Wisata Air dan Alam Jadi Pilihan Favorit Saat Liburan Sekolah di Makassar
Masa libur sekolah telah tiba, menjadi momen yang dinantikan oleh siswa jenjang SD hingga SMA. Liburan ini menjadi kesempatan ideal untuk mengisi waktu dengan berbagai aktivitas menarik. Di Kota Makassar dan sekitarnya, banyak pilihan wisata yang bisa dikunjungi, baik wisata alam maupun buatan.
Plt Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Andi Zulkarnaen, merekomendasikan beberapa tempat wisata yang cocok untuk keluarga. Menurutnya, wisata air umumnya menjadi pilihan utama selama masa liburan. Akses yang mudah serta beragam atraksi membuat wisata air selalu menarik perhatian masyarakat.
Wisata Air Buatan yang Bisa Dinikmati
Beberapa wisata air buatan seperti waterboom dan waterpark bisa menjadi pilihan seru di Makassar. Salah satunya adalah Bugis Waterpark Adventure yang berlokasi di Perumahan Bukit Baruga, Antang. Di sini, pengunjung dapat menikmati berbagai wahana seperti Peluncuran, Lazy River, dan Kids Pool yang cocok untuk anak-anak maupun dewasa. Lebih dari 20 wahana air tersedia, sehingga liburan semakin menyenangkan.
Selain itu, Taro Waterpark di Tallasa City juga menjadi destinasi populer. Fasilitas modern di waterpark ini mampu memenuhi kebutuhan bermain bagi anak-anak hingga orang dewasa. Wahana tematik dan perosotan seru yang terinspirasi dari petualangan Taro menjadikannya tempat yang menarik untuk dikunjungi. Kolam semi olympic dengan kedalaman 1,2 meter juga tersedia bagi yang ingin berolahraga. Tidak ketinggalan, playground dan flying fox untuk anak-anak yang ingin bermain tanpa basah-basahan.
Wisata Alam yang Tetap Populer
Selain wisata air, wisata alam juga tetap diminati. Wisata Air Terjun Bantimurung di Kabupaten Maros menjadi salah satu pilihan favorit. Atraksi air terjun yang berada di tengah tebing karst selalu memanjakan mata. Selain itu, area tersebut juga menjadi pusat habitat kupu-kupu, menjadikannya daya tarik tambahan.
Di Bulukumba, wisata pantai seperti Pantai Bira, Pantai Bara, dan Apparalang juga menjadi rekomendasi. Meski membutuhkan waktu perjalanan sekitar 5 jam dari Makassar, kawasan ini selalu menjadi tujuan favorit keluarga. Wisata kampung pembuat kapal Pinisi juga bisa menjadi pilihan menarik.
Wisata Sejarah dan Edukasi
Andi Zulkarnaen juga menyebut bahwa beberapa sekolah mulai memberikan perhatian pada wisata sejarah. Destinasi seperti museum masuk dalam itenerary siswa saat mereka lulus. Museum La Galigo di Benteng Fort Rotterdam menyimpan berbagai cerita sejarah yang menarik. Sementara itu, Museum Monumen Mandala menceritakan perjuangan pembebasa Irian Barat.
Taman Wisata Puncak Bila Siap Menyambut Pengunjung
Salah satu destinasi yang siap menyambut lonjakan pengunjung adalah Taman Wisata Puncak Bila di Kabupaten Sidrap. Lokasinya yang berada di Desa Bila, Kecamatan Pitu Riase, sekitar 55 menit perjalanan dari Kota Pangkajene, menjadikannya mudah dijangkau. Berbagai wahana seperti ATV, flying fox, sepeda air, waterboom, dan area camping telah disiapkan untuk memanjakan pengunjung.
Pemilik Taman Wisata Puncak Bila, Ahmad Shalihin Halim, menegaskan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik. Petugas pengawas akan berjaga selama masa libur sekolah agar pengunjung merasa aman dan nyaman.
Taman Wisata Puncak Bila beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WITA hingga 18.00 WITA. Untuk tiket masuk, dikenakan tarif Rp25 ribu per orang pada hari biasa, Rp30 ribu saat akhir pekan, dan Rp35 ribu pada hari libur.
0 Komentar