Aduan Layang-Layang Situbondo Penuh Semarak dengan 576 Peserta

Aduan Layang-Layang Situbondo Penuh Semarak dengan 576 Peserta

Perayaan Aduan Layang-Layang Bupati Cup 2026 di Situbondo

Aduan layang-layang Bupati Cup 2026 yang digelar di kawasan wisata Kampung Kerbau, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, berlangsung meriah. Event ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Perhelatan aduan layang-layang ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Jumat dan Sabtu, 7-8 Agustus 2026. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-207. Selain memperebutkan piala, peserta juga berkesempatan mendapatkan total hadiah uang tunai sebesar Rp150 juta.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo turut serta dalam acara ini sebagai peserta. Ia menilai bahwa aduan layang-layang bukan hanya sekadar permainan tradisional, tetapi juga bagian dari olahraga yang telah berkembang hingga tingkat internasional.

Peserta dari Berbagai Daerah

Salah satu peserta dari Manado, Oldri, mengatakan keikutsertaannya bukan hanya untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan mempererat silaturahmi antarkomunitas layang-layang. Ia menyebutkan bahwa timnya diundang oleh bupati, sehingga mereka menyempatkan diri untuk ikut serta dalam event aduan layang-layang di Situbondo.

Menurut Oldri, persiapan mengikuti kompetisi meliputi kesiapan mental dan fisik, termasuk menyiapkan layang-layang serta benang gelasan. Ia juga mengakui bahwa minat terhadap aduan layang-layang di Manado tidak sebesar di Pulau Jawa. Namun, timnya pernah mengikuti kejuaraan aduan layang-layang di Perlasi pada 2023 dan berhasil masuk 16 besar.

Oldri menilai besarnya hadiah menjadi salah satu daya tarik kompetisi. Namun, menurut dia, tujuan utama mengikuti kegiatan tersebut tetap untuk membangun hubungan antarpemain.

Kompetisi dengan Dua Kategori

Ketua Panitia Aduan Layang-Layang Bupati Cup 2026, Fathorrahman atau Oong, mengatakan peserta berasal dari Situbondo maupun berbagai daerah di luar Jawa Timur. Ia menyebut terdapat sekitar 350 peserta lokal Situbondo dan 276 peserta dari luar daerah maupun luar provinsi. Total seluruhnya sebanyak 576 orang peserta.

Peserta yang hadir berasal dari sejumlah daerah, antara lain Palembang, Manado, Samarinda, Palu, Lombok, Bali, dan Madura. Oong mengatakan sebagian besar peserta dari luar daerah akan berkumpul di lokasi perlombaan pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Dalam kompetisi ini, peserta bertanding hingga benang layang-layang terputus. Panitia menyiapkan dua kategori perlombaan, yakni tarik ulur serta prisel atau jebret. Oong menambahkan, persiapan teknis telah dilakukan sebelum perlombaan, mulai dari petugas lapangan, perizinan hingga proses pendaftaran. Semuanya telah siap mensukseskan aduan layang-layang Bupati Cup tahun 2026.

Potensi Ekonomi Kreatif

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan layang-layang bukan sekadar permainan tradisional. Menurut dia, layang-layang merupakan bagian dari olahraga dan telah berkembang hingga tingkat internasional. Ia juga melihat layang-layang sebagai bagian dari industri kreatif.

Saat ini, sejumlah pembuat layang-layang di Situbondo telah memproduksi layang-layang yang dikirim ke berbagai daerah, termasuk Jawa, Jakarta, dan Bandung. Rio menegaskan bahwa tradisi bermain layang-layang juga menjadi bagian dari identitas masyarakat Situbondo yang telah mengenal permainan tersebut sejak kecil.

Di sisi lain, Pemkab Situbondo berupaya memastikan kegiatan layang-layang tetap berlangsung tanpa mengganggu fasilitas umum, khususnya jaringan listrik. Ia mengklaim bahwa kini tidak ada lagi gangguan terhadap PLN, karena penggunaan kawat telah dilarang. Rio menegaskan komunitas layang-layang tidak bermain di sekitar jalan raya. Area persawahan dipilih sebagai lokasi bermain dan perlombaan agar aktivitas tersebut tidak mengganggu lingkungan maupun pengguna jalan.

Mempromosikan Situbondo

Bupati menjelaskan bahwa kegiatan Bupati Cup juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Situbondo melalui komunitas layang-layang. Buktinya, banyak pemain layangan yang hadir dari Lombok, Bali, Palu, dan Manado. Bahkan, satu bus dari Jakarta, Bandung, dan Purwakarta juga hadir dalam acara ini.


0 Komentar