Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Pertandingan Pertama Antara Afrika Selatan dan Kanada
Babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan dimulai hari ini, Senin, 29 Juni 2026. Pertandingan pertama babak ini akan mempertemukan Afrika Selatan melawan Kanada. Duel antara dua negara tersebut akan diselenggarakan di Stadion Los Angeles, Inglewood, Amerika Serikat, pada pukul 02.00 WIB.
Afrika Selatan datang dengan semangat tinggi untuk meraih tiga poin. Mereka ingin membuat kejutan dengan menyingkirkan Kanada, yang merupakan salah satu tuan rumah di Piala Dunia 2026. Namun, Afrika Selatan jangan terlalu percaya diri. Kanada juga memiliki ambisi untuk meraih kemenangan dan merayakan hasil positif.
Pemain-pemain bintang seperti Jonathan David dan Alphonso Davies siap memberikan perlawanan sengit kepada Afrika Selatan. Dalam hal nilai pasar dan kedalaman skuad, Kanada unggul secara signifikan. Hal ini bisa menjadi modal bagi Kanada untuk menggulung Afrika Selatan dalam laga ini.
Melihat hasil kedua tim di babak penyisihan grup, Afrika Selatan dan Kanada berimbang. Keduanya masing-masing meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan selama babak penyisihan grup. Sejauh ini, kedua tim hanya bertemu sekali dalam laga persahabatan pada 21 November 2007. Ketika itu, Afrika Selatan berhasil mengalahkan Kanada dengan skor 2-0.
Kini, para penggemar sepak bola menantikan apakah Afrika Selatan mampu melibas Kanada dan membuat kejutan di Piala Dunia 2026 atau justru Kanada yang menggilas Afrika Selatan dan melaju ke babak 16 besar.
Berikut adalah jadwal lengkap babak 32 besar Piala Dunia 2026:
Senin, 29 Juni 2026 * 02.00 WIB: Afrika Selatan Vs Kanada
Selasa, 30 Juni 2026 * 00.00 WIB: Brasil Vs Jepang * 03.30 WIB: Jerman Vs Paraguay * 08.00 WIB: Belanda Vs Maroko
Rabu, 1 Juli 2026 * 00.00 WIB: Pantai Gading Vs Norwegia * 04.00 WIB: Prancis Vs Swedia * 08.00 WIB: Meksiko Vs Ekuador * 23.00 WIB: Inggris Vs RD Kongo
Kamis, 2 Juli 2026 * 03.00 WIB: Belgia Vs Senegal * 07.00 WIB: Amerika Serikat Vs Bosnia dan Herzegovina
Jumat, 3 Juli 2026 * 02.00 WIB: Spanyol Vs Austria * 06.00 WIB: Portugal Vs Kroasia * 10.00 WIB: Swiss Vs Aljazair
Sabtu, 4 Juli 2026 * 01.00 WIB: Australia Vs Mesir * 05.00 WIB: Argentina Vs Tanjung Verde * 08.30 WIB: Kolombia Vs Ghana
Jersey Bola di Solo, Pengusaha UMKM Berjuang di Tengah Pandemi

Nofi Setiawan, salah satu pemilik UMKM jersey di Solo bernama NS Jersey, menceritakan kisahnya merintis usaha jersey. Usaha ini sudah dirintis sejak ia duduk di bangku SMA. Latar belakang usaha ini karena ia sekolah jurusan Pemasaran. Di mana, ada ujian praktik, jadi ia memilih untuk menguji bisnis ini dulu waktu sekolah. Kebetulan juga hobi, terus langsung mulai jualan dikit-dikit setelah lulus kuliah sampai sekarang.
"Alhamdulillah sudah menjadi lumayan banyak seperti sekarang. Untuk yang dijual ini ada jersey dewasa dua versi: ada yang biasa (stadium) sama yang player issue. Terus kemudian untuk celana kolor juga ada dan jersey anak-anak juga ada. Nah, mungkin itu prakata dari saya, Mas, mengenai pendirian usahanya," jelas Nofi Setiawan.
