
Perayaan HUT ke-80 TNI AU di Lanud El Tari Kupang
Sebanyak 750 peserta Jungle Rock Run 2026 yang terdiri dari atlet, masyarakat umum, dan Forkompinda turut memeriahkan perayaan HUT ke-80 TNI AU di Lanud El Tari Kupang. Kegiatan yang bertajuk El-Tari Jungle Rock Run 2026 dilepas oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma didampingi Komandan Lanud El Tari Marsma TNI Somad, S.I.P., serta Ketua DPRD NTT Emi Nomleni pada Sabtu (18/4/2026).
Jungle Rock Run 2026 dimulai dari kawasan Lanud El Tari dengan rute yang mengelilingi area pangkalan. Peserta berlari sejauh 5 kilometer sambil menikmati pemandangan alam yang indah.
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada TNI AU yang terus menggelar kegiatan olahraga untuk masyarakat. Ia menyatakan bahwa event seperti ini sangat penting karena tidak hanya untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, tetapi juga untuk mempererat kedekatan antara TNI AU dan masyarakat.
“Masyarakat adalah bagian dari kekuatan kita bersama,” ujarnya. Ia juga menyampaikan ucapan selamat HUT ke-80 TNI AU, seraya berharap TNI AU semakin profesional, modern, dan kuat dalam menjaga wilayah udara serta terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah.
Komandan Lanud El Tari Marsma TNI Somad menjelaskan bahwa tema Jungle Rock Run diangkat karena mencerminkan karakteristik alam NTT yang unik. Menurutnya, NTT identik dengan hutan dan karang, yang menjadi ikon dalam kegiatan ini. Dengan demikian, peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga menikmati keindahan alam sekitar Lanud El Tari.
Ia menambahkan bahwa lomba lari sejauh 5 kilometer ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengasah kemampuan atlet serta mempersiapkan generasi muda NTT menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. “Harapannya, kegiatan ini tidak sekadar meramaikan acara, tetapi juga memberikan manfaat dan bahkan melahirkan prestasi,” tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal lomba. Salah satu peserta, Jeane, mengaku kegiatan ini sangat menyenangkan karena diikuti banyak orang dari berbagai daerah. “Seru sekali, pesertanya ramai dan rutenya juga menarik karena melewati kawasan yang masih alami. Ini pengalaman yang berbeda karena bisa lari sambil menikmati pemandangan di sekitar Lanud El Tari,” ungkapnya.
Jeane juga menilai penyelenggaraan kegiatan sangat baik, mulai dari pengamanan hingga fasilitas yang disiapkan panitia. “Semua sudah diatur dengan baik, jadi peserta bisa fokus menikmati lomba. Harapan kami kegiatan seperti ini terus dilakukan setiap tahun,” tambahnya.
Sementara itu, juara pertama kategori putra, Oktovianus Talo, menyebut lintasan yang disiapkan cukup menantang. “Medannya tidak sepenuhnya rata, ada sedikit tanjakan, jadi memang harus atur ritme dari awal. Ini bukan sekadar lari cepat, tapi juga soal ketahanan,” jelasnya.
Sebagai atlet, Oktovianus berharap ke depan panitia dapat menyediakan kategori khusus bagi atlet profesional agar kompetisi semakin kompetitif. “Kalau ada kategori khusus atlet, tentu akan lebih menarik dan bisa jadi ajang pembinaan bagi pelari-pelari muda di NTT. Ini juga bisa memotivasi generasi muda untuk lebih serius di cabang atletik,” ujarnya.
Ia juga menilai event seperti ini sangat penting dalam menjaring bibit atlet potensial di daerah. “Dengan banyaknya event seperti ini, kita bisa melihat potensi anak-anak muda yang punya kemampuan. Tinggal bagaimana dibina secara berkelanjutan,” tambahnya.
Selain lomba lari, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan band, fashion show, drumband, serta berbagai atraksi hiburan lainnya yang menambah semarak perayaan HUT TNI AU.
0 Komentar