
Tiga Bupati Jawa Tengah Terjerat Korupsi, Ini Daftar Harta Kekayaan Mereka
Dalam tiga bulan terakhir, sejak Januari hingga Maret 2026, tiga bupati di Jawa Tengah (Jateng) terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketiganya adalah Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Mereka kini menjadi tersangka dalam berbagai kasus dugaan korupsi yang mengundang perhatian publik.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 29 Maret 2024, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq memiliki kekayaan senilai Rp86.703.030.547. Dalam laporan tersebut, ia memiliki utang sebesar Rp2.684.436.439. Harta terbesarnya adalah aset tanah dan bangunan yang mencapai Rp74.290.000.000. Berikut rinciannya:
- Tanah dan Bangunan:
- Tanah Seluas 2720 m² di Pekalongan, hasil sendiri: Rp2.040.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 90 m²/55 m² di Bogor, hasil sendiri: Rp1.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 180 m²/162 m² di Bogor, hasil sendiri: Rp3.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 2.25 m²/2.25 m² di Jakarta Pusat, hasil sendiri: Rp2.400.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 2.84 m²/2.84 m² di Jakarta Pusat, hasil sendiri: Rp3.800.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 800 m²/500 m² di Bogor, hasil sendiri: Rp5.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 489 m²/200 m² di Semarang, hasil sendiri: Rp7.000.000.000
- Tanah Seluas 200 m² di Badung, hasil sendiri: Rp3.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 100 m²/100 m² di Jakarta Timur, hasil sendiri: Rp5.000.000.000
- Tanah Seluas 550 m² di Bogor, hasil sendiri: Rp10.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 209 m²/209 m² di Depok, hasil sendiri: Rp3.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 1613 m²/800 m² di Pekalongan, hasil sendiri: Rp3.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 310 m²/300 m² di Pekalongan, hasil sendiri: Rp5.000.000.000
- Tanah Seluas 1298 m² di Pekalongan, hasil sendiri: Rp2.500.000.000
- Tanah Seluas 740 m² di Pekalongan, hasil sendiri: Rp1.000.000.000
- Tanah Seluas 1900 m² di Pekalongan, hasil sendiri: Rp1.900.000.000
- Tanah Seluas 1900 m² di Pekalongan, hasil sendiri: Rp1.900.000.000
- Tanah Seluas 1420 m² di Pekalongan, hasil sendiri: Rp3.550.000.000
- Tanah Seluas 599 m² di Pekalongan, hasil sendiri: Rp2.500.000.000
- Tanah Seluas 7330 m² di Pekalongan, hasil sendiri: Rp2.500.000.000
- Bangunan Seluas 0 m² di Pekalongan, hasil sendiri: Rp500.000.000
- Bangunan Seluas 0 m² di Pekalongan, hasil sendiri: Rp350.000.000
- Tanah Seluas 121 m² di Bogor, hasil sendiri: Rp325.000.000
- Tanah Seluas 76 m² di Bogor, hasil sendiri: Rp700.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 76 m²/120 m² di Bogor, hasil sendiri: Rp700.000.000
-
Tanah Seluas 10 m² di Bogor, hasil sendiri: Rp125.000.000
-
Alat Transportasi dan Mesin: Rp1.180.000.000
- Mobil, Hyundai Minibus Tahun 2013: Rp200.000.000
-
Mobil, Alphard Alphard X A/T 2.4 Tahun 2018: Rp980.000.000
-
Harta Bergerak Lainnya: Rp3.020.000.000
- Surat Berharga: Rp0
- Kas dan Setara Kas: Rp10.897.466.986
- Harta Lainnya: Rp0
Sub Total: Rp89.387.466.986
Utang: Rp2.684.436.439
Total Harta Kekayaan: Rp86.703.030.547
Bupati Pati Sudewo
Berdasarkan data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Sudewo melaporkan kekayaannya pada 11 April 2025. Diketahui bahwa kader Partai Gerindra ini memiliki harta kekayaan senilai Rp31.519.711.746 (Rp31,5 miliar). Harta tersebut terbagi ke dalam sejumlah aset, di antaranya adalah tanah dan bangunan. Sudewo tercatat memiliki 31 aset dalam kategori tersebut yang tersebar di berbagai wilayah dengan nilai mencapai Rp17.030.885.000. Aset tersebut terletak seperti di Surakarta, Pati, Yogyakarta, Bogor, hingga Blora.
Selain itu, Sudewo juga memiliki alat transportasi dan mesin sebanyak 6 mobil dan 2 motor. Berikut rinciannya:
- Mobil, Toyota Innova Minibus Tahun 2013, Hasil Sendiri: Rp120.000.000.
- Mobil, Toyota Harrier Jeep Tahun 2014, Hasil Sendiri: Rp400.000.000.
- Motor, Honda Beat Solo Tahun 2017, Hasil Sendiri: Rp4.000.000.
- Motor, Suzuki Ts125 Tahun 2004, Hasil Sendiri: Rp25.000.000.
- Mobil, Mitsubishi Pajero Sport Jeep Tahun 2019, Hasil Sendiri: Rp287.050.000.
- Mobil, Bmw X5 Tahun 2023, Hasil Sendiri: Rp1.900.000.000.
- Mobil, Toyota Alphard Tahun 2024, Hasil Sendiri: Rp1.700.000.000.
- Mobil, Toyota Land Cruiser Tahun 2019, Hasil Sendiri: Rp1.900.000.000.
Selanjutnya, Sudewo memiliki aset harta bergerak lainnya sebesar Rp795.000.000, surat berharga sebesar Rp5.397.500.000, serta kas dan setara kas sebesar Rp1.960.276.746. Lulusan magister di bidang Teknik Pembangunan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu pun tercatat tak memiliki utang.
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Berikut rincian harta kekayaan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman:
- Tanah dan Bangunan:
- Tanah dan Bangunan Seluas 3234 m²/1000 m² di Cilacap, Hibah Tanpa Akta: Rp8.000.000.000
-
Tanah Seluas 140 m² di Cilacap, Lainnya: Rp150.000.000
-
Alat Transportasi dan Mesin: Rp1.400.000.000
- Mobil, Toyota Mini Bus Tahun 2021, Hibah Tanpa Akta: Rp900.000.000
-
Mobil, Toyota SUV Tahun 2024, Hasil Sendiri: Rp500.000.000
-
Harta Bergerak Lainnya: Rp360.000.000
- Surat Berharga: Rp0
- Kas dan Setara Kas: Rp1.295.400.782
- Harta Lainnya: Rp1.050.000.000
Sub Total: Rp12.255.400.782
Hutang: Rp215.610.000
Total Harta Kekayaan: Rp12.039.790.782
Siapa Bupati yang Paling Kaya?
Dari ketiga bupati tersebut, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq memiliki kekayaan terbesar, yaitu sebesar Rp86.703.030.547. Diikuti oleh Bupati Pati Sudewo dengan total kekayaan Rp31.519.711.746, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dengan total kekayaan Rp12.039.790.782.
0 Komentar