KONI Banyumas Latih 368 Atlet dan Pelatih Menuju Porprov Jateng 2026

KONI Banyumas Latih 368 Atlet dan Pelatih Menuju Porprov Jateng 2026

KONI Banyumas Fokus pada Pembentukan Karakter Atlet

KONI Kabupaten Banyumas tidak hanya memperhatikan kemampuan fisik dan teknis atlet, tetapi juga menekankan pentingnya kekuatan mental dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII/2026. Hal ini menjadi salah satu alasan utama diadakannya kegiatan Character Building Atlet dan Pelatih Kontingen Banyumas.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yaitu Sabtu-Minggu (8-9/8/2026), di Batalyon Infanteri 405/Suryakusuma Wangon, Kabupaten Banyumas. Sebanyak 368 atlet dan pelatih ikut serta dalam acara ini, yang merupakan bagian dari persiapan kontingen Banyumas. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter, mental, kedisiplinan, semangat juang, dan kebersamaan tim.

Ketua Umum KONI Kabupaten Banyumas, Arie Suprapto, menjelaskan bahwa pembentukan karakter sangat penting bagi atlet. Selain memiliki kemampuan fisik dan teknis yang baik, atlet juga harus memiliki moral, etika, serta kedisiplinan yang kuat. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap mental para atlet, sehingga mereka siap menghadapi lawan-lawan yang lebih unggul secara teknis maupun fisik.

Arie menyebutkan bahwa dari total 563 atlet dan pelatih yang dipersiapkan untuk kontingen Banyumas, sebanyak 368 orang hadir dalam kegiatan character building tersebut. Sementara sebagian lainnya tidak dapat mengikuti karena sedang menjalani latihan khusus atau mengikuti pertandingan. Contohnya, cabang olahraga renang yang sedang menjalani program latihan khusus tidak bisa mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan pembekalan karakter ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan dalam persiapan kontingen Banyumas menuju Porprov. Arie berharap waktu dua hari ini benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelatih dan atlet untuk mengadopsi teori-teori yang diberikan oleh para instruktur.

Target utama dari kegiatan tersebut adalah memperkuat mentalitas para atlet Banyumas. Ia mengakui masih terdapat atlet yang secara teknis maupun fisik memiliki kemampuan kuat, tetapi mental bertandingnya masih perlu diperkuat. Dengan demikian, KONI Banyumas berharap pembentukan karakter dan mental tersebut dapat menjadi modal bagi atlet ketika menghadapi pertandingan Porprov Jawa Tengah XVII/2026.

Terkait target prestasi, KONI Banyumas menargetkan adanya peningkatan peringkat pada Porprov Jawa Tengah mendatang. Pada Porprov sebelumnya, Banyumas berada di peringkat delapan besar. Untuk memberikan apresiasi kepada atlet yang berhasil meraih prestasi, pemerintah daerah telah menyiapkan penghargaan bagi peraih medali.

Selain itu, KONI Banyumas juga akan memberikan apresiasi tersendiri apabila para atlet mampu mencapai target, khususnya dalam perolehan medali emas. Dalam Porprov Jawa Tengah mendatang, Banyumas akan mengikuti sebanyak 47 cabang olahraga.

Pelatih dari Batalyon Infanteri 405/Suryakusuma Wangon, Letnan Dua Infanteri Sunarno, menjelaskan tujuan dari kegiatan Character Building adalah membentuk mental, karakter, serta semangat juang para atlet. Ia menekankan bahwa pembentukan karakter dan mental atlet dilakukan melalui sejumlah kegiatan yang menitikberatkan pada kedisiplinan dan kerja sama.

Para peserta juga diberikan kegiatan berupa pembuatan yel-yel untuk meningkatkan motivasi dan semangat juang. Sunarno berharap pembekalan tersebut dapat membuat para atlet Banyumas memiliki mental yang lebih kuat ketika menghadapi pertandingan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Dalam kegiatan tersebut, pihak Batalyon Infanteri 405/Suryakusuma juga melibatkan sekitar 22 pelatih dan personel pendukung untuk memaksimalkan proses pembinaan para peserta. Kegiatan Character Building Atlet dan Pelatih Kontingen Banyumas tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari dan akan ditutup pada Minggu (9/8/2026). Penutupan rencananya akan dihadiri Bupati Banyumas sekaligus dilakukan pengukuhan kontingen Banyumas untuk Porprov Jawa Tengah XVII/2026.


0 Komentar