Dari Ojek ke Agen BRILink, Sardi Rekrut 4 Tetangganya

Kehidupan Seorang Agen BRIlink di Tengah Kota Sengkang

Di tengah hiruk-pikuk kota Sengkang, Kabupaten Wajo, tepatnya di Jl Irian, etalase agen BRIlink milik Sardi Prabowo (30) terbuka lebar. Pada hari Minggu (28/6/2026), kios yang dibuka sejak September 2021 itu setiap hari didatangi oleh warga setempat. Nama agen tersebut adalah Surengku dengan nomor 14673976.

Mulai dari jam 9 pagi hingga tengah malam, Sardi melayani puluhan bahkan kadang ratusan orang. Dirinya sangat memperhatikan dan mendengarkan dengan detail permintaan layanan pelanggan, terutama mengenai angka rupiah yang disebutkan nasabah dalam bertransaksi.

Sardi menceritakan awal mula menjadi agen BRIlink. Saat itu, hanya konter pulsa dan data internet saja. Namun, seiring berjalannya waktu, ia melihat peluang besar yang bisa dimanfaatkan.

Menjadi agen BRIlink, menurut Sardi, paling utama adalah menjaga kepercayaan terhadap PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) serta pelanggan. Awalnya, ia hanya ingin menjalankan usaha sendiri. Potensi yang besar, kata dia, tetapi yang penting adalah niat dan kerja keras selama menjalani usaha.

Saat masih menjadi mahasiswa di UIN Alauddin Makassar, Sardi juga bekerja sambil kuliah. Ia pernah bekerja di percetakan, sablon, konveksi, bahkan pernah menjadi ojek online. Setelah lulus pada tahun 2019, ia memutuskan pulang kampung dan memulai usaha sebagai agen BRIlink.

Pulang kampung, bagi Sardi, bukan tanpa alasan. Ia ingin memberi bakti kepada orang tua yang sedang sakit. Di situ, ia mulai membuka usaha sebagai agen BRIlink. Jujur, ia tidak memiliki pengalaman di bidang ini, tetapi karena tekad, akhirnya berani membuka usaha.

Saat ini, Agen BRIlink Surengku berada di tiga lokasi. Ada tiga kios, yaitu di Jl Irian, Jl Cendana, dan Jl Sawerigading. Namun, untuk sementara dua yang aktif. Kios Surengku Sawerigading belum dibuka.

Dari tiga kios agen BRIlink tersebut, rata-rata melayani 40-80 pelanggan. Setiap hari, jumlah pelanggan berkisar antara 70-80 orang. Dulu bisa sampai 100 pelanggan.

Layanan yang diberikan mencakup tarik tunai, transfer, dan lain sebagainya. Ada dua karyawan yang masing-masing menjaga satu kios.

Salah satu karyawannya, Sadriah, mengaku senang bisa bekerja di kios BRILink milik Sardi. Menurutnya, di tengah sulitnya mencari pekerjaan saat ini, masih ada lini usaha yang diimiliki warga lokal dan ingin mempekerjakan tetangga atau kenalan sekampung.

“Yah ini membantu pasti, ada pendapatan dan juga kita kerja dekat dari rumah jadi tidak was-was juga,” katanya.

Harapan Agen BRILink

Sardi mengakui bahwa kondisi agen BRIlink mengalami pasang surut pendapatan. Hal ini tak terlepas dari semakin banyaknya agen transaksi keuangan tak resmi yang menjamur.

“Agak turun sekarang transaksi, tidak seperti dulu, banyak yang tidak resmi juga,” katanya.

Oleh karena itu, ia berharap pihak BRI mampu menyelesaikan persoalan yang terjadi saat ini. Ini berdampak bagi agen BRIlink itu sendiri.

“Tentu berdampak dan mengganggu stabilitas transaksi bagi kami yang agen resmi,” tegasnya.

Ia berharap agar BRI bisa memperketat syarat menjadi agen. Selain itu, pihak BRI bisa turun langsung melakukan kunjungan ke agen untuk melihat kondisi di lapangan.

Lonjakan Agen BRILink

Agen BRILink mengalami lonjakan berdasarkan data terbaru Desember 2025. Khusus di BRI Region 15 Makassar yang menaungi wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku, total agen BRILink mencapai 71.255 unit.

Kios-kios agen BRILink yang tersebar di area BRI Region 15 Makassar itu mencapai 130 juta kali transaksi.

Iwan Suprianto selaku Regional Mikro Banking Head BRI Region 15 Makassar menyebut kehadiran para agen resmi ini sesuai dengan harapan pihaknya. Tujuan mereka jelas, bagaimana agen BRILink menjadi perpanjangan tangan BRI di tempat-tempat yang tidak ada kantor konvensionalnya.

Terkhusus di wilayah pedesaan, BRI Region 15 Makassar sedang memperkuat layanan agen BRILink khususnya di daerah Blank Spot yang belum tersentuh akses keuangan BRI. Bagi yang berminat menjadi mitra dari BRI sebagai agen BRILink, pendaftaran terus dibuka dan melayani daerah mana saja.

“Kita akan terus monitor yang mengajukan, di daerah mana saja mereka. Kalau daerahnya di sana belum ada (BRILink), tentu kita akan lihat,” tutup Iwan Suprianto.

0 Komentar