Lima Indikasi Shin Tae-yong Gabung Persija Jakarta
Ada beberapa indikasi kuat yang menunjukkan kemungkinan besar Shin Tae-yong akan bergabung dengan Persija Jakarta. Berikut adalah lima indikasi yang muncul, mulai dari bocoran dari pengamat hingga faktor finansial klub.
1. Bocoran Pengamat Kondang
Pengamat sepak bola ternama di Indonesia, Akmal Marhali, menyebut bahwa Persija Jakarta dan Shin Tae-yong sudah melakukan komunikasi. Ia juga mengatakan bahwa Persija memiliki kemampuan finansial untuk memenuhi gaji besar yang diberikan kepada Shin Tae-yong. Dukungan pemerintah DKI dan sponsor Persija Jakarta menjadi alasan utamanya.
Akmal menyampaikan hal ini dalam sebuah podcast di kanal YouTube salah satu media Indonesia pada Jumat (17/4/2026). Selain itu, ia menilai bahwa bekas pemain andalan Shin Tae-yong seperti Witan Sulaeman, Rizky Ridho, Shayne Pattynama, dan Jordi Amat menjadi faktor lainnya. Terlebih, Persija Jakarta telah menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Korea Selatan, Hyundai.

2. Kepergok Saksikan Laga Persija Jakarta
Shin Tae-yong terlihat hadir dalam laga Persija Jakarta kontra Dewa United di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3/2026). Meskipun pertandingan berakhir imbang 1-1, kehadiran Shin Tae-yong menjadi isyarat kejutan.
Ia sedang berada di Indonesia karena diundang dalam acara Ramadhan Cup 2026. Dalam acara tersebut, Shin Tae-yong bertemu dengan tiga pemain lokal kesayangan di era kepelatihannya di Timnas Indonesia, yaitu Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, dan Pratama Arhan. Momen pertemuan ini terekam dalam unggahan Instagram Shin Tae-yong pada Selasa (10/3/2026) dengan caption: "Bersama murid-muridku tercinta~~ (emoji 2 hati merah)".
Di kolom komentar, putra Shin Tae-yong, Shin Jae-won, menulis harapannya agar ayahnya bisa kembali melatih Timnas Indonesia. "Saya berharap bisa melatih Indonesia lagi," tulis @shin_jaewon77. Meski begitu, Shin Tae-yong juga memberi isyarat bahwa ia tertarik bergabung dengan Persija Jakarta. Dalam laga tersebut, ia terlihat menyaksikan pertandingan dari salah satu tribun Stadion JIS.
Video kehadiran Shin Tae-yong di Stadion JIS bersama Jeje dibongkar oleh akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @timnas.talks. Dalam video tersebut, Shin Tae-yong terlihat menyapa wartawan dan fans yang ingin swafoto bersama. Tak lama setelah itu, ia kembali ke mobil selepas laga.
Di sisi lain, kedatangan Shin Tae-yong disinyalir karena ingin menyaksikan bekas anak asuhnya yang berlaga baik di Persija Jakarta maupun Dewa United. Nama-nama seperti Rizky Ridho, Ivar Jenner, Rafael Struick, Egy Maulana, dan Ricky Kambuaya jadi target Shin Tae-yong.
3. Masih Nganggur
Shin Tae-yong terakhir kali menjabat sebagai pelatih saat menjadi juru taktik Ulsan Hyundai. Sayangnya, jabatan itu hanya diemban selama dua bulan sebelum akhirnya berakhir pada 9 Oktober 2025. Setelah dilepas, nama Shin Tae-yong santer dikaitkan dengan tim Liga 1. Salah satunya adalah Persebaya Surabaya, tetapi gaji tinggi menjadi penghalang.
Setelah memutuskan untuk mengamankan tanda tangan Bernardo Tavares, Persija Jakarta menjadi opsi yang lebih menarik bagi Shin Tae-yong. Kekuatan finansial Macan Kemayoran menjadi salah satu faktor utamanya.
4. Jakmania Mulai Kecewa dengan Mauricio Souza
Indikasi kunci pertama muncul dari kekecewaan Jakmania terhadap Mauricio Souza. Kritik terhadap pelatih asal Brasil ini terjadi karena keputusan yang dinilai blunder saat laga Persija Jakarta kontra Arema FC.
Kekecewaan terutama terjadi karena tidak diberikannya menit bermain kepada dua pemain diaspora Timnas Indonesia, Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra. Mauricio Souza dinilai terlalu memaksakan pemain-pemain Brasil dalam starting line up-nya.
5. Kekuatan Finansial Persija Jakarta
Indikasi kunci kedua berkaitan dengan kekuatan finansial Persija Jakarta. Kekuatan ini terlihat dari kebijakan transfer klub di paruh kedua musim. Persija Jakarta berhasil mendatangkan tujuh pemain anyar, termasuk tiga pemain diaspora dan tiga pemain asing.
Beberapa nama yang didatangkan antara lain: Jean Mota, Cyrus Margono, Fajar Fathurrahman, Paulo Ricardo, Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, dan Alaeddine Ajaraie. Selain itu, Ryo Matsumura dalam salam perpisahannya menyebut bahwa klub dalam kondisi keuangan stabil.
Adanya perusahaan asal Korea Selatan sebagai sponsor Persija Jakarta di musim 2025/2026 juga menjadi indikator lainnya.
0 Komentar