
Perayaan Dies Natalis ke-70 SMA Bintanh Timur Balige
SMA Bintanh Timur Balige (BTB) yang berusia 70 tahun, kini memasuki masa perayaan Dies Natalis ke-70. Sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka di wilayah Tano Batak, sekolah ini memiliki sejarah panjang dan pengaruh besar dalam membentuk generasi muda. Salah satu alumnus BTB angkatan 1989, Hasudungan Budi Sinaga, mengajak seluruh alumni untuk merayakan momen penting ini sambil merenungkan perjalanan pendidikan mereka.
Masa SMA bagi Hasudungan Budi Sinaga menjadi titik penting dalam perjalanan pendidikannya. Dari SD hingga SMP, ia telah mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan jenjang perkuliahan. Kini, sebagai wakil ketua Dies Natalis ke-70 BTB, ia ingin mengajak alumni untuk kembali mengingat masa lalu sambil berkontribusi pada masa depan sekolah.
Peran Alumni dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Perayaan Dies Natalis kali ini menekankan kontribusi alumni dalam peningkatan mutu pendidikan. Hasudungan menjelaskan bahwa acara ini akan fokus pada partisipasi alumni, baik dalam bentuk dana, bantuan, maupun dukungan lainnya. “Kita memberi ruang luas bagi alumni melibatkan diri. Maka, nanti pada hari pertama acara dies natalis bakal fokus kepada alumni. Lalu, hari kedua, alumni juga akan berperan dengan adanya tortor per angkatan,” ujarnya.
Sebelum perayaan, panitia bersama alumni telah menyusun program jangka pendek, menengah, dan panjang. Program-program ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di BTB, termasuk dalam hal pembinaan guru dan siswa. Nilai-nilai kekatolikan yang telah tertanam sejak awal berdirinya sekolah tetap menjadi dasar dari semua program yang akan dijalankan.
Program Beasiswa dan Orang Tua Asuh
Salah satu inisiatif yang sedang dikembangkan adalah beasiswa untuk pelajar berprestasi. Hasudungan menjelaskan bahwa sumber dana berasal dari alumni, sehingga setiap alumni dapat memberikan kontribusi sesuai kemampuannya. Selain itu, pihak sekolah juga sedang membuat gerakan orang tua asuh oleh alumni. Tujuannya adalah untuk membantu siswa yang kurang mampu secara ekonomi namun memiliki potensi akademik tinggi.
“Kita berharap, pelajar yang kurang secara ekonomi namun berprestasi, jangan takut meraih mimpi,” katanya. Ia menambahkan bahwa alumni yang sudah memiliki posisi strategis, seperti doktor atau rektor universitas, bisa menjadi pintu masuk bagi siswa BTB ke perguruan tinggi.
Kekuatan Alumni sebagai Motor Pendidikan
Ikatan alumni BTB yang telah berdiri sejak 2024 menjadi wadah penting untuk para alumni yang ingin berkontribusi. Menurut Hasudungan, kekuatan besar yang dimiliki oleh ikatan alumni ini menjadi motor bagi pelajar agar konsisten dan gigih belajar. “Kita punya kekuatan besar. Bahkan, kehadiran seorang alumni yang saat ini sudah menyandang gelar akademis sebagai doktor dan rektor di universitas,” tambahnya.
Selain itu, program peningkatan kualitas pendidikan juga menyasar guru. Pihak sekolah sedang menggodok metode baru untuk meningkatkan kompetensi pengajar. Hasudungan menegaskan bahwa semua program ini telah disiapkan dan siap dijalankan.
Harapan untuk Masa Depan BTB
Hasudungan berharap setiap alumnus yang mumpuni di bidangnya mau memberi hati terhadap perkembangan mutu pendidikan di BTB. Ia menegaskan bahwa sejak 2024, diskusi intensif antara alumni dan panitia telah dilakukan. Analisis tentang pendidikan ini sudah lama dilakukan, sehingga lahir berbagai program usai acara dies natalis ini.
Perayaan Dies Natalis ke-70 akan berlangsung selama dua hari, mulai Jumat (14/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026). Acara ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga kesempatan untuk berbagi dan memberi. “Ajakan kita, hadirlah di acara dies natalis, mari bernostalgia. Pelihara kenangan sambil memberi dan berbagi,” tuturnya.
Panitia juga telah melakukan audiensi dengan Bupati Toba Effendi Napitupulu pada Senin (27/7/2026). Bupati menyampaikan bahwa dirinya akan hadir dalam acara tersebut.
0 Komentar