
Perjalanan Karier Gregoria Mariska Tunjung
Gregoria Mariska Tunjung, salah satu atlet bulu tangkis Indonesia yang terkenal, mendadak menjadi sorotan setelah mengundurkan diri dari Pelatnas PBSI Cipayung. Keputusan ini diambil setelah melalui komunikasi dan pembicaraan dengan pihak pengurus PBSI. Pemain berusia 26 tahun ini telah menorehkan banyak prestasi selama menjadi bagian dari tim nasional.
Keputusan untuk mundur dari Pelatnas PBSI Cipayung diumumkan pada Jumat (15/5). Alasan utamanya adalah masalah kesehatan, khususnya sakit vertigo yang tidak kunjung sembuh dalam beberapa bulan terakhir. Dalam surat yang disampaikan, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus dan pelatih PBSI atas kepercayaan yang diberikan. Gregoria telah menjadi bagian dari Pelatnas Cipayung sejak 2014 atau selama 12 tahun terakhir.
Sejak masuk Pelatnas PBSI Cipayung di usia 15 tahun, Gregoria berhasil meraih berbagai prestasi. Ia tidak hanya sukses dalam turnamen individu, tetapi juga dalam beregu. Salah satu momen penting dalam kariernya adalah saat ia merebut medali emas Kejuaraan Dunia Junior 2017. Ini menjadi tinta emas sejarah karena Indonesia terakhir kali juara dalam ajang tersebut di nomor tunggal putri pada 1992 atas nama Kristin Yunita.
Sebelum itu, Gregoria juga mencatatkan prestasi dalam Kejuaraan Asia Junior. Ia meraih medali perak pada edisi 2016 (tunggal putri), medali perak pada edisi 2017 (beregu campuran), dan perunggu pada edisi 2015 (beregu campuran).
Prestasi Gregoria terus berkembang. Di antaranya, ia membawa Indonesia menjadi runner-up Uber Cup 2024, perunggu Piala Sudirman 2019, medali perak SEA Games 2021 (beregu putri), hingga perunggu Asian Games 2018 (beregu putri).
Dalam turnamen BWF World Tour, Gregoria berhasil meraih dua gelar juara yaitu Spain Masters 2023 dan Kumamoto Masters 2023. Selain itu, ia juga menjadi finalis pada Australia Open 2022, Malaysia Masters 2023, Swiss Open 2024, Kumamoto Masters 2024, dan Kumamoto Masters 2025.
Gregoria perlahan menjelma menjadi atlet top dunia. Ia pernah menempati peringkat lima dunia, yang menjadi pencapaian terbaik dalam kariernya sejauh ini. Puncak prestasinya adalah ketika ia berhasil membawa pulang medali perunggu Olimpiade Paris 2024. Medali tersebut diraih setelah pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Carolina Marin batal digelar karena cedera lutut parah yang dialami atlet Spanyol tersebut.
Daftar Prestasi Gregoria Mariska Tunjung
BWF World Tour
- Juara Spain Masters 2023
- Juara Kumamoto Masters 2023
- Runner Up Australia Open 2022
- Runner Up Malaysia Masters 2023
- Runner Up Swiss Open 2024
- Runner Up Kumamoto Masters 2024
- Runner Up Kumamoto Masters 2025
Kejuaraan Dunia Junior
- Juara Kejuaraan Dunia Junior 2017
Kejuaraan Asia Junior
- Medali Perak Kejuaraan Asia Junior 2016 Bangkok (tunggal putri)
- Medali Perak Kejuaraan Asia Junior 2017 Jakarta (beregu campuran)
- Medali Perunggu Kejuaraan Asia Junior 2015 Bangkok (beregu campuran)
Uber Cup
- Medali Perak Uber Cup 2024 Chengdu (beregu putri)
Piala Sudirman
- Medali Perunggu Piala Sudirman 2019 Nanning (beregu campuran)
SEA Games
- Medali Perak SEA Games 2019 Filipina (beregu putri)
- Medali Perak SEA Games 2021 Vietnam (beregu putri)
- Medali Perunggu SEA Games 2015 Singapura (beregu putri)
- Medali Perunggu SEA Games 2017 Kuala Lumpur (beregu putri)
- Medali Perunggu SEA Games 2017 Kuala Lumpur (tunggal putri)
- Medali Perunggu SEA Games Vietnam 2021 (tunggal putri)
Asian Games
- Medali Perunggu Asian Games 2018 (beregu putri)
Olimpiade
- Medali perunggu Olimpiade Paris 2024
0 Komentar