Pelda Mustakim Bongkar Bahaya Cyber Bullying di Hadapan Puluhan Pelajar SMPN 1 Sumbermalang
SUMBERMALANG, GUBUKINSPIRASI.id - Fenomena cyber bullying yang semakin marak di kalangan remaja menjadi perhatian serius aparat TNI di Kabupaten Situbondo. Untuk membangun karakter generasi muda yang lebih tangguh dan berjiwa nasionalis, Ws. Danramil 0823/16 Sumbermalang, Pelda Mustakim, memberikan sosialisasi wawasan kebangsaan kepada puluhan pelajar SMPN 1 Sumbermalang, Desa Tlogosari, Kecamatan Sumbermalang, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Remaja Tangguh 2026 Mengelola Emosi Membangun Jati Diri Tanpa Anarki” itu diikuti sekitar 50 siswa-siswi. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusiasme sejak awal acara dimulai.
Program tersebut diprakarsai oleh Camat Sumbermalang Fadnur Rahman, S.Sos., sebagai upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga karakter, etika, dan rasa cinta tanah air di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat.
Turut hadir dalam kegiatan itu Camat Sumbermalang beserta staf, Kapolsek Sumbermalang yang diwakili Bripka Surya, anggota Puskesmas Sumbermalang, Kepala Sekolah SMPN 1 Sumbermalang, serta para guru dan pelajar.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penanaman semangat nasionalisme dan cinta tanah air kepada para siswa sejak usia dini. Para peserta tampak khidmat mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara edukatif dan interaktif tersebut.
Dalam penyampaian materinya, Pelda Mustakim menyoroti pentingnya wawasan kebangsaan di tengah tantangan era digital. Ia juga mengingatkan para pelajar tentang bahaya cyber bullying yang kini banyak terjadi di lingkungan remaja dan media sosial.
Menurutnya, penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat memicu konflik, tekanan mental, hingga tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, para pelajar diminta lebih berhati-hati dalam berinteraksi di dunia maya.
“Generasi penerus bangsa harus memahami pentingnya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak usia muda. Remaja harus mampu mengelola emosi dan membangun karakter positif tanpa tindakan anarki,” tegas Pelda Mustakim di hadapan para siswa.
Ia menambahkan bahwa remaja saat ini harus mampu menjadi generasi yang cerdas dalam menggunakan teknologi, bukan justru terjebak dalam perilaku negatif seperti perundungan digital, penyebaran ujaran kebencian, maupun tindakan provokatif di media sosial.
Selain membahas bahaya cyber bullying, Pelda Mustakim juga mengajak para pelajar untuk meningkatkan disiplin, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, karakter yang kuat menjadi pondasi penting dalam menghadapi tantangan masa depan.
Para siswa terlihat aktif mengikuti sesi sosialisasi. Beberapa pelajar bahkan mengajukan pertanyaan terkait dampak media sosial terhadap kehidupan remaja dan cara menghadapi perundungan di lingkungan sekolah maupun dunia digital.
Kepala SMPN 1 Sumbermalang mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberikan edukasi penting bagi para siswa di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk memperkuat karakter dan mental generasi muda.
Melalui sosialisasi wawasan kebangsaan ini, diharapkan para pelajar mampu menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat. Selain itu, para siswa juga diharapkan lebih bijak menggunakan media sosial dan mampu menjaga sikap dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, sekolah, dan tenaga kesehatan dalam membangun generasi muda yang tangguh, cerdas, dan siap menghadapi tantangan era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan. (*)
0 Komentar