Presiden Prabowo Subianto Memilih Sapi Kurban dari Berbagai Daerah di Indonesia
Momen Idul Adha semakin dekat, dan masyarakat mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk merayakannya. Salah satu hal yang paling dinantikan adalah penyembelihan hewan kurban. Tahun ini, Presiden RI, Prabowo Subianto, telah membeli sejumlah sapi dari berbagai daerah di Indonesia untuk disalurkan sebagai hewan kurban.
Berikut adalah beberapa sapi yang dipilih oleh Presiden Prabowo untuk dikurbankan:
1. Sapi Berbobot 1,1 Ton Dibeli dari Peternak Kota Tangerang
Presiden Prabowo membeli satu ekor sapi berbobot 1,1 ton dengan nama Sambo. Sapi ini berasal dari peternak Muhammad Roji, warga Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Sambo merupakan jenis Brangus yang telah menjalani proses penggemukan selama tiga tahun terakhir.
Roji mengatakan bahwa Sambo mendapatkan perawatan khusus selama masa penggemukannya. Mulai dari pola makan hingga kebersihan, semua dilakukan secara teratur. Selain itu, kesehatan Sambo juga dipantau ketat, termasuk pemberian vitamin B Kompleks dan B12 serta vaksinasi lengkap sesuai instruksi dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang.
Sebelum dipilih oleh Presiden, Sambo telah melewati serangkaian uji kesehatan ketat. Hasilnya, sapinya dinyatakan negatif dari penyakit antraks maupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sambo dibeli dengan harga Rp122 juta. Roji menyampaikan rasa syukur atas pembelian ini.
2. Sapi dari Sragen Bobot 9 Kuintal
Selain itu, Presiden juga membeli sapi jenis Limosin bernama Glendoh dengan bobot 9 kuintal, seharga Rp80 juta. Sapi tersebut dimiliki oleh Hadi Sumanto (84), warga Dukuh Tugu, RT 1/RW 12, Desa Tangkil, Kecamatan/Kabupaten Sragen.
Hadi mengaku memiliki hobi merawat, membesarkan, dan berdagang sapi ternaknya sejak tahun 1980. Ia merasa senang karena sapinya yang dirawat selama dua tahun itu dibeli oleh Presiden Prabowo. Glendoh dibeli dengan harga Rp80 juta dan berat 9 kuintal. Ia berharap sapinya bisa dipesan lagi.
3. Sapi dari Sukoharjo Bobot 1 Ton
Kebahagiaan lain dirasakan oleh pemilik peternakan di Sukoharjo, Jawa Tengah, bernama Kuncoro. Ia memiliki sapi dengan bobot 1 ton 13 kilogram yang diberi nama 'Parikesit'. Sapi ini dipilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.
Parikesit memiliki sifat yang cukup pemalu. Saat banyak orang mendekat untuk melihatnya di kandang Mulyani Rejeki Farm, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, sapi ini terlihat gelisah. Namun, ketika diberi pakan, Parikesit terlihat lebih santai.
Sapi ini dirawat secara khusus sejak kecil, termasuk proses pembibitan yang dilakukan oleh mantri ternak terbaik di Sukoharjo. Parikesit adalah sapi peranakan Simental hasil persilangan sapi PO dengan pejantan Simental melalui program inseminasi buatan.
4. Sapi di Bantul Bobot 1,5 Ton
Peternak Supardiono (49), warga Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, juga merasakan kebahagiaan yang sama. Sapi di peternakan Supardiono yang bernama Sontrot dipilih untuk dijadikan hewan kurban Idul Adha 2026 oleh Presiden Prabowo.
Sontrot memiliki bobot sekitar 1,50 ton dan dibeli dengan harga Rp110 juta. Sebelum dibeli oleh Presiden, rupanya pemilihan hewan kurban menggunakan proses seleksi. Supardiono mengajukan tiga ekor sapi jenis Limousin, Moncong, dan Simmental. Hasilnya, sapi jenis Simmental atau diberi nama Sontrot dinyatakan lolos seleksi.
Supardiono mengaku senang dan bangga karena sapinya bisa terpilih menjadi hewan kurban Presiden. Rencananya, Sontrot disembelih untuk kurban di Kota Yogyakarta.
5. Sapi Kurban 1,1 Ton dari Lombok Barat
Presiden juga membeli sapi dari Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, untuk dikurbankan pada perayaan Idul Adha 1447 H. Sapi tersebut, berbobot 1,1 ton milik peternak asal Menang, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, yakni Atang.
Adapun sapi yang dibeli Presiden berjenis simental cross. Hewan itu, diberi nama Rengganis, berasal dari akronim dari Ireng Gagah dan Manis. Sapi yang dibeli Rp136 juta itu, memiliki ciri bulu berwarna hitam dan putih pada bagian kepala.
Rengganis ditempatkan di kandang khusus, bersama dua sapi lainnya. Sapi tersebut, rencananya diambil H-1 Idul Adha. Sebagai informasi, tahun ini, Presiden Prabowo memberikan bantuan 11 sapi kurban untuk NTB, setiap kabupaten/kota mendapatkan satu ekor ditambah satu untuk provinsi. 
0 Komentar