
Ringkasan Berita
All-Stars Kudus berhasil mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan All-Stars Jakarta melalui adu penalti. MilkLife Soccer Challenge (MLSC) terus memperluas pembinaan sepak bola putri dengan menambah tiga kota penyelenggara pada musim depan. Sebanyak 34 pemain terbaik akan mewakili Indonesia di SingaCup 2026 sebagai bagian dari pembinaan berjenjang.
MLSC All-Stars 2026: Fondasi Pembinaan Sepak Bola Putri Usia Dini
Turnamen yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 23-28 Juni, bukan hanya menyajikan persaingan ketat antarpemain muda, tetapi juga membuka jalan bagi calon-calon pesepak bola putri yang diproyeksikan mengisi masa depan Timnas Indonesia. Atmosfer kompetitif sepanjang turnamen berpuncak pada partai final yang mempertemukan All-Stars Kudus dengan All-Stars Jakarta. Setelah bermain imbang tanpa gol selama waktu normal, All-Stars Kudus akhirnya memastikan gelar juara melalui kemenangan dramatis 4-3 dalam adu penalti sekaligus mempertahankan trofi yang mereka raih pada edisi sebelumnya.
Penyelenggaraan MLSC All-Stars 2026 juga menunjukkan semakin berkembangnya ekosistem sepak bola putri nasional. Meningkatnya kualitas permainan, pemerataan kemampuan antarpeserta, hingga semakin besarnya dukungan dari orang tua, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi sinyal positif keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Perluasan Jangkauan Pembinaan
Keberhasilan turnamen ini menjadi pijakan untuk memperluas jangkauan pembinaan. Mulai musim depan, MilkLife Soccer Challenge akan hadir di tiga wilayah baru, yakni Jayapura, Garut, serta Jakarta yang dibagi menjadi regional Jakarta Timur dan Jakarta Utara, sehingga kesempatan menjaring talenta muda dari berbagai daerah semakin terbuka.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menghadirkan MilkLife Soccer Challenge sebagai wadah pembinaan sepak bola putri di Indonesia. Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi langkah nyata membangun masa depan sepak bola putri yang lebih inklusif dan berprestasi.
"PSSI telah menyiapkan blueprint 10 tahun menuju Piala Dunia Wanita 2035. Sekarang, kita tidak lagi hanya bicara rencana, tapi sudah bergerak dengan aksi nyata melalui program dan kompetisi seperti MilkLife Soccer Challenge. Kemajuan ini hanya bisa tercapai lewat kolaborasi antara pemerintah, swasta, komunitas, sekolah, dan orang tua. MilkLife Soccer Challenge sudah jadi contoh nyata kolaborasi tersebut," ujar Erick.
Pembinaan Berlanjut, Tiga Kota Baru Siap Bergabung
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan sengitnya pertandingan dari fase grup hingga partai final menjadi bukti meningkatnya kualitas pemain sepak bola putri usia dini di Indonesia. Menurutnya, perkembangan tersebut lahir dari kompetisi yang digelar secara berjenjang dan berkesinambungan. Atas dasar itu, penyelenggara memutuskan memperluas cakupan turnamen dengan menambah tiga kota penyelenggaraan mulai musim depan.
"Musim ini kami melihat perkembangan yang sangat positif yang terlihat dari pertandingan berlangsung lebih kompetitif mulai fase grup hingga final, kualitas permainan, semangat dan mental mereka meningkat, kemampuan antar peserta pun kian berimbang. Bersamaan dengan itu, dukungan dari orangtua, sekolah, dan stakeholder terkait juga semakin besar. Banyak pemain yang kini rutin berlatih di SSB karena ingin lebih menekuni sepak bola. Perkembangan ini memberikan keyakinan kepada kami untuk memperluas jangkauan pembinaan dengan menambah tiga kota penyelenggara mulai musim depan," kata Teddy.
Sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan, Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife kembali mengirimkan 34 pemain terbaik MLSC All-Stars 2026 untuk mengikuti SingaCup 2026 di Singapura pada 31 Oktober hingga 7 November mendatang.
Talent Scouting Fokus pada Kecerdasan Bermain
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F Tiago, menjelaskan proses pencarian pemain tidak hanya melihat kemampuan individu, tetapi juga kecerdasan bermain, kemampuan membaca situasi, dan pengambilan keputusan di lapangan.
"Kita mencari pemain yang punya potensi dari aspek football intelligence. Mereka harus mampu beradaptasi cepat terhadap perubahan pola permainan, bermain efektif, bisa mengatur tempo permainan dan dinamis. Mungkin kriteria penilaian itu cukup rumit bagi pemain usia SD, tetapi dari MilkLife Soccer Challenge mereka mampu menunjukkan hal tersebut. Melihat performa mereka di lapangan, kami optimistis membangun tim yang kompetitif, atraktif dan bisa bersaing dengan negara lain," ujar Jacksen.
