
Persebaya Surabaya Memimpin dalam Perburuan Zanadin Fariz
Persebaya Surabaya mulai memperkuat posisinya sebagai salah satu klub yang paling berpeluang mendapatkan tanda tangan Zanadin Fariz, gelandang muda Timnas Indonesia. Hal ini terjadi setelah klub asal Surabaya melakukan komunikasi intens dengan agen pemain tersebut di tengah meredupnya rumor Persija Jakarta. Situasi kontrak Zanadin Fariz yang akan habis pada 31 Mei 2026 membuat transfer ini semakin menarik, karena kedua klub bisa mendapatkannya secara gratis.
Rumor transfer Zanadin Fariz menjadi salah satu isu paling menarik menjelang bursa transfer Super League 2026/2027. Gelandang berusia 21 tahun itu kini disebut masuk radar serius Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta.
Persija Jakarta Lebih Dulu Dikaitkan dengan Zanadin Fariz
Persija Jakarta sebenarnya lebih dulu dikabarkan tertarik mendatangkan Zanadin Fariz dari Persis Solo. Rumor itu mencuat setelah akun Instagram fans base Macan Kemayoran, @jktnews_football, membocorkan nama Zanadin Fariz masuk daftar pemain yang ditawarkan ke manajemen Persija Jakarta.
”BREAKING. Nama pemain Persis Solo, Zanadin Fariz (21/CM) & Irfan Jauhari (25/LW) muncul ke permukaan yg dikabarkan ditawarkan ke Persija Jakarta,” tulis akun tersebut pada Minggu (1/3). Akun itu juga menyebut Persija Jakarta memang memiliki rencana mengajukan penawaran untuk merekrut pemain muda potensial tersebut. Namun hingga pertengahan Mei 2026, belum ada perkembangan signifikan terkait negosiasi antara Persija Jakarta dan pihak Zanadin Fariz.
Situasi itu membuat rumor transfer sang gelandang perlahan tenggelam. Tidak adanya kabar lanjutan membuka peluang klub lain masuk dalam persaingan mendapatkan tanda tangan pemain Timnas Indonesia tersebut.
Persebaya Surabaya Bergerak Cepat Lewat Jalur Agen
Di saat rumor Persija Jakarta mulai meredup, Persebaya Surabaya justru disebut mengambil langkah agresif. Green Force dikabarkan sudah melakukan komunikasi langsung dengan agen Zanadin Fariz, Muly Munial. Informasi itu diungkap jurnalis yang kerap mengulas Persebaya Surabaya Oscar Baadila, melalui akun X pribadinya @BaadilaOscar pada Sabtu (16/5).
Kabar tersebut langsung membuat Bonek ramai membahas peluang transfer pemain muda Persis Solo itu. ”Soal rumor Zanadin Fariz memang betul, BT mencoba berkomunikasi dengan agen Zanadin, Om Mully. Tinggal offer Persebaya apakah cocok atau tidak,” tulis Oscar Baadila. Kode tersebut memperlihatkan Persebaya Surabaya sudah masuk tahap komunikasi serius. Tinggal menunggu kecocokan nilai penawaran dan proyek yang disodorkan Green Force kepada pemain kelahiran Bekasi tersebut.
Persebaya Surabaya memang membutuhkan tambahan tenaga muda di sektor tengah. Kehadiran Zanadin Fariz dinilai cocok dengan karakter permainan cepat dan agresif yang selama ini identik dengan Green Force.
Kontrak Habis Jadi Senjata Utama Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta
Peluang Persebaya Surabaya maupun Persija Jakarta mendapatkan Zanadin Fariz makin terbuka karena status kontraknya bersama Persis Solo segera berakhir. Berdasar data terakhir, kontrak sang pemain selesai pada 31 Mei 2026. Situasi itu membuat Zanadin Fariz bisa direkrut tanpa biaya transfer alias bebas transfer. Kondisi tersebut tentu sangat menguntungkan klub peminat karena tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk menebus sang pemain dari Persis Solo.
Persebaya Surabaya kini disebut berada sedikit di atas angin karena sudah mulai membangun komunikasi konkret. Sementara itu, Persija Jakarta belum memperlihatkan perkembangan berarti setelah rumor awal mencuat beberapa bulan lalu. Jika negosiasi berjalan mulus, bukan tidak mungkin Persebaya Surabaya segera mengamankan tanda tangan Zanadin Fariz sebelum klub lain masuk lebih jauh. Apalagi bursa transfer Super League diprediksi makin panas dalam beberapa pekan ke depan.
Statistik Zanadin Fariz Bikin Banyak Klub Tertarik
Zanadin Fariz merupakan salah satu gelandang muda potensial milik Indonesia saat ini. Meski masih berusia 21 tahun, pemain kelahiran 31 Mei 2004 itu sudah mengoleksi 71 pertandingan bersama Persis Solo. Dari total penampilannya tersebut, Zanadin Fariz mencatatkan empat gol dan empat assist dengan total menit bermain mencapai 4.128 menit. Statistik itu cukup impresif untuk pemain muda yang beroperasi di lini tengah.
Pemain bertinggi 1,65 meter itu dikenal fleksibel karena bisa bermain di beberapa posisi. Selain berposisi utama sebagai gelandang tengah, Zanadin Fariz juga mampu dimainkan sebagai gelandang serang hingga sayap kanan. Kemampuan mobilitas, distribusi bola, dan keberanian duel membuat namanya terus dipantau klub-klub besar Super League. Tidak heran jika Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta kini saling sikut demi mendapatkan tanda tangannya.
Jika benar bergabung dengan Green Force, Zanadin Fariz berpotensi menjadi investasi jangka panjang Persebaya Surabaya. Usianya yang masih muda membuat perkembangan kariernya masih sangat terbuka dalam beberapa musim ke depan. Sementara bagi Persija Jakarta, kehilangan pemain potensial seperti Zanadin Fariz tentu bisa menjadi kerugian besar. Apalagi Macan Kemayoran sedang membutuhkan regenerasi pemain muda untuk memperkuat skuad musim depan.
Kini menarik dinanti ke mana arah masa depan Zanadin Fariz akan berlabuh. Apakah Persebaya Surabaya benar-benar sukses menikung Persija Jakarta, atau justru Macan Kemayoran memberi kejutan di detik terakhir bursa transfer.
0 Komentar