Menteng jadi sasaran: WNA dijambret saat gunakan ponsel di tepi jalan

Menteng jadi sasaran: WNA dijambret saat gunakan ponsel di tepi jalan

Aksi Penjambretan yang Menimpa WNA di Jakarta Pusat

Beberapa waktu terakhir, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, menjadi tempat kejadian aksi penjambretan yang menimpa warga negara asing (WNA). Dalam sebulan terakhir, beberapa turis dari berbagai negara kehilangan ponsel mereka saat sedang berada di pinggir jalan. Kejadian ini terjadi di beberapa lokasi seperti Kebon Sirih, Bundaran HI, dan sekitar Pos Bloc.

Banyak aksi penjambretan tersebut terekam oleh kamera dashboard kendaraan dan viral di media sosial. Polisi menyebut bahwa pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang sedang memainkan telepon genggam di tepi jalan.

WNA Italia Dijambret di Bundaran HI

Kasus terbaru menimpa warga negara Italia berinisial CL di kawasan Bundaran HI, Menteng, pada Kamis (14/5/2026) sore. Dalam rekaman dashcam yang beredar, korban terlihat berdiri di pinggir jalan sambil memainkan ponselnya saat menunggu kendaraan online. Tak lama kemudian, seorang pengendara motor merah mendekat dan langsung merampas telepon genggam dari tangan korban sebelum kabur.

Korban sempat mengejar pelaku, namun terjatuh hingga tersungkur di aspal. "Korban merupakan WNA asal Italia. Barang yang diambil satu unit HP Motorola Neo 60," ujar Braiel. Polisi hingga kini masih memburu pelaku.

WNA Polandia Kehilangan Ponsel di Kebon Sirih

Sebelumnya, warga negara Polandia bernama Andrezej Skorski juga menjadi korban penjambretan di kawasan Kebon Sirih, Menteng, pada 8 Mei 2026. Ponsel milik korban sempat hilang sebelum ditemukan polisi kurang dari 24 jam setelah laporan dibuat. Dalam video yang diunggah akun Instagram @polsekmetromenteng, Andrezej menyampaikan apresiasinya kepada polisi. "HP saya dicuri dan saya menghubungi Polsek Metro Menteng. Setelah 24 jam, saya mendapat informasi bahwa ponsel saya telah ditemukan," ujarnya.

Polisi menyebut pelaku dalam kasus tersebut telah diamankan, meski identitasnya belum dipublikasikan.

WN Jerman Dijambret Dekat Pos Bloc

Kasus serupa juga menimpa seorang warga negara Jerman di dekat Pos Bloc, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Minggu (19/4/2026). Korban dijambret saat hendak menyeberang jalan di depan Sekolah Santa Ursula sekitar pukul 15.40 WIB. Dua pelaku yang berboncengan motor mendekati korban di dekat pelican crossing, lalu merampas ponsel sebelum melarikan diri.

Tiga hari setelah kejadian, polisi menangkap dua pelaku berinisial Y dan F di kawasan Rawa Badak, Jakarta Utara. Polisi juga menangkap seorang penadah berinisial AHS. "Selain dua pelaku utama, polisi juga berhasil mengamankan satu orang penadah," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung. Ketiganya dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Polisi Petakan Titik Rawan

Polisi mengakui kawasan Menteng belakangan menjadi salah satu titik rawan penjambretan dengan modus serupa. Menurut Braiel, pelaku bergerak secara acak dan memanfaatkan korban yang terlihat lengah di pinggir jalan. "Pelaku modusnya random terhadap korban yang terlihat lengah di pinggir jalan. Untuk keterkaitan antara pelaku, sampai saat ini belum kita temukan modus komplotan pelaku jambret," ujarnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, polisi meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan dan berkoordinasi dengan petugas keamanan kawasan perkantoran, hotel, serta halte Transjakarta di Jakarta Pusat.

0 Komentar