Mulai ditekuninya usaha tersebut oleh Nofi pasca musibah Covid-19 melanda Indonesia. "Ya, kalau dirunut sudah lama, mungkin sekitaran tahun 2020 itu masih kayak cuma hobi. Senang asal dapat uang, belum terpikir untuk serius. Tapi setelah ketika ada musibah Covid-Corona itu sampai sekarang, baru kepikiran serius untuk mengurusi bidang ini jadi ditambah semakin banyak sampai saat ini," lanjutnya menceritakan perjuangan awalnya.
Terkait dengan event akbar Piala Dunia 2026 dan animo masyarakat beli jersey, Nofi mengatakan, hal itu bisa dirasakan setelah babak penyisihan grup usai.

"Nah, itu kan mungkin bisa dikatakan menunggu setelah babak penyisihan grup," ujarnya.
Untuk jersey yang paling laku dan banyak dicari menurut Nofi yakni negara Eropa, terutama Jerman dan Prancis. Selain Jerman dan Prancis, dua negara adidaya di sepak bola asal Amerika Latin, Brasil dan Argentina pun juga banyak diminati.
"Paling laku dan paling dominan tuh sudah pasti kalau Eropa itu ada Jerman sama Prancis. Portugal tuh nomor sekian, karena kalau yang suka Portugal tuh satu faktornya yaitu Ronaldo. Terus yang lainnya tuh paling dominan Argentina dan Brasil, cuma itu. Inggris juga enggak terlalu hype sih, Inggris sama Belanda juga."
Sedangkan untuk jersey Belanda justru banyak dikirim ke Indonesia Timur. "Kalau Belanda itu seringnya dikirim ke daerah Indonesia Timur, karena di sana kebanyakan keturunan dari Belanda, jadi sering banyak kirim ke sana kalau jersey Belanda," ungkap Nofi.
Lebih lanjut, pria asli Mojosongo, Solo itu berujar jika para pelanggannya itu banyak cari jersey karena 3 dasar. "Iya, kadang itu dibagi menjadi tiga bagian kalau dari pengalaman saya. Yang pertama dari desain, yang kedua itu sesuai fans-nya dia (ngefans siapa: Ronaldo, Mbappe, atau Messi, itu mengikuti negaranya pasti). Terus yang ketiga, mungkin sesuai budget-nya," jelas Nofi.
Sejak berkecimpung di dunia jual beli jersey bola, menurut Nofi, dirinya terkesan ketika barang yang design lama bisa ikut terjual jika tim yang difavoritkan di Piala Dunia 2026 mampu melaju hingga jauh. "Buat saya yang paling berkesan itu ketika masih punya stok barang, terus timnya itu bisa melaju sampai jauh. Semisal, saya masih punya Argentina nih kayak 2022 kemarin. Terus ketika dia sampai semifinal, begitu banyak yang mencari. Ya Alhamdulillah masih bisa laju, dan harganya itu juga otomatis mengikuti naik." ungkapnya.
Untuk distribusi barang yang terjauh sejauh ini pernah dilakukan Nofi saat kirim jersey ke Papua dan Maluku. Biasanya, pengiriman ke Papua dan Maluku dilakukan sekalian dengan jumlah banyak. Terbanyak pernah sekali kirim mencapai 12 pcs. Di mana, orang Maluku dan Papua cari orang yang juga beli jersey agar ongkirnya lebih ringan.
"Terus untuk distribusinya, saya punya pelanggan tuh sampai ke Papua sama ke Maluku. Ya karena yang saya kirim itu bukan ke penjual lagi (karena mereka dipakai sendiri), ya mungkin paling banyak cuma 12 pcs. Mereka kumpulin teman-temannya di sana biar ongkir ringan," bebernya.
0 Komentar