
Wisata Hiu Paus Botubarani Kembali Menarik Perhatian Wisatawan
Wisata hiu paus di Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo kembali menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dari berbagai daerah. Tidak hanya wisatawan lokal, tetapi juga pengunjung dari Jakarta hingga Palu sengaja datang untuk melihat langsung keindahan bawah laut dan kemunculan hiu paus yang dikenal dengan nama Sherly.
Daya Tarik Wisata yang Tak Terbantahkan
Pengunjung mengaku terkesan dengan kondisi terumbu karang yang masih terjaga serta keberadaan hiu paus yang menambah kesan unik dari wisata ini. Selain itu, wisata ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar, termasuk pelaku UMKM yang menjual berbagai produk lokal.
Selama kunjungan mereka, beberapa wisatawan tampak asyik mengenakan perlengkapan snorkeling atau memotret momen saat hiu paus muncul ke permukaan laut. Beberapa bahkan berjoget TikTok sambil direkam menggunakan drone milik pengelola, dengan latar belakang hiu paus yang sedang berenang tenang.
Pengalaman Unik yang Tidak Bisa Ditemukan Di Tempat Lain
Tiga wisatawan asal Jakarta, Feiby Anastasia, Kevin Laveno, dan Dora Wong, mengungkapkan bahwa pengalaman melihat hiu paus di Gorontalo menjadi salah satu momen terbaik selama perjalanan mereka di Sulawesi. Mereka menyebutkan bahwa akses ke lokasi wisata cukup mudah, sehingga membuat pengalaman ini menjadi lebih istimewa.
Kevin mengatakan bahwa sebelum berkunjung ke Gorontalo, mereka mencari informasi mengenai destinasi diving terbaik di wilayah Sulawesi. Nama Gorontalo, khususnya Objek Wisata Hiu Paus Botubarani, muncul karena dikenal memiliki terumbu karang yang sehat dan alami.
Selama berada di Gorontalo, mereka melakukan perjalanan diving di beberapa lokasi, termasuk wilayah Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Kevin menyebutkan bahwa kondisi bawah laut Gorontalo meninggalkan kesan mendalam karena warna karang yang masih cerah dan pertumbuhan yang baik.
Pengalaman Langsung yang Berbeda
Dora Wong mengatakan bahwa informasi mengenai wisata hiu paus pertama kali ia dapatkan melalui media sosial. Ia mengaku sering melihat unggahan wisatawan yang berenang bersama hiu paus di Botubarani hingga akhirnya penasaran ingin mencoba langsung.
Ia mengaku sempat gugup saat pertama kali turun ke laut karena ukuran hiu paus yang sangat besar. Namun, rasa takut itu berubah menjadi kagum setelah melihat satwa tersebut berenang tenang di dekat wisatawan.
Feiby Anastasia juga mengaku terkesan dengan suasana laut di Gorontalo yang dinilai masih bersih. Selama empat hari berada di Gorontalo, ia banyak menikmati aktivitas wisata laut mulai dari snorkeling hingga diving.
Keberadaan Hiu Paus sebagai Penyumbang Ekonomi
Selain menikmati wisata, para wisatawan juga menyoroti sikap masyarakat Gorontalo yang dinilai cukup menjaga kelestarian laut. Menurut mereka, kondisi tersebut menjadi alasan utama mengapa ekosistem bawah laut Gorontalo masih terlihat sehat.
Sementara itu, Mutia, wisatawan asal Palu, Sulawesi Tengah, juga mengaku sengaja datang ke Botubarani untuk melihat hiu paus. Ia mengatakan wisata tersebut tidak hanya memberikan hiburan bagi wisatawan, tetapi juga membantu ekonomi masyarakat sekitar.
Mutia menyebut dirinya sudah beberapa kali datang ke Gorontalo karena pernah tinggal di daerah tersebut saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Ia menilai perkembangan wisata di Gorontalo kini terlihat semakin baik dibanding beberapa tahun lalu.
Harapan untuk Peningkatan Fasilitas
Meski menikmati wisata hiu paus di Botubarani, Mutia berharap fasilitas pendukung di lokasi wisata dapat terus ditingkatkan. Menurutnya, jumlah pengunjung yang ramai perlu diimbangi dengan penambahan area duduk hingga tempat makan yang lebih memadai.
0 Komentar