
Aktivitas Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Semayang Balikpapan Meningkat
Aktivitas mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Semayang Balikpapan mengalami peningkatan yang signifikan. Ribuan penumpang memadati terminal pelabuhan, terutama pada hari Sabtu (14/3/2026). Pemandangan ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam melakukan perjalanan pulang kampung menggunakan transportasi laut.
Arus Mudik Mulai Meningkat
Sejak pagi hari, akses jalan di sekitar pelabuhan terpantau macet akibat tingginya mobilitas calon penumpang yang ingin berangkat menggunakan kapal laut. Pantauan menunjukkan ribuan warga memadati area pelabuhan untuk menuju berbagai daerah dengan menggunakan kapal laut. Aktivitas penumpang terlihat meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya, khususnya pada jalur keberangkatan menuju Pulau Jawa dan wilayah Indonesia timur.
Pada hari tersebut, tiga kapal diberangkatkan dari Pelabuhan Semayang Balikpapan. Salah satunya adalah KM Dorolonda, kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) yang tujuannya adalah Surabaya.
KM Dorolonda Mengangkut Ribuan Penumpang
Kepala Cabang PELNI Balikpapan, Ridwan Mandaliko, menjelaskan bahwa KM Dorolonda mengangkut ribuan penumpang. Baik peserta program mudik gratis maupun penumpang reguler yang mendapatkan diskon tiket dari pemerintah.
“Hari ini kapal KM Dorolonda dengan keberangkatan Balikpapan tujuan Surabaya. Yang kami angkut selain dari mudik gratis 1.200 orang, kami juga mengangkut penumpang non mudik gratis yang mendapat stimulus diskon 30 persen,” ujarnya.
Ridwan menyebutkan bahwa secara keseluruhan jumlah penumpang yang diangkut kapal tersebut mencapai sekitar 2.512 orang.
“Total yang kami angkut keseluruhan KM Dorolonda tujuan Balikpapan–Surabaya itu sekitar 2.512 orang,” jelasnya.
Program mudik gratis serta diskon tiket kapal dari pemerintah dinilai menjadi salah satu faktor meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi laut untuk pulang kampung. Ia menambahkan, arus mudik melalui kapal laut sebenarnya sudah mulai meningkat sejak beberapa hari sebelumnya. Pada 12 Maret 2026, kapal KM Lambelu juga telah diberangkatkan dari Balikpapan menuju Surabaya dengan jumlah penumpang sekitar 2.557 orang.
“Kita mulai dari tanggal 12 Maret itu ada KM Lambelu tujuan Surabaya juga, itu kita angkut sekitar 2.557 orang,” katanya.
Lonjakan jumlah penumpang ini menunjukkan bahwa transportasi laut masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat di Kalimantan Timur yang hendak pulang ke kampung halaman di Pulau Jawa maupun wilayah lain di Indonesia. Selain harga tiket yang relatif terjangkau, kapal laut juga mampu mengangkut penumpang dalam jumlah besar sehingga menjadi solusi transportasi massal selama musim mudik.
Puncak Arus Mudik Diprediksi Beberapa Hari Ke Depan
Ridwan memprediksi puncak arus mudik melalui Pelabuhan Semayang masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Beberapa jadwal keberangkatan kapal menuju Surabaya bahkan sudah hampir terisi penuh.
“Tanggal 17 ke Surabaya saat ini sudah terisi sekitar 2.200 penumpang. Lalu tanggal 18 juga ada kapal ke Surabaya yang sudah terisi sekitar 2.500 penumpang,” ungkapnya.
Selain itu, pada 19 Maret 2026 juga dijadwalkan keberangkatan kapal menuju Surabaya yang hingga kini telah terisi sekitar 1.500 penumpang. Di hari yang sama, akan ada kapal dengan rute menuju Parepare, Makassar hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang saat ini telah terisi sekitar 1.000 penumpang.
“Jadi total sampai lima kapal lagi yang akan berangkat hingga tanggal 19 Maret itu sekitar 6.500 penumpang,” pungkas Ridwan.
0 Komentar