Lautan Manusia di Lapangan Imanuel: Konser 'Semarak Sulteng Nambaso 2026' Jadi Tanda Kebangkitan Ekonomi

Lautan Manusia di Lapangan Imanuel: Konser 'Semarak Sulteng Nambaso 2026' Jadi Tanda Kebangkitan Ekonomi

Perayaan HUT ke-62 Sulawesi Tengah Digelar dengan Konser "Semarak Sulteng Nambaso 2026"

Lapangan Imanuel, Kota Palu, menjadi tempat yang penuh sesak dengan ribuan warga dari berbagai penjuru Sulawesi Tengah saat gelaran Konser "Semarak Sulteng Nambaso 2026" digelar pada Rabu malam (15/4/2026). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah. Di sini, masyarakat tidak hanya merayakan hari besar daerah, tetapi juga menunjukkan dukungan terhadap visi besar pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah provinsi.

Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, menunjukkan kerinduan akan hiburan berkualitas dan keinginan untuk ikut serta dalam proses pembangunan daerah. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Ketua TP PKK Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, serta jajaran Forkopimda dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Makna "Sulteng Nambaso" yang Mendalam

Dalam pidato sambutannya, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido menjelaskan bahwa jargon "Sulteng Nambaso" memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar slogan kampanye atau perayaan. Ia menyatakan bahwa "Sulteng Nambaso" adalah manifestasi tekad kolektif untuk mentransformasi Sulawesi Tengah menjadi daerah yang besar, hebat, dan memiliki daya saing terkemuka di tingkat nasional.

Menurut Wagub, melalui kegiatan seperti ini, pemerintah ingin menunjukkan bahwa Bumi Tadulako adalah daerah yang kaya akan karya seni dan memiliki modal sosial kuat dalam hal kolaborasi. Semangat inilah yang diharapkan menjadi bahan bakar bagi Sulawesi Tengah untuk melakukan lompatan besar menuju status sebagai daerah yang maju dan mandiri secara ekonomi.

Hiburan Sebagai Penguatan Ekonomi Lokal

Selain itu, Wagub menekankan bahwa gelaran ini berfungsi sebagai panggung ekspresi bagi seni dan budaya lokal agar tetap lestari di tengah arus modernisasi. Ke hadiran ribuan massa ini juga secara otomatis menggerakkan roda ekonomi lokal, terutama bagi para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar area konser.

"Semarak Sulteng Nambaso ini bukan hanya sekadar hiburan pelepas penat, tetapi merupakan ruang strategis untuk mempererat simpul kebersamaan dan menggerakkan ekonomi kerakyatan secara langsung," tambah Wagub di sela-sela riuhnya sorakan penonton. Sinergi antara hiburan rakyat dan penguatan ekonomi kecil inilah yang menjadi ciri khas dari kepemimpinan Anwar-Reny dalam merangkul masyarakat.

Penampilan Bintang Tamu yang Menghibur

Kemeriahan malam pembukaan tersebut mencapai puncaknya saat sejumlah bintang tamu ternama ibu kota mulai naik ke atas panggung. Penampilan energik dari Septi Vanesha ft. AH Band, King Nassar, Justy Aldrin, Aldi Taher, hingga Sal Priadi sukses menghipnotis penonton dengan daftar lagu yang populer di berbagai kalangan usia.

Aldi Taher dengan gayanya yang jenaka mampu mencairkan suasana, sementara Sal Priadi memberikan sentuhan emosional melalui lirik-lirik puitisnya yang disambut dengan sing-along massal. Pengaturan tata cahaya yang megah dan sistem suara yang mumpuni menjadikan konser ini sebagai salah satu pertunjukan musik terbesar yang pernah digelar di Kota Palu dalam beberapa tahun terakhir.

Agenda Lanjutan dan Persiapan Matang

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga menginformasikan bahwa kemeriahan perayaan HUT ke-62 ini tidak akan berhenti di malam pembukaan saja, melainkan akan terus berlanjut dengan berbagai agenda menarik lainnya. Puncak acara dijadwalkan pada penutupan yang jatuh pada 18 April 2026, yang menjanjikan kejutan dengan menghadirkan bintang tamu spesial yang tak kalah fenomenal dari hari pertama.

Persiapan matang di sektor keamanan dan kenyamanan pengunjung tetap menjadi prioritas utama panitia agar seluruh rangkaian acara berjalan tertib. Hal ini membuktikan profesionalitas jajaran pemerintah provinsi dalam mengelola acara berskala masif yang melibatkan ribuan orang.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Menutup sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, mulai dari panitia, aparat keamanan, hingga sponsor yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini. Keberhasilan konser ini diharapkan menjadi katalisator bagi persatuan seluruh elemen masyarakat di Sulawesi Tengah untuk bahu-membahu membangun daerah.

Dengan usia yang telah menginjak 62 tahun, Sulawesi Tengah diharapkan semakin matang dalam menghadapi tantangan global dan konsisten dalam menyejahterakan rakyatnya. "Semoga di usia ke-62 ini, Sulawesi Tengah semakin jaya, semakin nambaso, dan menjadi rumah yang aman serta sejahtera bagi kita semua," pungkas dr. Reny penuh haru.

0 Komentar