Wisata Healing di Berastagi yang Cocok untuk Liburan Akhir Pekan
Libur panjang Kenaikan Isa Almasih pada Kamis (14/5/2026) memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berlibur. Bagi warga Kota Medan dan sekitarnya, kawasan objek wisata Berastagi di Kabupaten Karo tetap menjadi pilihan utama untuk melepas penat. Area pegunungan dengan udara sejuk dan pemandangan hijau pepohonan menjadi daya tarik utama. Berastagi tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga berbagai tempat hiburan yang ramah di kantong.
Berikut rekomendasi tempat healing di seputar Berastagi dengan harga terjangkau:
Puncak Tangke Rabu
Puncak Tangke Tabu merupakan objek wisata ramah keluarga yang terletak di Jalan Jaranguda, Desa Sempajaya, Berastagi. Objek wisata ini terletak di jalan alternatif menuju inti kota Berastagi dan menawarkan pengalaman wisata khas perbukitan. Di dalamnya terdapat pepohonan Pinus dan beberapa wahana yang cocok untuk semua usia.
Dari sini, pengunjung dapat melihat panorama Berastagi serta pemandangan Gunung Sinabung yang menjadi daya tarik utama. Biaya masuk hanya Rp 5.000 per orang. Pengunjung juga bisa memanfaatkan parkir kendaraan dan pondok secara gratis. Namun, jika ingin menyewa tikar dikenakan biaya Rp 20.000, serta beberapa lapak yang bisa disewa untuk berlibur bersama keluarga besar seperti aula.
Di objek wisata ini juga tersedia area camping ground lengkap dengan fasilitas tenda. Areanya cukup luas, sehingga cocok untuk berbagai aktivitas outdoor.
Gundaling Farmstead Berastagi
Gundaling Farmstead Berastagi adalah tempat peternakan sapi perah yang dikelola secara modern dan memasarkan produknya sendiri. Akses ke lokasi sangat mudah, dan selama perjalanan menuju Berastagi, pengunjung bisa menikmati pemandangan Gunung Sinabung.
Objek wisata ini terletak tidak jauh dari Puncak Tangke Tabu. Di sini tersedia lahan parkir yang memadai, sebuah cafe yang menyediakan berbagai produk hasil peternakan seperti susu sapi dan eskrim. Pengunjung bisa melihat langsung sapi penghasil susu yang didatangkan dari Australia.
Seorang wisatawan mengaku datang ke objek wisata ini ingin melihat proses pemerahan susu sapi. Ia merasa susu yang dijual di sini lebih segar dibandingkan susu di pasaran karena langsung diperah dari sapi dan dijual di lokasi tersebut.
Biaya parkir hanya Rp 5 ribu. Susu segar dari sapi Australia dijual seharga Rp 20 ribu untuk rasa original hingga Rp 35 ribu untuk berbagai rasa. Es krim dijual seharga Rp 8 ribu per cup.
Petik Strawberry
Selain dikenal sebagai kota wisata, Berastagi juga dikenal sebagai penghasil buah dan sayur. Jeruk dan strawberry adalah dua komoditi unggulan di daerah ini. Salah satu agro wisata pemetikan strawberry yang ramai adalah Purba Family&Farm di Jalan Jaranguda Berastagi.
Lokasi wisata ini tampak seperti kebun buah biasa, tetapi daya tariknya adalah latar belakang kebun yang mengarah ke Berastagi. Sambil memetik strawberry, pengunjung bisa menikmati pemandangan indah kawasan Berastagi dari atas. Selain itu, mata pengunjung dimanjakan dengan jajaran bukit-bukit yang menjulang tinggi.
Tidak ada biaya masuk untuk wisata agro ini. Pengunjung diwajibkan berbelanja mulai dari strawberry hingga buah atau panganan lain yang tersedia di sana. Di sini juga tersedia beberapa pondok untuk istirahat sambil menikmati pemandangan.
Air Terjun Sikulikap
Air Terjun Sikulikap merupakan salah satu tempat wisata di Sumut yang banyak dikunjungi. Lokasinya dekat dengan Desa Doulu, atau perbatasan antara wilayah Karo dan Kabupaten Deliserdang. Wisata ini menawarkan keindahan alam yang unik, serta sensasi hutan cemara di sekitar air terjun yang membuat pengunjung merasa tenang.
Aktivitas outdoor seperti berkemah atau panjat tebing sangat cocok dilakukan di tempat ini. Jalur treking menuju air terjun hanya membutuhkan waktu 15 menit. Jalur yang tersedia sudah tertata rapi dengan anak tangga yang memudahkan pengunjung.
0 Komentar