Jemaah Haji Trenggalek Tiba Malam Ini, Pendopo Jadi Titik Penjemputan

Jemaah Haji Trenggalek Tiba Malam Ini, Pendopo Jadi Titik Penjemputan

Kedatangan Jemaah Haji Asal Kabupaten Trenggalek

Jemaah haji asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, dijadwalkan kembali ke kampung halaman pada Minggu (28/6/2026). Rencananya, rombongan akan tiba di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek sekitar pukul 23.00 WIB, jika tidak ada kendala dalam perjalanan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Trenggalek, Subkan Hamzah, memastikan bahwa seluruh jemaah haji yang tersisa akan pulang ke Indonesia. Tidak ada jemaah yang tertinggal karena faktor kesehatan atau sakit. Namun, terdapat tiga jemaah yang sebelumnya meninggal dunia di Tanah Suci.

Subkan menjelaskan bahwa meski seluruh jemaah bisa dipulangkan, beberapa di antaranya memang menggunakan kursi roda karena kondisi fisik yang menunjukkan usia lansia. Pihaknya mengaku sempat menerima laporan adanya jemaah yang sakit, namun saat ini kondisinya sudah membaik dan dinyatakan sehat untuk melakukan perjalanan.

Proses Penjemputan dan Jadwal Kedatangan

Terkait proses penjemputan, tim dari Kemenhaj Trenggalek dijadwalkan bertolak menuju Surabaya pada pukul 10.00 WIB untuk menyambut kedatangan jemaah di Asrama Haji Sukolilo. Berdasarkan jadwal, jemaah yang tergabung dalam Kloter 105 diperkirakan mendarat dan masuk ke Asrama Haji pada pukul 17.25 WIB.

Setelah menyelesaikan proses administrasi, rombongan Kloter 105 diprediksi mulai bergerak menuju Trenggalek pada pukul 20.00 WIB. Subkan mengatakan bahwa pihaknya akan menanti Kloter 106 di Rest Area KM 726. Setelah kedua kloter bergabung di sana, rombongan akan bersama-sama melanjutkan perjalanan menuju Trenggalek.

Meski dijadwalkan tiba di Pendopo Trenggalek pada pukul 23.00 WIB, Subkan mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi keterlambatan. Hal ini dipicu oleh adanya proyek perbaikan jembatan di jalur utama Kediri dan Tulungagung yang membuat arus lalu lintas dialihkan.

Persiapan dan Pengambilan Logistik

Kemenhaj Trenggalek meminta pihak keluarga untuk terus memantau posisi terkini rombongan secara mandiri melalui komunikasi langsung dengan jemaah. Pasalnya ketika sampai Surabaya, sudah bisa mengaktifkan ponselnya di Indonesia.

Untuk teknis penjemputan, titik kumpul jemaah akan dipusatkan di Pendopo Manggala Praja Nugraha, sementara untuk pengambilan logistik atau koper dialihkan ke lokasi lain. Nanti koper diambil di GOR Gajah Putih. Jadi, keluarga bisa menjemput orangnya dulu di pendopo, baru kemudian mengambil kopernya di GOR.

Beliau juga mengimbau agar seluruh proses penjemputan berlangsung tertib. Karena bertepatan dengan hari libur dan mayoritas petugas sedang mendampingi proses pemulangan di Surabaya, posko pelayanan di kantor akan dimaksimalkan melalui jalur komunikasi.

Proses Kepulangan Jemaah

Harapan kami semuanya tertib. Jika ada hal-hal mendesak yang perlu dikomunikasikan, seperti kendala kendaraan atau lainnya, silakan hubungi kami. Karena posisi petugas sedang di Surabaya semua, penyelesaian persoalan sementara akan kami layani via telepon.

Setibanya di asrama haji maupun di daerah asal, proses kepulangan jemaah dipastikan berjalan normal. Jemaah diperbolehkan dijemput oleh pihak keluarga secara perorangan, termasuk jemaah asal luar daerah seperti Kediri yang bergabung dengan kloter Trenggalek.


0 Komentar