
Hasil Babak Kedua: Belanda vs Maroko, Gol Issa Diop Buat Laga Harus Berlanjut ke Babak Tambahan
Laga antara Belanda dan Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026 berlangsung di Monterrey Stadium, Selasa (30/6/2026) pukul 08.00 WIB. Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang menarik perhatian karena ketegangan yang terjadi sepanjang pertandingan.
Gol pertama Belanda dicatatkan oleh Cody Gakpo di menit ke-72. Gol ini seolah memberikan kemenangan bagi Belanda sebelum nasib apes datang di akhir babak kedua. Di menit akhir laga, Maroko memberikan kejutan dengan mencetak gol melalui sundulan dari Issa Diop di menit ke-90+1. Gol tersebut membuat laga harus berlanjut hingga babak extra time selama 2x15 menit.
Jalannya Pertandingan Belanda Vs Maroko
Babak Pertama
Di babak pertama, Belanda banyak ditekan oleh Maroko. Beberapa peluang dari sisi sayap berhasil diciptakan oleh Maroko. Hal ini dapat tergambarkan dari catatan ball possession yang menunjukkan bahwa Maroko lebih dominan dengan 61 persen. Selain itu, Maroko juga berhasil melepaskan 8 total sepakan dibandingkan 5 milik Belanda.
Dominasi Maroko juga terlihat dari catatan penyelamatan kiper mereka. Dalam babak pertama, kiper Maroko berhasil melakukan 3 kali saves, sedangkan kiper Belanda hanya mampu melakukan 1 kali saves. Untuk umpan, total 392 kali passing diberikan oleh Maroko, dibandingkan 253 kali yang dicatatkan oleh Belanda.
Babak Kedua
Di babak kedua, Belanda bermain sama seperti babak pertama. Mereka membiarkan Maroko banyak menguasai bola dan menunggu timing untuk bisa menyelesaikan counter attack cepat. Maroko yang lengah langsung dihukum Belanda di menit ke-71. Striker Liverpool, Cody Gakpo, sukses mencatatkan namanya di papan skor.
Bermula dari skema serangan balik cepat, Cody Gakpo berhasil memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah. Umpan sejatinya diterima lebih dulu oleh Summerville. Namun, bomber Belanda itu posisinya tidak seimbang. Hal itu yang membuat bola kontrolnya menjauh dari jangkauan. Bola yang terlepas mengarah ke Cody Gakpo yang tanpa pikir dua kali melepaskan sepakan keras ke gawang Bono.
Skor berubah, Belanda unggul 1-0 dari Maroko. Tambahan waktu 6 menit di babak kedua. Di menit akhir laga, Maroko memberi kejutan untuk Belanda. Gol Maroko tercipta melalui sundulan dari Issa Diop. Umpan Chemsdine Talbi sukses mengarah tepat di kepala Issa Diop. Di mana, Issa Diop terlepas dari penjagaan Virgil van Dijk yang tepat berada di depannya. Sundulan keras Issa Diop jebol jala Verbruggen di menit ke-90+1.
Susunan Pemain
Belanda (4-3-3): Bart Verbruggen; Nathan Ake, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, Micky van de Ven; Ryan Gravenberch, Frenkie de Jong, Denzel Dumfries; Summerville, Brian Brobbey, Cody Gakpo.
Maroko (4-2-3-1): Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Issa Diop, Chadi Riad, Noussair Mazraoui; Neil El Aynaoui, Ayyoub Bouaddi; Brahim Diaz, Azzedine Ounahi, Bilal El Khannouss; Ismael Saibari.
Misi Belanda Jaga Rekor Tanpa Mahkota Kontra Negara Afrika di Piala Dunia
Belanda memiliki rekor apik kala bertemu dengan negara dari benua Afrika di ajang Piala Dunia. Terkini, Belanda kembali menunjukkan dominasinya di Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Tunisia 3-1. Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi 15 pertandingan di babak penyisihan grup.
De Oranje juga mempertahankan rekor impresif melawan negara dari benua Afrika dengan catatan 5 kemenangan dan 1 hasil imbang di sepanjang sejarah putaran final Piala Dunia. Berikut rinciannya:
- Piala Dunia 1994: Belanda 2 - 1 Maroko (Fase Grup)
- Piala Dunia 2006: Belanda 2 - 1 Pantai Gading (Fase Grup)
- Piala Dunia 2010: Belanda 2 - 1 Kamerun (Fase Grup)
- Piala Dunia 2014: Belanda 2 - 0 Ghana (Laga Terkait)
- Piala Dunia 2022: Belanda 2 - 0 Senegal (Fase Grup)
- Piala Dunia 2026: Belanda 3 - 1 Tunisia (Fase Grup — 26 Juni 2026).
Satu-satunya Hasil Imbang Piala Dunia 1990: Belanda 1 - 1 Mesir (Fase Grup).
Performa konsisten ini membuat Belanda semakin percaya diri setelah berhasil mengamankan posisi puncak di fase grup. Dengan kombinasi pengalaman, kualitas permainan, dan konsistensi yang terjaga, Belanda kini dipandang sebagai salah satu kandidat kuat juara di turnamen ini.
0 Komentar