Neymar Tahu Rahasia Kalahkan Jepang, Tim Samurai Biru Kebangkitan Tanpa Kubo

Neymar Tahu Rahasia Kalahkan Jepang, Tim Samurai Biru Kebangkitan Tanpa Kubo

Laga Pembuka Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang

Laga antara tim nasional Brasil dan Jepang akan menjadi pertandingan pembuka babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertemuan ini akan digelar di Stadion Houston pada Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. Kedua negara yang berasal dari benua berbeda ini akan saling bersaing untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen.

Brasil, sebagai salah satu negara unggulan juara Piala Dunia 2026, datang dengan modal kuat. Sementara itu, Jepang dipandang sebagai kuda hitam yang memiliki potensi besar untuk membuat kejutan. Namun, kedua tim juga menghadapi tantangan terkait cedera pemain bintang mereka masing-masing.

Cedera Pemain Bintang Memengaruhi Persiapan

Di kubu Jepang, Takefusa Kubo masih mengalami cedera lutut yang memaksanya absen dalam dua laga fase grup. Sedangkan di sisi Brasil, Raphinha mengalami cedera hamstring yang belum diketahui kapan akan pulih sepenuhnya. Cedera ini cukup merugikan Brasil karena Raphinha sebelumnya sering menjadi pilihan utama pelatih Carlo Ancelotti.

Pada dua laga pertama babak fase grup, Raphinha selalu dimainkan sebagai pemain inti. Namun, ia mengalami cedera pada laga kedua dan tidak tampil sama sekali dalam laga terakhir fase grup. Meski begitu, Jepang justru menunjukkan performa yang impresif tanpa kehadiran Kubo.

Performa Jepang yang Menjanjikan

Meskipun kehilangan Kubo, Jepang berhasil meraih satu poin melawan Swedia dan menang atas Tunisia. Hasil ini membawa mereka menjadi runner-up grup. Pelatih Hajime Moriyasu tetap berharap Kubo bisa pulih sebelum laga melawan Brasil. Ia menyatakan bahwa kebugaran para pemain menjadi prioritas utama.

"Kami sekarang akan fokus untuk memastikan para pemain berada dalam kondisi terbaik sehingga mereka dapat mencapai potensi penuh. Menang di turnamen ini bukan hanya tentang lawan, tetapi beradaptasi dengan hal-hal seperti perjalanan dan lingkungan juga merupakan faktor utama," ujar Hajime.

Dominasi Brasil dalam Sejarah Pertemuan

Sejarah pertemuan antara Brasil dan Jepang sangat menguntungkan Brasil. Dari 14 pertemuan sebelumnya, Brasil mencatatkan 11 kemenangan dan hanya kalah satu kali. Neymar menjadi pencetak gol terbanyak dengan sembilan gol dalam pertemuan-pertemuan tersebut.

Pertemuan antara kedua negara juga pernah terjadi dalam Piala Dunia 2006, ketika Jepang kalah telak 1-4 pada babak fase grup. Selain itu, keduanya juga pernah bertemu tiga kali dalam Piala Konfederasi, yaitu pada tahun 2001, 2005, dan 2013. Catatan Jepang cukup baik dalam pertemuan-pertemuan tersebut, dengan dua kali imbang dan satu kali kalah.

Jepang Membuat Kejutan

Perjalanan Brasil di fase grup dinilai tidak terlalu berat, sesuai dengan prediksi para analis. Namun, Jepang justru mematahkan prediksi tersebut. Mereka berhasil finis di atas Swedia, yang sebelumnya dianggap sebagai runner-up di bawah tim nasional Belanda.

Dengan performa yang konsisten, Jepang menunjukkan bahwa mereka bukanlah tim yang mudah dikalahkan. Meski menghadapi Brasil yang memiliki rekor dominan, Jepang memiliki peluang untuk membuat kejutan di babak 32 besar Piala Dunia 2026.


0 Komentar