Business Unit Head Dairy - PT Global Dairi Alami, Didiet Fadriana Abdulkadir, mengapresiasi semangat juang seluruh peserta MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 yang telah menampilkan permainan terbaik sejak hari pertama kompetisi. Baginya, setiap pertandingan yang tersaji bukan sekadar kompetisi, melainkan bukti nyata bahwa investasi dalam pembinaan sepak bola putri usia dini kini mulai berbuah hasil.
"Teknik mereka makin matang, mental bertandingnya semakin tangguh, dan sportivitas mereka patut diteladani," ungkapnya penuh semangat.
Duel Sengit Partai Final, All-Stars Kudus Kembali Angkat Trofi Juara
All-Stars Kudus dan All-Stars Jakarta langsung menyuguhkan duel berintensitas tinggi sejak kick off babak pertama. Kedua tim silih berganti membangun serangan dari lini tengah dengan mengandalkan skema serangan balik cepat untuk membongkar pertahanan lawan. Dominasi penguasaan bola berlangsung seimbang, sementara upaya mengalirkan umpan silang kerap terputus oleh disiplin lini belakang masing-masing tim. Meski sama-sama mampu menciptakan peluang mengancam, penyelesaian akhir belum bisa dilakukan maksimal.
Kedua tim terus berjibaku mematahkan serangan lawan hingga babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Usai turun minum, kedua tim meningkatkan intensitas permainan demi membawa pulang trofi MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026. All-Stars Jakarta lebih dulu memberikan ancaman melalui direct shooting dari luar kotak penalti, sementara duel di lini tengah masih didominasi aliran bola-bola bawah. Meski demikian, rapatnya lini pertahanan membuat setiap upaya serangan kerap kandas sebelum memasuki area berbahaya.
Di sisi lain, All-Stars Kudus tampil lebih agresif dengan pressing tinggi yang memaksa lini belakang Jakarta mempertebal pertahanan. Pada menit 29, kapten All-Stars Jakarta, Andien Haifa Syakira harus ditarik keluar lantaran cedera dan digantikan supersub, Aqila Alexa Putri. Masuknya Aqila tak membuat tensi pertandingan menurun. Menjelang laga usai, tendangan penjuru kapten All-Stars Kudus, Rere Zenita Farza belum mampu membongkar kokohnya lini pertahanan Jakarta. Skor kacamata bertahan hingga peluit panjang dibunyikan sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam drama adu penalti, All-Stars Kudus tampil lebih tenang untuk mengamankan kemenangan 4-3 sekaligus kembali menyandang gelar juara MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026.
Kandaskan All-Stars Yogyakarta, All-Stars Surabaya Kembali Raih Peringkat Ketiga
Di babak pertama, All-Stars Surabaya lebih dulu mengambil inisiatif dengan mendominasi di lini tengah. Hasilnya, All-Stars Yogyakarta terpaksa bermain bertahan dan menumpuk pemain di area kotak penalti. Sayangnya, Locita Waranggani Olah Nismara dkk gagal mencetak gol sehingga babak pertama berakhir dengan skor kacamata. Memasuki paruh kedua, All-Stars Surabaya, tak mengendurkan intensitas serangan. Agnia Nurul Fadhila Rohman akhirnya memecah kebuntuan di menit 23 memanfaatkan umpan lambung ke muka gawang lawan.
Tertinggal satu gol, All-Stars Yogyakarta mengubah pola permainan dengan memanfaatkan sisi lebar lapangan. Beberapa peluang pun sempat terjadi, namun tak mampu mengubah skor 0-1 untuk keunggulan All-Stars Surabaya sampai peluit akhir dibunyikan. Hasil ini membuat All-Stars Surabaya kembali menjadi peringkat tiga, seperti capaian tahun lalu.
Lanjutkan Asa di Singapura
Salah satu dari 16 pemain U-12 yang berlaga di SingaCup 2026, Adiba Sanas Primayuga mengaku senang bisa bertanding di level Internasional. Kapten All-Stars Samarinda yang berposisi sebagai pemain belakang itu tak menyangka, karena ia baru pertama kali mengikuti MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 dan di Samarinda hanya bergulir satu seri. Melihat line-up U-12 dari pemain sejumlah kota lainnya, ia optimistis meraih hasil positif di SingaCup. “Saya enggak tahu ya kalau bisa terpilih, tapi yang pasti senang, bahagia, campur aduk, enggak nyangka juga bisa terpilih ke Singapura. Enggak nyangka bisa dilatih langsung sama Coach Jacksen. Kita optimis biar bisa juara satu di sana, karena kita juga sudah saling kenal,” ujarnya.
Sementara Euis Siti Farhatus Sa’adah yang akan mengisi skuad U-14 di SingaCup 2026 semringah ketika namanya disebut saat pengumuman pemain terpilih. “Enggak nyangka banget, puji syukur. Kirain enggak bakal kepilih, ternyata kepilih tadi nama saya disebut sama Coach Timo. Saya akan berjuang semaksimal mungkin untuk bisa jadi juara,” kata Euis.
