di Simpang Lampu Merah Ampera di Jalan Jenderal Sudirman Toboali, serta Pos Terpadu di Pelabuhan Sadai, Kecamatan Tukak Sadai. Penempatan pos tersebut bertujuan untuk memantau pergerakan masyarakat sekaligus memberikan pelayanan kepada pemudik yang melintas di wilayah Bangka Selatan. Dalam operasi ini, kepolisian juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait guna memperkuat pengamanan.
“Termasuk unsur TNI, pemerintah daerah, serta lembaga lain yang terlibat dalam pengamanan Lebaran,” ucapnya.
Pengawasan Terhadap Titik Keramaian
Selain pengamanan lalu lintas, aparat melakukan pengawasan terhadap sejumlah titik keramaian. Seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, pasar, serta objek wisata yang diperkirakan akan mengalami peningkatan kunjungan selama libur Idulfitri. Pihak kepolisian memprediksi mobilitas masyarakat akan meningkat dalam dua gelombang arus mudik maupun arus balik.
Oleh karena itu, keberadaan pos pengamanan serta layanan darurat 110 diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan selama perjalanan. Ia mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama melakukan perjalanan mudik. Pengendara diminta mematuhi peraturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta tidak memaksakan diri jika merasa lelah saat berkendara.
“Dengan kesiapsiagaan personel, dukungan berbagai instansi, serta partisipasi masyarakat, diharapkan pelaksanaan arus mudik dan arus balik Idulfitri di wilayah Bangka Selatan dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif,” ucap Agus.
0 Komentar