Babinsa Patokan Bersama Warga dan Pelajar Tanam 750 Pohon Maronggi di Bantaran Sungai Karangasem


SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id
– Upaya pelestarian lingkungan terus digencarkan di Kabupaten Situbondo melalui aksi nyata di lapangan. Babinsa Kelurahan Patokan Koramil 0823/01 Situbondo, Serda Riza Karmijaya bersama Kopka Erfandi, menggandeng warga, perangkat pemerintah, serta pelajar untuk melaksanakan kegiatan penanaman pohon di bantaran Sungai Karangasem, Lingkungan Karangasem, Kelurahan Patokan, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat Kecamatan Situbondo, perangkat Kelurahan Patokan, masyarakat setempat, hingga siswa-siswi SMP Katolik. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bukti nyata kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah bantaran sungai yang rentan terhadap abrasi dan longsor.

Dalam aksi penghijauan tersebut, sebanyak 750 bibit pohon Maronggi ditanam di sepanjang bantaran sungai. Penanaman ini tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi juga memiliki fungsi ekologis penting, seperti memperkuat struktur tanah, mencegah erosi, serta menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar aliran sungai.

Serda Riza Karmijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Ia menekankan bahwa pelestarian alam tidak bisa dilakukan secara individu, melainkan harus melalui kerja sama semua pihak.

“Melalui penanaman pohon ini, kami berharap bantaran sungai menjadi lebih rindang, kuat menahan erosi, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain berdampak langsung terhadap lingkungan, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif, terutama bagi generasi muda. Keterlibatan pelajar dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga alam dan lingkungan sekitar.

Sejak awal kegiatan, antusiasme peserta terlihat jelas. Warga bersama para pelajar bergotong royong menanam bibit pohon dengan penuh semangat. Kebersamaan yang terjalin mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.

Salah satu pelajar yang ikut serta mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. “Kami jadi belajar langsung bagaimana cara menanam pohon dan pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan penanaman pohon ini juga menjadi langkah strategis dalam mengantisipasi dampak perubahan lingkungan, seperti banjir dan longsor, yang kerap terjadi akibat berkurangnya vegetasi di sekitar aliran sungai. Dengan adanya penghijauan ini, diharapkan daya serap air meningkat dan potensi bencana dapat diminimalisir.

Selain itu, keberadaan pohon Maronggi di masa mendatang juga diharapkan memberikan manfaat tambahan, baik dari segi ekologi maupun ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pohon yang tumbuh dengan baik akan menciptakan lingkungan yang lebih asri sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem.

Melalui kegiatan ini, TNI kembali menunjukkan perannya tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam kegiatan sosial dan lingkungan. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai program pembangunan berbasis masyarakat.

Dengan semangat gotong royong, kegiatan penanaman 750 pohon Maronggi ini menjadi langkah nyata menuju Situbondo yang lebih hijau, lestari, dan berkelanjutan.

0 Komentar