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge All-Stars
Champion: All-Stars Kudus
Runner-up: All-Stars Jakarta
3rd Place: All-Stars Surabaya
Best Goal Keeper: Syafira Azzahra - All-Stars Surabaya
Best Player: Sabrina Dwi Ristiyana - All-Stars Kudus
Top Scorer: Garneta Falentina Imelda - All-Stars Malang (4 gol)
Giada Soebianto - All-Stars Kudus (4 gol)
Ika Wonda - All-Stars Solo (4 gol)
Nadia Shakila Azzahra - All-Stars Yogyakarta (4 gol)
Rara Zenita Fatin - All-Stars Kudus (4 gol)
Yumna Naziya Fina - All Stars Semarang (4 gol)
Line-up Tim SingaCup 2026
MilkLife Strikers Girls U-12
1. Kanaya Izzati Lathifa - SD Bukit Aksara Semarang - All-Stars Semarang (Kiper)
2. Shafira Althafunnisa Azzahra - SD Djama’atul Ichwan Surakarta - All-Stars Solo (Kiper)
3. Danisa Anindya Nuha Zahira - SD Nglarang Kab. Sleman - All-Stars-Yogyakarta (Belakang)
4. Hafiza Khaira Lubna Lista - SDN Jambean 2 Pati - All-Stars Kudus (Belakang)
5. Andien Haifa Syakira - SD Cinta Kasih Tzu Chi Jakarta Barat - All-Stars Jakarta (Belakang)
6. Sabrina Dwi Ristiyana - SDN Jambean 2 Pati - All-Stars Kudus (Belakang)
7. Bilqis Nur Hidayah - SDN Klampis Ngasem 1 Surabaya - All-Stars Surabaya (Belakang)
8. Adiba Sanas Primayuga - SDN 002 Kota Samarinda - All-Stars Samarinda (Belakang)
9. Adelice Maureen Hanum Faisal - SDN Lowokwaru 3 Malang- All-Stars Malang (Tengah)
10. Keyla Azzahra Putri - SDN Sumberjaya 2 Bekasi - All-Stars Tangerang (Tengah)
11. Locita Waranggani Olah Nismara - SDN Pacarkeling V/186 Surabaya - All-Star-Surabaya (Tengah)
12. Jesshica - SDK Santa Maria Goretti Surabaya - All-Stars Surabaya (Tengah)
13. Emily Zitara - SDN Manukan Kulon Surabaya - All-Stars Surabaya (Depan)
14. Ika Wonda - SD Kristen Manahan Surakarta - All-Stars Solo (Depan)
15. Angelina P S Mongan - SDN Kunciran 4 Tangerang - All-Stars Tangerang (Depan)
16. Nadia Shakila Azzahra - SD Muhammadiyah Karangploso Kab. Bantul - All-StarsYogyakarta (Depan)
MilkLife Kickers Girls U-14:
1. Syafira Azzahra - SDN Rungkut Kidul II/581 Surabaya - All-Stars Surabaya (Kiper)
2. Queisha Sava Azzalfa - SDUT Bumi Kartini Jepara - All-Stars Kudus (Kiper)
3. Alika Nayla Putri Jabbar - SDN Manukan Kulon II/499 Surabaya- All-Stars Surabaya (Belakang)
4. Helga Cahya Yudi Sadira - SDN Kebayoran Lama Selatan 19 Jakarta Selatan - All-Stars Jakarta (Belakang)
5. Renanthera Aluna Addya Putri - SDUT Bumi Kartini Jepara - All-Stars Kudus (Belakang)
6. Giada Soebianto - Edison Elementary School USA - All-Stars Kudus (Tengah)
7. Garneta Falentina Imelda - SDN 1 Tumpakrejo Kab. Malang - All-Stars Malang (Tengah)
8. Rere Zenita Farza - SDUT Bumi Kartini Jepara - All-Stars Kudus (Tengah)
9. Ananda Nindy Dwi Berlian - SDN Lowokwaru 4 Malang - All-Stars Malang (Tengah)
10. Askana Sakhi Falihah - SDN 01 Daru Karangpandan Kab. Karanganyar - All-Stars Solo (Tengah)
11. Alisa Makaila Fakhira - SDN Margahayu 3 Bekasi - All-Stars Bekasi (Tengah)
12. Albianca Raula - SDN Kebagusan 03 Jakarta Selatan - All-Stars Jakarta (Tengah)
13. Riyanti Saffana Suryani - SDN 129 Rancasawo Margasari Bandung - All-Stars Bandung (Tengah)
14. Euis Siti Farhatus Sa'adah - SDN Mampang 2 Jakarta Selatan - All-Stars Jakarta (Tengah)
15. Yumna Naziya Fina - MII Karangsari Kab. Pekalongan - All-Stars Semarang (Tengah)
16. Anisa Tri Sholica - SDN Cideng 04 Jakarta Pusat - All-Stars Jakarta (Depan)
17. Janeeta Alodya - SDN Sendangmulyo 04 Semarang - All-Stars Semarang (Depan)
18. Rara Zenita Fatin - SDUT Bumi Kartini Jepara - All-Stars Kudus (Depan)
0 Komentar