Festival Piala Presiden 2026 Dimulai di Sumut, Ratusan Pemain U-10 dan U-12 Ikut Berpartisipasi

Festival Piala Presiden 2026 Dimulai di Sumut, Ratusan Pemain U-10 dan U-12 Ikut Berpartisipasi

Festival Sepak Bola Nasional Piala Presiden Grassroot 2026 Digelar di Sumatera Utara

Festival Sepak Bola Nasional Piala Presiden Grassroot 2026 kategori usia U-10 dan U-12 resmi berlangsung di Stadion Mini Dispora Sumatera Utara, Minggu (28/6/2026). Ajang ini menjadi bagian dari program pembinaan sepak bola usia dini yang digelar oleh PSSI Sumatera Utara. Acara ini menarik perhatian ratusan pemain muda dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah tersebut.

Sejak pagi hari, stadion dipenuhi antusiasme para pemain, pelatih, dan orang tua yang hadir untuk memberikan dukungan. Turnamen ini menjadi wadah bagi sekolah-sekolah sepak bola (SSB) untuk menunjukkan hasil pembinaan mereka sekaligus memperebutkan tiket menuju putaran nasional.

Pembukaan festival berlangsung meriah dengan kehadiran beberapa tokoh penting seperti Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Utara M. Mafullah Daulay, Sekretaris Asprov PSSI Sumut Yosephine Sembiring, Direktur Teknik PSSI Sumut Ridwan Saragih, serta perwakilan KONI Sumut. Kadispora Sumut secara resmi membuka turnamen tersebut.

Dalam sambutannya, M. Mafullah Daulay mengapresiasi konsistensi PSSI Sumut dalam menyelenggarakan kompetisi dari tingkat senior hingga usia dini. Ia menilai kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan sepak bola di Sumatera Utara.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kami cukup bangga dengan kreativitas dan agenda yang terus dijalankan PSSI. Kemarin sudah melaksanakan event (AFF) dan hari ini kembali menggelar kejuaraan tingkat provinsi. Juara dari turnamen ini nantinya akan mewakili Sumatera Utara pada putaran nasional di Yogyakarta,” ujarnya.

Menurut Ipunk, sapaan akrabnya, prestasi olahraga tidak dapat diraih tanpa adanya kompetisi yang berkesinambungan. Semakin banyak turnamen digelar, semakin besar pula kesempatan atlet muda mengasah kemampuan mereka.

“Untuk mencapai prestasi memang harus banyak event. Dengan begitu atlet semakin bergairah berlatih, kemudian kemampuan mereka bisa dibuktikan di pertandingan. Kami bangga dengan apa yang dilakukan PSSI Sumut dalam pembinaan sepak bola usia dini,” katanya.

Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menjadikan olahraga sebagai salah satu sektor industri yang mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Mafullah menjelaskan bahwa Dispora Sumut kini telah menerapkan sistem pengelolaan keuangan melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Melalui sistem tersebut, pengelolaan fasilitas olahraga, retribusi, hingga penyediaan sarana dan prasarana diharapkan semakin optimal.

“Kami ingin olahraga menjadi industri. Dengan sistem BLUD ini, pengelolaan fasilitas olahraga dapat memberikan manfaat yang lebih besar untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung kebutuhan berbagai kejuaraan. Kami optimistis Sumatera Utara menjadi daerah pertama di Indonesia yang menerapkannya pada Dinas Pemuda dan Olahraga,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Asprov PSSI Sumut Yosephine Sembiring mengajak seluruh peserta untuk menampilkan permainan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas. Ia meminta para pemain muda bermain percaya diri layaknya para pemain Tim Nasional Indonesia, namun tetap mengedepankan permainan yang indah dan menghindari tindakan kasar di lapangan.

“Ayo bermain yang bagus seperti pemain-pemain Timnas. Kalian sudah berlatih di SSB masing-masing dan sudah datang dari berbagai daerah. Tampilkan permainan terbaik, bermain cantik dan jangan bermain kasar,” ucap Yosephine.

Ia juga berpesan kepada seluruh pelatih agar terus memberikan motivasi positif kepada para pemain selama turnamen berlangsung. “Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar. Pembinaan usia dini di Sumatera Utara semakin baik sehingga mampu melahirkan lebih banyak bibit pesepak bola profesional yang nantinya bisa membela daerah maupun Indonesia,” katanya.

Ketua Panitia, Indra Feriadi, menjelaskan bahwa Festival Sepak Bola Nasional Piala Presiden Grassroot 2026 diikuti sekitar 30 tim pada kategori U-10 dan 40 tim pada kategori U-12. Selama penyelenggaraan turnamen akan digelar sekitar 118 pertandingan yang dimainkan di Stadion Mini Dispora Sumut. Panitia juga menyiapkan dua lapangan pertandingan agar seluruh jadwal dapat berlangsung sesuai rencana.

Indra berharap wakil Sumatera Utara yang nantinya keluar sebagai juara pada kategori U-10 maupun U-12 mampu memberikan prestasi terbaik pada putaran nasional di Yogyakarta yang dijadwalkan berlangsung mulai 6 Juli 2026.

“Kami berharap SSB yang mewakili Sumatera Utara bisa tampil maksimal di putaran nasional. Mudah-mudahan Sumatera Utara bisa berbicara banyak di tingkat nasional,” pungkasnya.


0 Komentar