Barito Putera Berupaya Datangkan Pemain Timnas Afganistan
Barito Putera sedang berusaha untuk mendatangkan pemain dari Timnas Afganistan, Omid Popalzay (30 tahun), yang berposisi sebagai gelandang serang. Tujuannya adalah untuk mengarungi Liga 2 Championship 2026-2027 yang akan dimulai pada 18 September 2026 mendatang.
Meski ada pendekatan dari pihak klub, Omid Popalzay mengungkapkan bahwa ia lebih memprioritaskan untuk tetap bertahan di Persiraja Banda Aceh. Alasannya adalah karena ia dan keluarganya merasa nyaman dengan suasana di Aceh yang islami. Ia juga merasa cocok dengan lingkungan sekitarnya.
Namun, situasi bisa saja berubah. Apalagi Kota Banjarmasin dan 12 wilayah lain di Kalimantan Selatan juga dikenal religius. Dari data Kanwil Kemenag Kalsel, terdapat sebanyak 2.843 hingga 2.873 masjid yang terdaftar dan tersebar di seluruh wilayah provinsi berjulukan Bumi Antasari atau Bumi Lambung Mangkurat tersebut. Sebanyak 226 masjid berada di Kota Banjarmasin.
Bila nanti Omid Popalzay resmi bergabung dengan Barito Putera, maka akan terukir beberapa rekor penting:
Rekor Pertama: Pesepak bola Afganistan Pertama di Barito Putera
PS Barito Putera didirikan pada tanggal 21 April 1988 oleh HA Sulaiman HB (meninggal pada Minggu, 14 Juni 2015). Hingga kini, atau dalam usianya yang ke-38 tahun, Barito Putera masih eksis di Liga Indonesia.
Meskipun sejak musim kompetisi 2024-2025 lalu, tim berjulukan Laskar Antasari itu hanya berkiprah di Liga 2 Championship setelah lebih kurang 12 tahun bersaing di Liga 1 atau Super League.
Sepanjang masa itu, Barito Putera yang saat ini di bawah kendali H Hasnuryadi Sulaiman selaku owner sekaligus CEO, telah menggunakan jasa 66 pemain asing. Dari jumlah itu, belum ada pesepak bola asal Afganistan. Jadi, bila nanti Omid Popalzay berhasil direkrut, maka dia akan menjadi yang pertama.
Rekor Kedua: Pemain Muslim Kesembilan di Barito Putera
Tidak diketahui apa penyebabnya, sehingga Barito Putera identik dengan pesepak bola Brasil. Sejauh ini, tercatat ada 25 pemain dari Negeri Samba yang pernah berkostum kuning Barito Putera. Diikuti Korea Selatan dengan lima pesepak bola dan Serbia dengan tiga pemain.
Di luar itu, ada sembilan negara yang dua pemainnya pernah membela Barito Putera. Serta ada 15 negara yang satu pemainnya pernah merumput di Banjarmasin.
Terkait agama, hingga Juni 2026 ini ada tujuh pemain beragama Islam yang membela Barito Putera. Mereka adalah James Koko Lomell (Liberia, penyerang), Azamat Baymatov (Kirgistan, bek), Alhaji Gero (Nigeria, striker) dan Mekan Nasirov (Turkmenistan, gelandang). Kemudian Youssef Ezzejjari (Spanyol/Maroko, penyerang), Yashir Islame Pinto (Palestina, gelandang serang), Makan Konate (Mali, gelandang) dan Djibril Coulibaly (Mali, penyerang).
Jika nanti Omid Popalzay bergabung dengan Barito Putera, maka dia akan tercatat sebagai muslim kesembilan di klub tersebut.
Rekor Ketiga: Bintang Timnas Aktif di Barito Putera
Saat masih berkompetisi di Liga 1 musim 2024-2025, Barito Putera memiliki pemain asing yang masih aktif bersama timnas negaranya. Dia adalah striker Jaime Moreno, striker sekaligus kapten Timnas Nikaragua.
Kelak, bila Omid Popalzay resmi berlabuh di Barito Putera, maka dia akan ikuti jejak Jaime Moreno. Mengutip laman i league, pada Kamis, 26 Maret 2026, Omid masih berseragam Timnas Afghanistan sekaligus kapten tim dalam laga Kualifikasi Piala Asia melawan Myanmar. Dia tampil penuh selama 90 menit dan bahkan mencetak satu gol.
Namun, hasil akhir tidak berpihak setelah Afghanistan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-1. Tak punya banyak waktu untuk beristirahat, Omid langsung bertolak kembali ke Indonesia. Perjalanan panjang itu membawanya tiba di Banda Aceh pada Sabtu (28/3) pukul 17.40 WIB, hanya sekitar tiga jam sebelum pertandingan Persiraja melawan Sriwijaya FC dimulai pukul 20.30 WIB.
0 Komentar