TNI-Polri Perketat Pengamanan Misa Malam Paskah di Besuki, Jemaat Beribadah dengan Khidmat dan Aman


BESUKI, GUBUKINSPIRASI.id
- Sinergitas TNI dan Polri kembali terlihat dalam pengamanan kegiatan keagamaan di Kabupaten Situbondo. Demi memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman, jajaran Kodim 0823/Situbondo melalui personel Koramil 0823/11 Besuki turut melaksanakan pengamanan Ibadah Misa Malam Paskah di Gereja Katolik Santo Mikael, Jalan Sepudi No. 493, Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Jumat (15/05/2026).

Pengamanan dilakukan secara terpadu bersama jajaran Polsek Besuki dan instansi terkait guna menjaga situasi tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah berlangsung. Kehadiran aparat gabungan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen dalam menjaga toleransi antarumat beragama di wilayah Situbondo.

Ibadah Misa Malam Paskah dipimpin oleh Romo Fadjar Tedjo Soekarno dan diikuti sekitar 100 jemaat. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa selama prosesi ibadah berlangsung. Para jemaat tampak mengikuti seluruh rangkaian misa dengan tenang di bawah pengamanan aparat gabungan.

Personel Koramil 0823/11 Besuki yang terlibat dalam pengamanan adalah Serma Hamzah. Ia bersama anggota kepolisian melakukan pemantauan di sekitar area gereja untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Pengamanan juga melibatkan Kapolsek Besuki AKP Adam, S.H., bersama empat personel Polsek Besuki. Selain itu, personel Unit Pelaksana Layanan (UPL) PLN Besuki turut hadir mendukung kelancaran kegiatan, khususnya dalam menjaga stabilitas pasokan listrik selama ibadah berlangsung.

Kehadiran aparat gabungan tersebut mendapat apresiasi dari jemaat gereja. Mereka merasa lebih tenang dan nyaman saat menjalankan ibadah karena adanya pengamanan yang maksimal dari TNI dan Polri.

Salah satu jemaat mengaku bersyukur karena pelaksanaan Misa Malam Paskah berjalan lancar tanpa gangguan. Menurutnya, pengamanan yang dilakukan aparat menunjukkan kepedulian terhadap kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

“Kami merasa aman dan nyaman saat mengikuti misa. Terima kasih kepada aparat yang sudah menjaga kegiatan ini,” ujarnya.

Serma Hamzah mengatakan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari tugas aparat kewilayahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan seluruh warga dapat menjalankan ibadah dengan damai.

Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sangat penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan harmonis, terutama saat berlangsung kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak masyarakat.

Kegiatan pengamanan tersebut juga menjadi bukti nyata kuatnya toleransi antarumat beragama di Kabupaten Situbondo. Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat rasa persatuan serta menjaga kerukunan di lingkungan sosial.

Selain fokus pada aspek keamanan, aparat gabungan juga memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib dan lancar. Pengawasan dilakukan sejak jemaat mulai berdatangan hingga kegiatan selesai dilaksanakan.

Sinergitas antara TNI dan Polri dalam pengamanan kegiatan keagamaan seperti ini dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas wilayah. Dengan koordinasi yang baik, potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Melalui pengamanan tersebut, TNI dan Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan masyarakat sekaligus memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Situbondo.

0 Komentar