Sudah Ramai, Penumpang di Terminal Simpang Nangka Rejang Lebong Jelang Lebaran 2026

Sudah Ramai, Penumpang di Terminal Simpang Nangka Rejang Lebong Jelang Lebaran 2026

Aktivitas Transportasi di Terminal Tipe A Simpang Nangka Mulai Meningkat

Terminal Tipe A (TTA) Simpang Nangka, yang berada di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mulai menunjukkan peningkatan aktivitas transportasi menjelang arus mudik Lebaran 2026. Meskipun puncak arus mudik belum terjadi, sejumlah bus antarkota sudah mulai datang dan berangkat membawa penumpang dari terminal tersebut.

Terminal ini awalnya dikenal sebagai Terminal Induk Simpang Nangka Tipe B dan dibangun pada tahun 1993 dengan biaya APBN tahun anggaran 1993/1994. Lokasinya berada di atas lahan seluas 42.972 meter persegi. Terminal ini dikelola oleh BPTD Kelas III Bengkulu dan berfungsi sebagai titik transit penting untuk bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang menghubungkan Bengkulu dengan berbagai kota di Sumatera dan Jawa.

Rute Bus AKAP dan AKDP yang Beroperasi

Bus yang beroperasi di Terminal Tipe A Simpang Nangka melayani berbagai rute AKAP, termasuk rute Bengkulu menuju Medan, Pekanbaru, Padang, Bukittinggi, Jambi, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, hingga Solo. Selain itu, terminal juga menyediakan satu rute Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) menuju Muara Aman, Kabupaten Lebong.

Biaya perjalanan menggunakan bus dari terminal ini bervariasi, mulai dari puluhan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah, tergantung tujuan perjalanan. Hal ini membuat terminal menjadi salah satu pusat transportasi penting bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan jauh.

Posko Layanan Mudik Lebaran 2026 Siap Beroperasi

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pengelola Terminal Tipe A Simpang Nangka telah menyiapkan posko layanan mudik Lebaran. Posko ini akan beroperasi sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan angkutan umum selama periode mudik Idul Fitri 2026.

Posko layanan ini mulai beroperasi sejak 13 Maret 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 30 Maret 2026. Selama periode tersebut, posko akan beroperasi 24 jam setiap hari. Fungsi utamanya adalah memberikan informasi perjalanan seperti jadwal keberangkatan bus, layanan pengaduan penumpang, serta membantu pemudik yang membutuhkan bantuan selama berada di terminal.

Fasilitas Pendukung untuk Pemudik

Selain layanan informasi, pengelola terminal juga menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan guna meningkatkan kenyamanan penumpang. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:

  • Ruang ibadah atau tempat salat
  • Toilet gratis
  • Fasilitas pengisian daya telepon seluler (charging station)
  • Penyediaan makanan ringan bagi pemudik yang berada di area terminal

Fasilitas-fasilitas ini diharapkan dapat membuat penumpang merasa lebih nyaman saat menunggu keberangkatan bus.

Ramp Check Bus Dilakukan Berkala

Pengelola terminal juga melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap bus yang beroperasi selama masa angkutan Lebaran. Pemeriksaan meliputi kondisi teknis kendaraan seperti sistem pengereman, lampu kendaraan, kondisi ban, serta kelengkapan administrasi kendaraan.

Kendaraan yang tidak memenuhi standar kelayakan jalan akan diberikan teguran dan diminta untuk memperbaiki kondisi kendaraan sebelum kembali beroperasi. Pengelola juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta instansi terkait guna menjaga keamanan dan ketertiban selama periode arus mudik.

Imbauan untuk Pemudik

Pihak terminal memperkirakan jumlah penumpang yang menggunakan transportasi bus melalui TTA Simpang Nangka akan terus meningkat menjelang puncak arus mudik Lebaran. Karena itu, masyarakat yang akan melakukan perjalanan diimbau untuk datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan serta tetap menjaga barang bawaan selama berada di area terminal.

Pengelola berharap masyarakat yang melakukan perjalanan melalui terminal ini dapat merasakan pelayanan yang lebih nyaman, aman, dan tertib selama masa mudik Lebaran.


0 Komentar