SPPG Buduan 2 Bagikan 5.000 Paket Buka Puasa dan 500 Sahur untuk Korban Banjir Bandang Besuki Situbondo

SITUBONDO, gubukinspirasi.id – Banjir bandang kembali melanda wilayah barat Kabupaten Situbondo pada Sabtu malam (7/3/2026). Bencana tersebut menyebabkan ribuan rumah warga terdampak, terutama di Kecamatan Besuki dan Banyuglugur.

Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, sekitar 8.000 rumah dilaporkan terdampak akibat banjir yang terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu sungai.

Sejumlah wilayah permukiman warga terendam air dan lumpur, sementara sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kondisi ini mendorong berbagai pihak untuk bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Salah satu respons cepat datang dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Buduan 2 yang langsung mendirikan posko bantuan setelah banjir bandang meluas di wilayah tersebut.

Kepala SPPG Buduan 2, Ghifari Hakiki, mengatakan pihaknya segera bergerak setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk membantu kebutuhan dasar warga, terutama selama bulan Ramadan.

“Hari ini kami membagikan sekitar 500 paket sahur dan 5.000 paket berbuka puasa kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang,” kata Ghifari saat ditemui di lokasi kegiatan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari aksi tanggap darurat untuk membantu warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan makanan setelah bencana terjadi.

Banjir yang datang secara tiba-tiba membuat banyak warga tidak sempat menyiapkan makanan, terlebih di tengah kondisi Ramadan ketika masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami agar warga tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang meskipun sedang menghadapi musibah,” ujarnya.

Ghifari menjelaskan bahwa pendistribusian paket sahur dan berbuka puasa dilakukan secara langsung kepada warga di sejumlah titik terdampak banjir di Kecamatan Besuki dan Banyuglugur.

Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai unsur pemerintah dan aparat setempat agar penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain personel SPPG Buduan 2, kegiatan pembagian makanan ini turut diikuti oleh Camat Suboh, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Banyuglugur, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo.

Kehadiran berbagai pihak tersebut sekaligus memastikan proses distribusi bantuan berjalan tertib dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ghifari menegaskan bahwa kegiatan bantuan ini tidak hanya dilakukan sekali, tetapi akan terus berlanjut sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Kegiatan ini akan terus kami lakukan sampai ada edaran resmi dari BPBD Situbondo terkait langkah penanganan bencana selanjutnya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah akan terus dilakukan agar bantuan yang diberikan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak banjir.

Sementara itu, hingga saat ini proses pendataan kerusakan serta jumlah warga terdampak masih terus dilakukan oleh BPBD Situbondo bersama pemerintah kecamatan dan desa.

Beberapa wilayah yang terdampak cukup parah dilaporkan mengalami genangan air bercampur lumpur yang masuk hingga ke dalam rumah warga. Selain merendam rumah, banjir juga menyebabkan aktivitas masyarakat sempat terhenti.

Sejumlah fasilitas umum dan akses jalan di beberapa titik juga dilaporkan terdampak sehingga menyulitkan mobilitas warga.

Pemerintah daerah bersama aparat setempat saat ini masih terus melakukan upaya penanganan darurat, termasuk pembersihan wilayah terdampak dan penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, berbagai bentuk bantuan dari relawan, organisasi sosial, dan instansi pemerintah diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang sedang menghadapi musibah.

Aksi cepat yang dilakukan SPPG Buduan 2 melalui pembagian ribuan paket makanan ini menjadi salah satu bentuk solidaritas nyata untuk membantu masyarakat bertahan di tengah situasi bencana, khususnya selama bulan Ramadan. (*)

0 Komentar