Babinsa Jangkar Hadiri Musranting NU Curah Kalak, Perkuat Sinergi TNI dengan Tokoh Agama dan Masyarakat


JANGKAR, GUBUKINSPIRASI.id
- Upaya mempererat hubungan antara TNI, tokoh agama, dan masyarakat terus dilakukan jajaran Kodim 0823/Situbondo melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah binaan. Salah satunya terlihat saat personel Koramil 0823/09 Jangkar, Pelda Gunawan, menghadiri kegiatan Musyawarah Ranting (Musranting) Nahdlatul Ulama (NU) Desa Curah Kalak, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan suasana kekeluargaan itu menjadi momentum penting dalam memperkuat ukhuwah serta sinergitas antara aparat kewilayahan dengan tokoh agama dan masyarakat setempat. Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan organisasi keagamaan tersebut juga mendapat sambutan hangat dari para peserta yang hadir.

Musranting NU Desa Curah Kalak dihadiri berbagai unsur penting di lingkungan masyarakat dan organisasi keagamaan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Kepala Desa Curah Kalak Suntadi, S.Sos., Pengurus PAC NU Situbondo KH. Muhiddin Khotib, Ketua MWC NU Jangkar H. Zaenuri Gazhali, SH., MM., M.Si., Ketua Ranting NU Desa Curah Kalak Ibnu Hajar, S.ST., KH. Fatah Yasin, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya.

Kegiatan musyawarah tersebut menjadi forum penting dalam membahas berbagai program organisasi sekaligus memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat di tingkat desa.

Pelda Gunawan mengatakan bahwa kehadiran aparat TNI dalam kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk membangun komunikasi sosial yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang bertujuan memperkuat ukhuwah, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan harmonis antara TNI dan tokoh agama sangat penting dalam menjaga stabilitas wilayah. Tokoh agama memiliki peran besar dalam menciptakan suasana damai dan memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa momentum Musranting NU menjadi sarana efektif untuk mempererat komunikasi sosial antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan sosial maupun potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

Para tokoh agama yang hadir mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran aparat TNI menunjukkan adanya kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat, khususnya dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial dan keagamaan.

Selain memperkuat hubungan antarinstansi dan organisasi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata kolaborasi dalam menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung mencerminkan kuatnya budaya gotong royong dan toleransi di tengah masyarakat Desa Curah Kalak.

Kodim 0823/Situbondo sendiri terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, maupun kemasyarakatan. Kehadiran aparat teritorial diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menjaga stabilitas wilayah.

Dengan terjalinnya hubungan harmonis antara TNI, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Jangkar dapat terus terjaga dengan baik. Sinergitas tersebut juga menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah dan menciptakan kehidupan masyarakat yang damai serta sejahtera.

Kegiatan Musranting NU Desa Curah Kalak berlangsung lancar, aman, dan penuh suasana kekeluargaan. Momentum tersebut menjadi bukti bahwa kebersamaan antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat tetap terjalin kuat demi menjaga persatuan dan keharmonisan di Kabupaten Situbondo.

0 Komentar