Apakah Kucing Bisa Mabuk Perjalanan Saat Mudik?
Libur Lebaran adalah momen yang dinantikan oleh banyak orang, termasuk para pemilik kucing. Namun, bagi para pawrents, momen ini juga menjadi dilema besar. Jika mudik, siapa yang akan merawat kucing? Beberapa pawrents memutuskan membawa kucing bersama mereka ke kampung halaman menggunakan kendaraan pribadi. Pertanyaannya, apakah kucing bisa mabuk perjalanan?
Faktanya, manusia bukan satu-satunya makhluk hidup yang bisa mengalami mabuk perjalanan. Kucing pun bisa merasa tidak nyaman saat menaiki moda transportasi tertentu, seperti mobil, pesawat, bahkan perahu atau kapal. Tidak semua kucing mengalami mabuk perjalanan, tetapi kondisi ini lebih sering terjadi pada anabul yang tidak terbiasa naik kendaraan atau kucing yang mudah stres dengan perubahan lingkungan sekitar.
Mabuk perjalanan, atau motion sickness, terjadi ketika gerakan terus-menerus mengganggu keseimbangan panca indra dan sistem sinyal ke otak. Selain itu, stres dan kecemasan akibat bepergian juga bisa menjadi pemicu kondisi tersebut. Meski tidak fatal, mabuk perjalanan bisa membuat kucing tidak nyaman selama perjalanan bahkan setelah sampai tujuan. Kucing bahkan bisa mengalami muntah dan diare yang akhirnya memicu dehidrasi.
Gejala Mabuk Perjalanan pada Kucing

Meskipun jawaban bisa, tanda-tandanya mungkin tidak terlihat jelas. Anabul tidak mungkin mengatakan bahwa tubuhnya sedang tidak baik-baik saja. Namun, kucing mungkin menunjukkan beberapa tanda yang merujuk pada mabuk perjalanan. Tandanya meliputi:
- Mengiler
- Muntah
- Diare
- Vokalisasi berlebihan atau jadi lebih berisik
- Merasa resah, gelisah, jengkel (agitasi)
- Menjilat bibir secara berlebihan
- Keluar air liur berlebihan
- Lesu atau tidak aktif bahkan setelah turun dari kendaraan
Cara Mencegah Kucing Mabuk Perjalanan
Agar perjalanan bersama kucing tetap menyenangkan, pawrents mungkin perlu mempersiapkan beberapa hal. Tujuannya agar anabul merasa tenang di perjalanan dan terhindar dari risiko motion sickness.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
- Mulailah dengan membiasakan kucing dengan pet cargo dan perjalanan singkat. Biarkan kucing bermain-main di kandang sembari memberikan treat sebagai reward dan membuatnya nyaman di sana.
- Setelah kucing mulai nyaman dengan pet cargo, tingkatkan level dengan mengajaknya ke dalam mobil. Namun, tidak perlu dijalankan terlebih dahulu. Cukup ajak kucing berkenalan dengan suasananya, lalu berikan hadiah berupa makanan dan pujian.
- Ketika anabul sudah nyaman, ajak untuk berjalan-jalan menggunakan kendaraan dalam durasi singkat secara rutin. Langkah ini membutuhkan beberapa waktu, tapi sebaiknya lakukan perlahan jauh-jauh hari sebelum waktu mudik Lebaran tiba.
Lebih lanjut, VCA Animal Hospitals juga menyarankan beberapa tips berikut sebagai cara mencegah mabuk perjalanan pada kucing:
- Hindari makan hingga 8 jam sebelum bepergian. Hal ini akan membantu mengurangi rasa mual dan kebutuhan kucing untuk ke toilet selama perjalanan jauh.
- Sediakan akses terhadap air bersih selama perjalanan. Botol air yang digantung di kandang bisa menjadi solusi.
- Gunakan pet cargo yang nyaman sebagai tempat aman untuk anabul.
- Jaga suhu kendaraan tetap sejuk dan senyap.
- Tambahkan kaus atau selimut yang beraroma tubuh pawrents agar membuat anabul lebih nyaman.
- Tawarkan mainan kesukaan jika memang kucing punya.
Jika perjalanan menempuh waktu lebih dari 6 atau 8 jam, sebaiknya sediakan wadah kotoran untuk kucing buang air dan tetap beri makan secukupnya. Kamu juga dapat menanyakan obat antimual kepada dokter sebelum keberangkatan, ya.
FAQ Seputar Apakah Kucing Bisa Mabuk Perjalanan
Apa saja tanda-tanda atau gejala kucing sedang mabuk di kendaraan?
Beberapa gejala yang sering muncul antara lain mengeong terus, air liur berlebih, hingga muntah.
Mengapa kucing sering merasa stres saat berada di dalam mobil?
Bagi banyak kucing, mobil adalah lingkungan yang asing. Apalagi penuh guncangan yang tidak biasa dan suaranya bising.
Apakah ada obat khusus untuk mengatasi mabuk perjalanan pada kucing?
Ada beberapa obat anti-mual khusus hewan yang bisa diberikan, tapi konsultasikan dulu dengan dokter.
Cara Membawa Kucing Naik Mobil untuk Diajak Mudik Lebaran
Bisa kah kucing dibawa perjalanan jauh seperti mudik Lebaran? Jawabannya tentu bisa, asalkan kamu mempersiapkan segalanya dengan baik. Dengan persiapan yang matang, kucing bisa tetap nyaman dan aman selama perjalanan. Pastikan kamu memperhatikan kondisi kucing sebelum, selama, dan setelah perjalanan. Jika gejala tidak membaik bahkan setelah turun kendaraan, sebaiknya bawa kucing ke dokter.
0 Komentar