SUBOH, GUBUKINSPIRASI.id
- Pemandangan tak biasa terlihat di area persawahan Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo. Seorang anggota TNI, Babinsa Koramil 0823/12 Suboh, Serda Asy’ari, rela turun langsung ke lumpur untuk membantu petani membersihkan gulma di sawah milik Bapak Rendi, Senin (04/05/2026).

Aksi ini sontak menarik perhatian warga sekitar. Di tengah tugasnya sebagai aparat teritorial, Serda Asy’ari justru terlihat sibuk bergelut dengan lumpur, mencabuti gulma yang tumbuh di sela tanaman padi. Tanpa ragu, ia bekerja layaknya petani pada umumnya, menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat binaannya.

Kegiatan pembersihan gulma tersebut bukan tanpa alasan. Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman padi dapat menghambat pertumbuhan karena menyerap nutrisi yang seharusnya diperoleh tanaman utama. Jika tidak dibersihkan, kondisi ini bisa berdampak pada menurunnya hasil panen.

Serda Asy’ari menjelaskan bahwa keterlibatannya merupakan bagian dari upaya mendukung petani agar hasil panen tetap optimal, sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat, membantu apa yang bisa kami bantu. Termasuk mendampingi petani agar hasil panennya bisa maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya fokus pada keamanan wilayah, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk sektor pertanian yang menjadi tulang punggung desa.

Bapak Rendi, pemilik sawah, mengaku tidak menyangka akan mendapatkan bantuan langsung dari seorang anggota TNI. Ia mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas kepedulian tersebut.

“Saya sangat berterima kasih. Kehadiran Pak Babinsa sangat membantu kami, apalagi pekerjaan di sawah seperti ini cukup berat,” katanya.

Warga sekitar yang menyaksikan juga memberikan respons positif. Mereka menilai kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu dekat dengan rakyat, bukan hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain membantu meringankan beban petani, aksi ini juga menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.

Lebih jauh, keterlibatan Babinsa dalam aktivitas pertanian dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan di tingkat lokal. Dengan memastikan tanaman padi tumbuh sehat, peluang hasil panen yang maksimal pun semakin besar.

Aksi Serda Asy’ari ini menjadi gambaran bahwa kepedulian tidak harus dilakukan dengan cara besar. Turun langsung ke sawah dan membantu petani justru menjadi langkah sederhana yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan warga terus terjaga, sekaligus mendorong kesadaran bersama untuk saling membantu dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di daerah.