TNI dan Tim Gabungan Amankan Keberangkatan KMP Munggiyango Hulalo di Pelabuhan Jangkar Situbondo
SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id – Sinergitas TNI bersama instansi terkait kembali ditunjukkan dalam pengamanan dan monitoring keberangkatan penumpang kapal laut di Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Minggu (05/04/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut difokuskan pada pengamanan keberangkatan KMP Munggiyango Hulalo dengan tujuan Pelabuhan Pulau Kangean. Kehadiran aparat gabungan di lapangan bertujuan memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi para penumpang.
Sejumlah personel lintas instansi turut terlibat dalam kegiatan ini, di antaranya anggota Koramil Jangkar Koptu Siddik, personel Kamla Jangkar Kopka Supardi, Polairud Bripka Rifyanto, serta perwakilan UPT PPR Banyuwangi yang dipimpin Tri Wahyono bersama lima personel.
Selain itu, pengamanan juga melibatkan Syahbandar Jangkar Ahmad Fauzan beserta anggota, tim Supervisi ASDP Wilker Jangkar yang dipimpin Slamet, serta perwakilan ASDP lainnya. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan pelayanan transportasi laut yang aman dan profesional di wilayah pesisir Situbondo.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan manifest penumpang serta memastikan seluruh prosedur keselamatan dipatuhi sebelum keberangkatan kapal. Berdasarkan data di lapangan, jumlah penumpang KMP Munggiyango Hulalo tercatat sebanyak 31 orang, terdiri dari 28 penumpang dewasa dan 3 anak-anak atau bayi.
Koptu Siddik menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin keamanan dan kelancaran transportasi laut.
“Melalui kegiatan pengamanan ini, kami berharap masyarakat merasa aman dan nyaman selama proses keberangkatan hingga tiba di tujuan,” ujarnya.
Suasana di Pelabuhan Jangkar terpantau tertib dan kondusif selama proses keberangkatan berlangsung. Para penumpang mengikuti prosedur dengan baik, mulai dari pemeriksaan hingga naik ke kapal, sementara petugas terlihat sigap memberikan arahan dan bantuan di lapangan.
Pengamanan tidak hanya difokuskan pada aspek keselamatan penumpang, tetapi juga pengawasan aktivitas di area pelabuhan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Hal ini menjadi bagian penting dalam memastikan operasional transportasi laut berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kuatnya sinergi antarinstansi dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. Kolaborasi antara TNI, kepolisian, otoritas pelabuhan, dan instansi terkait lainnya dinilai mampu menciptakan sistem pengamanan yang efektif dan terintegrasi.
Dengan adanya pengamanan terpadu seperti ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut semakin meningkat. Selain itu, langkah ini juga menjadi upaya preventif dalam meminimalisir risiko yang dapat terjadi selama proses keberangkatan kapal.
Ke depan, sinergi antarinstansi di Pelabuhan Jangkar diharapkan terus terjaga dan ditingkatkan guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan. Pengamanan yang konsisten dan profesional menjadi kunci dalam menciptakan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat luas.
0 Komentar