Oranje Bali Kolaborasi dengan Kedutaan Belanda Rayakan Nobar 32 Besar Piala Dunia 2026 vs Maroko

Oranje Bali Kolaborasi dengan Kedutaan Belanda Rayakan Nobar 32 Besar Piala Dunia 2026 vs Maroko

Komunitas Oranje Bali Siap Dukung Timnas Belanda di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Komunitas Oranje Bali menunjukkan kesiapan penuh dalam mendukung langkah Timnas Belanda yang akan menghadapi Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meskipun tim De Oranje dipastikan masuk ke fase gugur yang diisi oleh berbagai tim kuat Eropa, para penggemar setia di Pulau Dewata tetap percaya diri dan memperkuat dukungan mereka dengan melibatkan jaringan internasional.

Kemenangan Belanda dalam laga terakhir melawan Tunisia dengan skor 3-1 berhasil membawa mereka memuncaki klasemen. Kemenangan ini diraih meski dihadapkan pada tantangan cuaca dan momentum hari raya di Bali. Performa apik yang ditunjukkan oleh pemain Belanda sukses menjaga semangat para pendukungnya.

"Jalannya nobar kemarin seru meski banyak teman-teman yang tidak bisa hadir karena bertepatan dengan Hari Raya Kuningan dan Denpasar diguyur hujan pagi itu," ujar Pengurus Oranje Bali, Krisnha, kepada Tribun Bali, pada Senin 29 Juni 2026.

Menurut Krisnha, kunci kemenangan Belanda dalam pertandingan tersebut terletak pada solidnya lini tengah. Dua gelandang jangkar, Nyong Ambon Tijjani (Reijnders) dan Frenkie (de Jong), menjadi aktor intelektual di balik terciptanya gol-gol kemenangan. Mereka memberikan umpan-umpan manis yang diselesaikan oleh Brobbey dan Van Hecke.

Karena hasil positif ini sudah diantisipasi sejak awal, tidak ada perayaan berlebihan yang dilakukan di lokasi nobar setelah laga usai. Para penonton langsung membagi fokus dengan kesibukan masing-masing.

"Mungkin karena sudah diprediksi dari awal Oranje akan finish sebagai pemuncak, tidak ada selebrasi awal. Teman-teman ada yang segera berangkat kerja, yang ambil cuti mereka pulang ke rumah masing-masing," kata Krisnha.

Sebelum menghadapi deretan negara kuat, Maroko menjadi ujian pertama yang harus dilewati oleh Timnas Belanda pada Selasa 30 Juni 2026 pukul 09.00 WITA nanti. Koordinator Lapangan Oranje Bali, Rio Levy Bintoro, mengingatkan agar lini belakang tidak menganggap remeh kekuatan wakil Afrika Utara tersebut.

"Saat ini dapat dibilang Maroko dalam kondisi terbaiknya. Mereka dari dulu dapat menjadi ancaman bagi tim manapun," tutur Rio.

"Maka Belanda harus hati-hati dalam menghadapi Maroko, tapi kami positif Belanda akan dapat mengalahkan Maroko," imbuhnya.

Rio menilai sektor pertahanan menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus segera dibenahi oleh tim kepelatihan. Demi membakar semangat di babak 32 besar, pengurus Oranje Bali telah menyiapkan strategi khusus untuk meramaikan atmosfer di venue. Langkah ini termasuk melibatkan langsung para warga negara asing dan ekspatriat asal Belanda.

"Kami sudah menghubungi relasi kami yang berada di Kedutaan Belanda. Tentu saja kami mengundang mereka untuk bergabung dan mereka antusias. Mereka membantu kami menyebarkan informasi lokasi nobar kami," ungkap Rio.

Terkait kejutan lain yang akan disajikan di Berrys Beer House, Denpasar, pihak pengurus masih memilih untuk merahasiakannya demi memicu rasa penasaran para fans. "Kejutan tersebut tergantung dari animo fans Oranje pada saat nobar-nobar berikutnya. Jadi kami sudah menyiapkan beberapa kejutan, apa itu, tunggu saja. Saat ini kami fokus agar Belanda dapat terus melaju," ucap Rio.

Rio menambahkan bahwa apa pun rintangan yang dihadapi di depan mata, keyakinan komunitas untuk melihat Belanda mengangkat trofi emas pertama mereka tidak akan pernah luntur. "Apapun bisa terjadi, namun tetap kami akan menggaungkan tagar Belanda Juara karena kami selalu yakin kami akan mendapatkan piala dunia pertama kami."

"Apapun hasilnya, Oranje akan terus berkibar di setiap para fansnya!" pungkasnya.

0 Komentar