
Kafilah Kota Tual Kembali Juara Umum MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku 2026
Kota Tual kembali memperlihatkan dominasinya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026. Dengan mengumpulkan total 409 poin, kota yang berada di wilayah Maluku ini berhasil menjadi juara umum sekaligus menunjukkan konsistensi dalam pembinaan tilawah dan pengembangan generasi Qurani di provinsi tersebut.
Penghargaan ini diraih setelah Kota Tual unggul 20 poin dari Kabupaten Maluku Tengah yang berada di posisi kedua dengan perolehan 389 poin. Hasil ini membuktikan bahwa kota ini terus menjadi salah satu kekuatan utama dalam bidang keagamaan dan pendidikan Al-Qur’an di Maluku.
Berikut adalah peringkat akhir MTQ XXXI Provinsi Maluku 2026:
- Kota Tual - 409 poin (Juara Umum)
- Kabupaten Maluku Tengah - 389 poin
- Kabupaten Maluku Tenggara - 218 poin
- Kabupaten Seram Bagian Timur - 198 poin
- Kabupaten Buru - 183 poin
- Kota Ambon - 154 poin
- Kabupaten Seram Bagian Barat - 129 poin
- Kabupaten Buru Selatan - 122 poin
- Kabupaten Kepulauan Aru - 60 poin
- Kabupaten Kepulauan Tanimbar - 31 poin
- Kabupaten Maluku Barat Daya - 19 poin
Penutupan MTQ XXXI di Gedung Islamic Center Kota Ambon
Perhelatan MTQ XXXI Provinsi Maluku yang berlangsung selama sembilan hari, mulai tanggal 22 hingga 28 Juni 2026, secara resmi ditutup di Gedung Islamic Center Kota Ambon pada Minggu (28/6/2036). Acara penutupan dilakukan secara simbolis melalui penutupan Mushaf Al-Quran yang diiringi bunyi sirine dan pesta kembang api.
Penutupan acara dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Azis Sangkala, didampingi Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie serta unsur forum koordinasi pimpinan daerah dan jajaran pemerintah daerah. Dalam sambutan yang dibacakan oleh Ketua DPRD Maluku, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), panitia pelaksana, TNI-Polri, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan MTQ.
Menurutnya, MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi wahana syiar Islam, pembinaan generasi Qurani, serta mempererat ukhuwah Islamiah dan semangat hidup orang basudara di Maluku. Tema “Mewujudkan Generasi Qurani yang Berahlak Mulia Harmonis dan Berdaya Saing Par Maluku Pung Bae” dinilai selaras dengan upaya membangun masyarakat Maluku yang maju, adil, sejahtera, dan tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Peserta dan Rencana Seleksi Nasional
Pelaksana Tugas Ketua LPTQ Provinsi Maluku Kasrul Selang menyebutkan bahwa MTQ XXXI diikuti sebanyak 735 peserta dan ofisial yang berkompetisi dalam delapan arena perlombaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan khidmat.
Menurut Kasrul, para juara terbaik tidak langsung menjadi wakil Maluku pada MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, pada September 2026 mendatang. Mereka terlebih dahulu akan mengikuti seleksi kompetensi untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili Provinsi Maluku di tingkat nasional.
Mekanisme ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas kafilah sekaligus memperbaiki prestasi Maluku pada ajang MTQ nasional. Meski demikian, penyelenggara MTQ XXXI tahun 2028 belum menetapkan daerah tuan rumah. Penetapan masih menunggu regulasi terbaru dari Kementerian Agama terkait pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ).
Pemerintah kabupaten dan kota yang berminat dapat mengajukan surat resmi kepada LPTQ Provinsi Maluku.
0 Komentar